Memanfaatkan 10 Khasiat Daun Jati Bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tanaman jati (Tectona grandis) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Daun dari tanaman jati dapat digunakan sebagai makanan maupun obat-obatan. Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan obat herbal cukup marak, salah satunya berasal dari daun pohon jati. Para peneliti menemukan beragam manfaat yang dimiliki oleh daun pohon jati. Apa saja manfaat daun jati yang sudah terbukti bagi kesehatan? Simak ulasannya di sini.

Berbagai manfaat daun jati bagi tubuh

Meskipun tidak bisa digunakan untuk menggantikan pengobatan medis sepenuhnya, manfaat daun jati untuk merawat kesehatan dan mengurangi gejala penyakit sayang dilewatkan.

1. Membantu mengurangi gejala asma

Daun pohon jati memiliki manfaat untuk mengurangi dan mencegah asma. Goswami et al., (2010) melakukan penelitian menggunakan model binatang. Dan dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa ekstrak dari daun tanaman jati memiliki efek signifikan sebagai anti asma.

2. Membantu mengobati cacingan

Daun dari pohon jati dipercaya dapat melawan infeksi parasit seperti cacing. Guraraj et al., (2011) menemukan bahwa ekstrak dari daun jati dapat dimanfaatkan untuk mengobati cacingan. Penelitian dilakukan dengan menentukan waktu kelumpuhan dan kematian cacing terhadap obat standard piperazine citrate. Hasilnya, daun pohon jati memiliki efek yang cukup ampuh seperti piperazine citrate  dalam melawan cacing penyebab penyakit.

3. Perawatan kulit

Daun pohon jati dapat dimanfaatkan sebagai agen antiradang pada kulit. Anda bisa mengambil sari daun tanaman jati dengan cara diperas atau digerus. Setelah itu, perasan daun jati bisa dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit kulit karena peradangan, misalnya jerawat. Daun ini juga bisa membantu mengatasi kulit yang terasa gatal.

4. Agen diuretik

Daun pohon jati dipercaya dapat membantu diuretik dalam tubuh sehingga Anda akan menjadi lebih sering buang air kecil. Menurut Phalphale (2013), aqueous extract dari daun pohon jatilah yang memiliki efek diuretik tersebut.

5. Kaya akan antioksidan

Daun tanaman jati mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh dalam melawan radikal bebas. Ramachandrana et al., (2011) menemukan bahwa komponen phenolic pada daun tanaman jati memiliki agen antioksidan yang sangat baik. Radikal bebas sendiri bisa menjadi penyebab tumbuhnya sel kanker serta penuaan dini. 

6. Mempercepat penyembuhan luka

Menurut Majumdar et al., (2007), bagian depan daun pohon jati dapat digunakan sebagai penyembuh luka, terutama pada luka lepuh atau luka bakar. Penelitian ini mengevaluasi ekstrak hydrochloric dari daun jati pada tikus. Didapatkan hasil bahwa daun pohon jati dapat mempercepat perbaikan sel-sel dan jaringan-jaringan kulit yang rusak sehingga luka lebih cepat sembuh. 

7. Merangsang pertumbuhan rambut

Ragasa et al., (2008) menemukan bahwa minyak dari daun jati dapat dipakai untuk mempercepat pertumbuhan rambut. Kemudian Jaybhaye et al., (2009) juga menemukan bahwa biji dari tanaman jati ini dapat digunakakan sebagai hair tonic. Jadi buat Anda yang ingin punya rambut panjang, mengalami rambut rontok, atau melawan kebotakan, Anda bisa memetik manfaat daun jati buat rambut. 

8. Antijamur

Astiti dan Suprapta (2012) menilai aktivitas antijamur pada ekstrak daun pohon jati melawan jamur jenis A.phaeospermum. Daun jati kering diambil sarinya oleh para peneliti ini. Ternyata, hasilnya menunjukkan bahwa daun pohon jati berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan jamur.

9. Agen laksatif

Daun pohon jati dapat digunakan sebagai laksatif atau pencahar alami. Daun dari pohon jati ini bekerja untuk merangsang dan mendorong keluarnya feses (kotoran) dari usus Anda. Karena itu, Anda yang sedang sembelit (susah buang air besar) bisa memetik manfaat daun jati ini.

10. Melawan bakteri penyebab penyakit

Peneliti menemukan bahwa daun pohon jati memiliki karakteristik untuk melawan Listeria monocytogenes yang banyak terdapat pada makanan dan merupakan bakteri penyebab listeriosis. Selain itu, daun pohon jati juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri penyebab infeksi lain.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit