Begini Cara Kompres Dingin yang Benar Supaya Cedera Cepat Sembuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Kompres dingin adalah salah satu cara yang sering dilakukan untuk meredakan sakit saat cedera. Namun cara ini ternyata tidak boleh dilakukan asal-asalan, karena justru tidak akan efektif untuk mengatasi cedera. Lalu bagaimana cara kompres dingin yang benar? Berapa lama kompres dilakukan untuk cedera?

Atasi memar dan peradangan dengan kompres dingin

Kompres dingin biasa digunakan untuk mengobati luka, memar, bengkak yang baru, dalam 24-48 jam setelah terjadinya cedera. Kompres dingin dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi peradangan, mengurangi perdarahan ke dalam jaringan, dan mengurangi kejang otot serta nyeri.

Suhu yang rendah dapat merangsang ukuran pembuluh darah menyempit dan memperlambat aliran darah pada lokasi cedera. Pada daerah cedera, terjadi proses peradangan dan kerusakan pembuluh darah yang akan menyebabkan sel-sel darah keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan kulit berwarna merah kebiruan.

Es atau air dingin bisa menurunkan jumlah darah yang keluar tersebut. Penurunan aliran darah ini akan menyebabkan berkurangnya zat-zat perangsang peradangan yang bergerak menuju daerah cedera sehingga dapat mengurangi bengkak dan nyeri.

Jenis kompres dingin yang bisa digunakan

Kompres dingin dapat dilakukan dengan beberapa metode, yaitu:

Handuk es

  • Basahi handuk dengan air dingin dan peras sampai menjadi lembap.
  • Lipat handuk, masukkan ke dalam kantong plastik bersih.
  • Bekukan selama 15 menit.
  • Lepaskan dari kantong palstik dan letakkan di area yang cedera.

Es batu (ice pack)

  • Masukkan sekitar 0,5 kg es ke dalam kantong plastik.
  • Tambahkan air secukupnya hingga tidak menutupi es.
  • Keluarkan udara dalam kantong plastik tersebut, lalu tutup rapat kantongnya.
  • Bungkus kantong palstik tersebut dengan handuk basah dan oleskan di daerah cedera.

Air dingin (cold pack)

  • Kantong beku yang memiliki ukuran seperti kacang polong atau jagung, dan bisa bertahan 10-20 menit.
  • Campur tiga gelas air (710 ml) dan satu gelas (235 ml) spiritus ke dalam kantong lemari es.
  • Tutup rapat dan letakkan di lemari es sampai bertekstur seperti lumpur.
  • Anda bisa juga membeli cold pack yang bisa dipakai ulang.
  • Simpan di lemari es Anda. Beberapa cold pack yang tersedia dirancang untuk membungkus daerah yang cedera, seperti lengan atau lutut.

Berapa lama menggunakan kompres dingin pada cedera?

Kompres dingin dianjurkan untuk dilakukan minimal tiga kali pada luka yang membengkak dan meradang.

Untuk 72 jam pertama, kompres dingin selama 10 menit, sekali satu jam. Setelah itu, lakukan kompres dingin selama 15-20 menit, sebanyak tiga kali dalam sehari. Lakukan di pagi hari, siang atau sore setelah kerja atau sekolah, dan sekitar satu setengah jam sebelum tidur. Lakukan juga kompres ini setelah aktivitas yang panjang atau olahraga yang kuat.

Selalu gunakan kain di antara kulit dan es yang Anda gunakan untuk kompres, agar suhu dingin tidak menyentuh kulit secara langsung. Tekan semua daerah yang cedera dengan kompres. Jangan gunakan es selama lebih dari 15-20 menit setiap kali, dan jangan tertidur dengan kompres air dingin di kulit Anda.

Hindari daerah mata saat menggunakan kompres cold pack. Karena ini terlalu berat dan besar untuk digunakan pada atau sekitar mata. Selain itu, juga untuk menghindari luka bakar kimia jika cold pack bocor.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Redakan Nyeri Saat Persalinan Dengan Kompres Hangat, Begini Caranya

Kompres hangat saat melahirkan dipercaya dapat mengurangi rasa sakit. Eits, tapi ketahui terlebih dahulu bagaimana cara aman menggunakannya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Melahirkan, Kehamilan 20/04/2019 . 4 menit baca

Serba-serbi Infus: Mulai dari Prosedur Pemasangan Hingga Risiko Efek Sampingnya

Infus adalah metode pemberian obat atau cairan yang dilakukan melalui pembuluh darah. Tapi hati-hati! Infus bisa bahaya jika dipasang asal-asalan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/02/2019 . 6 menit baca

Thrombophob

Thrombophob adalah obat oles untuk memar. Cari tahu informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, keamanan, dan interaksi obat Thrombophob di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 06/02/2019 . 1 menit baca

Psst, Hindari 4 Jenis Makanan Ini Jika Tak Mau Muka Jadi Bengkak Tiap Pagi

Selain membuat perut tampak besar alias buncit, makanan dan minuman juga mungkin membuat muka bengkak, lho. Apa saja makanan yang mesti dihindari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/01/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

lebam setelah meninggal

Penjelasan Tentang Munculnya Lebam Pada Tubuh Orang yang Meninggal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/01/2020 . 4 menit baca
screening dalam olahraga

Pentingnya Screening dalam Olahraga, dari Cegah Cedera Hingga untuk Performa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2019 . 4 menit baca
kaki bengkak setelah melahirkan

10 Tips Mudah untuk Sembuhkan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16/08/2019 . 9 menit baca
sindrom angioedema

Mengenal Sindrom Angioedema, Pembengkakan Pada Kaki Hingga Organ Intim

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2019 . 4 menit baca