5 Masalah Kesehatan Akibat Stress Saat Menyetir

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sumber foto: MensHealth

Stress merupakan suatu bentuk respon tubuh atau tekanan yang disebabkan adanya suatu keinginan, dan kita dapat bertambah stress jika tekanan tersebut belum terpenuhi. Hal ini dapat terjadi kapan saja, termasuk saat Anda berkendara. Selagi Anda menyetir, Anda mungkin menemui berbagai hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan berbagai emosi negatif seperti cemas, bosan, atau merasa tidak sabar mencapai tujuan. Tanpa disadari, kondisi tersebut dapat menyebabkan sekresi hormon kortisol berlebih dan dapat berbahaya jika terjadi dalam waktu yang lama.

Dampak stress saat berkendara terhadap kesehatan

Tingkat stress saat berkendara erat kaitannya dengan lama waktu dalam perjalanan. Hal ini dapat diperburuk dengan adanya kondisi kemacetan atau tempat kendaraan umum yang terlalu penuh dan tidak nyaman. Jika tidak diatasi, stress saat berkendara dapat menyebabkan berbagai dampak, d iantaranya:

  1. Peningkatan kadar gula dan kolesterol darah – hal ini merupakan dampak dari peningkatan hormon kortisol yang tidak terkontrol. Kondisi stress saat berkendara juga disebabkan Anda kurang aktif bergerak, akibatnya tubuh lebih lambat melakukan metabolisme terhadap gula darah. Namun, berbeda dengan kadar gula darah yang dapat berubah, kadar kolesterol dalam darah dapat bertambah buruk seiring dengan berjalannya waktu akibat paparan stress secara terus menerus.
  2. Meningkatkan tekanan darah – kondisi berkendara sangat mudah mempengaruhi tekanan darah seseorang terutama saat terjadi kecemasan akibat berkendara pada jam sibuk. Kondisi stress dengan tekanan darah yang meningkat setiap hari dapat memicu perkembangan penyakit jantung.
  3. Gangguan tidur – rasa lelah setelah selesai bekerja dan berkendara dapat menyebabkan penurunan kualitas istirahat malam. Hal ini bertambah parah jika Anda mengalami stress saat berkendara malam hari karena kondisi “fight or flight” dapat mempersulit untuk tertidur dan menjadi lebih lelah saat keesokan harinya.
  4. Memicu gaya hidup tidak sehat – meskipun tidak disadari, stress saat berkendara sangat menghabiskan tenaga karena cenderung terjadi dalam waktu yang lama. Akibatnya Anda merasa sangat lelah dan kehilangan waktu untuk berolahraga. Kondisi stress juga memicu pola konsumsi yang kurang sehat karena menyebabkan keinginan memakan makanan tinggi gula dan lemak lebih banyak.
  5. Nyeri punggung – rasa stress menyebabkan Anda kurang menyadari postur saat duduk pada waktu berkendara. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama maka dapat menyebabkan berbagai gangguan pada bagian punggung yang ditandai dengan rasa nyeri.

Cara mengatasi stress saat menyetir

Meskipun menyebabkan berbagai dampak terhadap kesehatan, stress saat berkendara akan sangat sulit untuk dihindari. Namun hal ini dapat diminimalisir dengan melakukan beberapa cara seperti berikut:

  1. Mengubah persepsi tentang lamanya bekendara
    Hal ini merupakan cara yang paling sederhana untuk mengatasi stress dengan menyadari bahwa lama perjalanan adalah hal yang tidak dapat dihindari dan merupakan suatu konsekuensi dari jarak tempat tinggal dan tujuan Anda. Gunakan waktu berkendara untuk berpikir dan menenangkan diri sejenak dari berbagai aktivitas yang menyita konsentrasi Anda. Pertimbangkan juga ada atau tidaknya alternatif lain untuk menempuh perjalanan Anda seperti dengan menaiki transportasi umum, berjalan, atau menggunakan sepeda. Pilihlah yang paling Anda nikmati.
  1. Mendengarkan musik
    Mendengarkan musik adalah salah satu aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian anda dalam beberapa waktu. Hal ini diperlukan untuk mengurangi paparan sumber stress terhadap pikiran Anda secara terus menerus. Pilihlah jenis musik yang Anda sukai dan dapat memperbaiki mood dan membuat anda menjadi lebih rileks.
  1. Lakukan gerakan stretching
    Melakukan beberapa gerakan untuk meregangkan otot dapat memperlancar aliran darah dan membantu Anda lebih rileks. Lakukan dengan memberikan kontraksi pada otot tendon kaki, jari tangan dam leher dan tahan dalam waktu 8 hingga 10 detik. Lakukan beberapa kali hingga otot tidak terasa kaku atau menjadi lebih lemas.
  1. Mengonsumsi camilan sehat
    Menyediakan camilan sehat untuk di mobil seperti buah potong dapat membantu mengurangi stress saat berkendara terutama saat Anda sedang lapar. Sediakan banyak camilan yang mengandung banyak vitamin C karena dapat menurunkan tekanan darah dan menjaga produksi hormone stress tetap terkontrol.
  1. Penuhi kecukupan waktu tidur
    Kondisi energi yang optimal dari tercukupinya waktu tidur malam dapat membantu Anda menghadapi situasi yang menyebabkan stress lebih baik. Kekurangan waktu tidur juga menyebabkan Anda menjadi lebih lapar saat siang hari, dan hal ini dapat membuat Anda menjadi lebih stress saat berkendara. Jika Anda pulang saat malam hari, hindari segala aktivitas yang dapat mengurangi waktu tidur anda seperti menonton TV saat malam hari.
  1. Berangkat lebih awal
    Dengan pergi lebih awal, Anda memiliki waktu lebih banyak untuk dihabiskan dalam perjalanan dan dapat menghindari terjebak kemacetan saat berada di jam sibuk. Hal juga ini akan membantu Anda menjadi lebih tenang dan mengurangi kecemasan saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan seperti kemacetan dalam perjalanan.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menjaga Tekanan Bola Mata Sebagai Langkah Pencegahan Glaukoma

Tekanan bola mata tinggi adalah penyebab penyakit glaukoma Apa saja langkah pencegahan tekanan bola mata tinggi agar tak kena glaukoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mata, Glaukoma 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Itu Alter Ego? Apakah Sama Dengan Kepribadian Ganda?

Seperti yang diungkapkan Beyonce kepada media, Sasha Fierce merupakan identitas alter ego miliknya. Apa itu alter ego? Apakah normal memiliki alter ego?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Psikologi 29 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Tahukan Anda bahwa banyak kasus serangan jantung terjadi pada anak muda di bawah 40 tahun, dan 25% dari mereka meninggal dalam waktu kurang dari 15 tahun?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tekanan darah normal berdasarkan usiaasarkan usia

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
sakit maag

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
osteopenia adalah

Osteopenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
obat alami oral thrush

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit