Jangan Cemas, Ini Cara Mencegah Kanker Darah Berdasarkan Jenisnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/04/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Kanker darah terjadi ketika sel-sel abnormal membelah secara tidak terkendali sehingga mengganggu fungsi normal sel-sel darah. Pembentukan sel kanker diawali sejak sumsum tulang memproduksi sel-sel darah sehingga penyakit ini perlu diatasi hingga ke akarnya. Mengingat rumitnya penanganan, Anda dapat menerapkan beberapa cara mencegah kanker darah sebagai langkah antisipasi.  

Cara mencegah kanker darah berdasarkan jenisnya

makanan untuk penderita jantung

Terdapat tiga jenis kanker darah yang paling umum, yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma. Berikut adalah beragam cara mencegah kanker darah berdasarkan jenisnya.

1. Leukemia

Leukemia adalah kanker pada darah dan sumsum tulang yang disebabkan oleh produksi sel-sel darah putih secara tidak normal. Walaupun jumlahnya tinggi, sel darah putih tidak dapat melawan infeksi dan justru menghambat produksi sel darah merah dan trombosit.

Berdasarkan cepat atau lambatnya perkembangan kanker, leukemia terbagi menjadi leukemia akut dan leukemia kronis. Keduanya kemudian dibagi kembali ke dalam dua kategori berdasarkan tipe sel darah putih yang terserang kanker, yakni limfosit atau myeloid.

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker pada sel darah putih, yaitu:

  • Menghindari kebiasaan merokok.
  • Menjaga berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan aktif berolahraga
  • Menjauhi paparan bahan kimia berbahaya seperti benzena, formaldehida, dan radon. Sumber paparan di sekitar lingkungan rumah biasanya berasal dari pembasmi serangga, asap kendaraan, bensin tanpa timbal, dan pembasmi tanaman hama.
  • Membatasi paparan radiasi yang berasal dari sinar-X, CT scan, dan alat sejenisnya.

2. Limfoma

Limfoma merupakan jenis kanker darah yang menyerang sistem limfatik yang terdiri dari nodus limfa, limpa, dan kelenjar timus. Sistem ini berfungsi untuk membuang kelebihan cairan dari tubuh serta memproduksi sel-sel limfosit yang diperlukan dalam sistem kekebalan tubuh.

Penyakit ini terbagi menjadi dua tipe, yaitu limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Limfoma Hodgkin menyerang sel limfosit B, dan penderitanya memiliki sel limfosit berukuran besar di dalam nodus limfanya. Sementara pada limfoma non-Hodgkin, sel kanker dapat menyerang sel limfosit B atau limfosit T.

Belum ada cara pasti yang dapat diterapkan untuk mencegah kanker darah pada limfosit. Namun, Anda dapat melakukan sejumlah upaya untuk menurunkan risikonya. Misalnya sebagai berikut.

  • Menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.
  • Mencegah paparan infeksi virus karena risiko limfoma lebih tinggi pada orang yang terserang infeksi HIV, virus Epstein-Barr, serta H. pylori.
  • Tidak melakukan hubungan seksual berisiko, misalnya dengan banyak pasangan atau tanpa menggunakan pengaman.
  • Menghindari penggunaan narkoba suntik.
  • Menghindari paparan senyawa kimia dan radiasi yang tidak diperlukan.
  • Mengatasi penyakit infeksi sedini mungkin.
  • Menjaga berat badan ideal.

3. Myeloma

melakukan rontgen

Myeloma adalah kanker yang menyerang sel plasma pada sumsum tulang. Sel plasma merupakan jenis sel darah putih yang memproduksi antibodi untuk melawan infeksi dan penyakit. Jika sel plasma terserang myeloma, produksi antibodi akan terhambat dan antibodi tidak lagi dapat melawan infeksi. Kanker ini juga dapat menyebar melalui sumsum tulang dan merusak struktur tulang di sekitarnya.

Risiko myeloma menjadi lebih tinggi bila Anda adalah pria berusia 50 tahun ke atas, sering terpapar radiasi, atau memiliki berat badan berlebih. Anda juga memiliki risiko lebih besar bila berkerabat dengan anggota keluarga yang mengidap penyakit serupa.

Seperti limfoma, belum ada cara pasti yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker darah pada sel plasma. Akan tetapi, Anda dapat menurunkan risikonya dengan cara berikut:

  • Menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Menghindari paparan bahan kimia yang tidak diperlukan.
  • Membatasi konsumsi makanan instan.
  • Menghindari konsumsi alkohol.
  • Meningkatkan konsumsi buah, sayuran dan ikan

Beberapa jenis penyakit mungkin sulit untuk dicegah, begitu pula dengan kanker darah. Meski demikian, Anda dapat menerapkan cara mencegah kanker darah dengan berupaya menurunkan risikonya.

Faktor risiko yang bersifat genetik seperti riwayat keluarga memang tidak dapat diubah, tetapi Anda dapat meminimalisasi faktor lainnya. Misalnya dengan menghindari paparan bahan kimia dan radiasi, serta menjalani gaya hidup sehat agar sistem kekebalan tubuh senantiasa kuat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Hemoglobin (Hb) Rendah, dari Anemia Hingga Kanker

Ada berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab hemoglobin (Hb) rendah. Beberapa di antaranya cukup serius sehingga tidak boleh Anda abaikan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Anemia, Health Centers 23/06/2019 . 4 mins read

Mengenal 3 Jenis Kanker Darah yang Paling Umum: Leukimia, Limfoma, dan Myeloma

Jenis kanker darah yang paling umum adalah leukemia, limfoma, dan myeloma. Yuk, pelajari lebih lanjut tentang ketiganya beserta gejala masing-masingnya!

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/02/2019 . 5 mins read

Berkenalan Dengan Spesialis Hematologi, Dokter yang Menangani Masalah Darah

Diagnosis kanker darah atau hemofilia biasanya dibuat oleh spesialis hematologi. Namun, lingkup pekerjaan hematolog tidak cuma itu, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 30/11/2018 . 6 mins read

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Kadar limfosit yang tinggi bisa menjadi tanda bahwa Anda terkena penyakit tertentu, lho. Apa saja penyakit yang bisa sebabkan kadar limfosit melonjak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/11/2018 . 7 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

kanker darah pada anak

Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020 . 6 mins read
rumah bersih anak leukemia

Rumah yang Terlalu Bersih Meningkatkan Risiko Leukemia pada Anak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . 3 mins read
mencegah kanker getah bening

5 Langkah Sederhana Mencegah Kanker Kelenjar Getah Bening

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/11/2019 . 4 mins read
gejala kanker darah pada anak

Berbagai Gejala Kanker Darah Pada Anak yang Harus Diwaspadai Ortu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/09/2019 . 5 mins read