Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda selalu diare setiap habis minum susu? Bisa jadi itu karena Anda mengalami intoleransi laktosa. Tidak hanya susu, produk olahan susu pun dapat memengaruhi sistem pencernaan Anda. Meski demikian, sebenarnya Anda masih bisa minum susu dan produk olahan susu dengan kondisi tersebut. Namun, bagaimana caranya?

Perhatikan tips mengonsumsi susu untuk Anda yang mengalami intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa adalah gangguan pencernaan yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa. Adapun laktosa adalah gula yang berada di dalam susu dan sebagian besar produk susu lainnya, seperti keju, es krim, yogurt, dan mentega.

Seseorang dengan intoleransi laktosa tidak memproduksi cukup enzim laktase yang diperlukan untuk mencerna laktosa. Tanpa laktase yang cukup, laktosa akan bergerak melalui usus tanpa tercerna sehingga menyebabkan gejala gangguan pencernaan.

Adapun berbagai gejala intoleransi laktosa yang sering dikeluhkan, seperti kembung, kram perut, mual, dan diare setelah mengonsumsi susu dan produk turunan dari susu.

Meskipun demikian, masih ada beberapa cara untuk mengonsumsi susu dan produk susu lainnya bagi seseorang yang mengalami intoleransi laktosa. Berikut ini adalah tipsnya.

  • Ketahui batasan tubuh menoleransi laktosa

Setiap orang yang mengalami intoleransi laktosa memiliki batasan masing-masing ketika mengonsumsi susu dan produk susu lainnya. Agar dapat tetap mengonsumsi produk susu, Anda perlu mengetahui batasan diri Anda sendiri.

Seberapa banyak, apa saja, dan kapan Anda masih bisa mengonsumsi susu dan produk turunan susu tanpa merasakan gejalanya. Catat batasan tersebut dan Anda bisa gunakan kembali catatan itu saat mengonsumsi produk susu pada waktu berikutnya.

  • Konsumsi laktosa dalam porsi kecil

Bila sulit mengetahui batasan diri, Anda bisa mengonsumsi susu dan produk susu lainnya dalam porsi kecil. Pada dasarnya, seseorang yang mengalami intoleransi laktosa masih dapat mentoleransi sejumlah kecil laktosa, paling tidak hingga 18 gram laktosa dalam sehari atau setara dengan satu gelas susu.

  • Konsumsi laktosa dengan makanan lain

Seseorang yang mengalami intoleransi laktosa akan lebih mudah mencerna laktosa bila dikonsumsi bersamaan dengan makanan lainnya. Meski demikian, hindari untuk mengonsumsi susu dan produk susu dalam porsi besar karena ini tetap akan menimbulkan gejala intoleransi laktosa pada diri Anda.

  • Konsumsi susu dan produk susu bebas laktosa atau sedikit laktosa

Jika tidak yakin untuk mengonsumsi susu dan produk susu lainnya, Anda bisa memilih susu dan produk susu yang mengandung sedikit laktosa atau bahkan bebas laktosa.

Produk-produk yang mengandung sedikit atau bebas laktosa sudah dapat ditemukan dengan mudah di banyak supermarket. Adapun beberapa keju yang memiliki sedikit laktosa, seperti keju cheddar dan mozarella. Yogurt pun disebut lebih memiliki sedikit laktosa sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.

  • Beralih ke produk bebas susu

Anda pun bisa mengalihkan produk susu ke jenis makanan lain yang memiliki nutrisi serupa, seperti almond dan susu kedelai. Susu kedelai dinilai lebih aman bagi seseorang yang mengalami intoleransi laktosa bila ingin mengonsumsi susu.

  • Konsumsi suplemen laktase

Mengonsumsi suplemen laktase dapat membantu Anda untuk mencegah gejala intoleransi laktosa. Suplemen laktase tersedia dalam bentuk pil atau kapsul. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan suplemen dengan dosis yang tepat.

  • Konsumsi probiotik

Probiotik merupakan bakteri baik yang membantu sistem pencernaan manusia. Bagi sebagian orang, probiotik dapat membantu meredakan gejala intoleransi laktosa. Probiotik dapat ditemukan di beberapa makanan seperti yogurt, kefir, serta suplemen makanan,

  • Tanyakan pada ahli gizi

Bila perlu, tanyakan pada ahli gizi untuk mendapat saran yang tepat mengenai pola makan Anda, termasuk seberapa banyak Anda bisa mengonsumsi susu dan produk susu lainnya tanpa merasakan gejala intoleransi laktosa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Diet Susu Dinilai Dapat Menurunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Hampir semua orang menyukai susu dan produk olahannya karena menawarkan segudang manfaat. Bahkan, diet tinggi susu disebut turunkan risiko diabetes.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Nutrisi, Hidup Sehat 7 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Beberapa orang merasa tenang mencium bau tanah yang menguar setelah hujan turun. Ternyata, ada alasan ilmiah di balik itu. Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Menjadi yang kedua atau diduakan mungkin jadi hal yang tak pernah Anda inginkan. Namun, nyatanya tidak dengan hubungan poliamori. Apa itu poliamori?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susu anak

9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan untuk penderita eksim

Mencegah Eksim dengan Menghindari Pantangan, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
pantangan penderita psoriasis

Daftar Pantangan Makanan yang Patut Diperhatikan oleh Penderita Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit