Setiap obat, baik itu yang dari resep dokter atau dijual bebas di toko obat, memiliki aturan minum dan jadwal dosisnya masing-masing. Aturan ini harus dipatuhi agar Anda bisa cepat sembuh. Nah ketika mendapat obat yang harus diminum 3 kali sehari (3×1), kapan saja biasanya Anda meminumnya? Pagi, siang, dan malam? Sebetulnya, cara minum obat 3 kali sehari seperti ini kurang tepat, lho! Lantas, kapan waktu minum obatnya?

Aturan minum obat 3 kali sehari yang benar sesuai anjuran

Maksud dari minum obat dengan aturan minum tiga kali sehari adalah memang dalam sehari Anda minum obat sebanyak tiga kali. Namun, cara membagi waktunya tidak sesederhana hanya “pagi, siang, dan malam”.

Dilansir dari Detik Health, dr. Anis Kurniawati, PhD, SpMK(K), sekretaris Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA) dari Kementerian Kesehatan, cara membagi waktu minum obat 3 kali sehari harus per 24 jam. Artinya, Anda harus minum obat setiap 8 jam sekali untuk tiga kali dalam sehari.

Jadi, misalkan waktu pertama kali Anda minum obat di hari itu adalah pukul 8 pagi. Maka dosis kedua harus Anda minum pukul 4 sore, dan dosis terakhir harus Anda minum pada pukul 12 malam. Bukan berarti Anda minum obat mengikuti waktu makan pagi, siang, dan malam.

Mengikuti aturan minum obat 3 kali sehari dengan benar itu penting. Dr Anis lanjut mengatakan, aturan frekuensi minum obat dibuat berdasarkan proses penyerapan obat dalam tubuh. Untuk beberapa obat tertentu, jadwal minum harus benar-benar saklek karena dosis konsentrasi obat harus tetap ada terus-terusan dalam darah.

Begitu konsentrasi obat mulai turun, maka efektivitasnya bisa menurun untuk memerangi penyakit sehingga Anda harus minum obat lagi demi menjaga konsentrasi obat di dalam darah tetap stabil.

Lantas, bagaimana jika saya lupa minum dosisnya?

Jika Anda lupa minum obat, tapi waktu sudah akan masuk ke waktu selanjutnya untuk minum obat, apa yang harus dilakukan? Biasanya Anda memilih untuk melewatkan saja satu waktu minum obat ini. Atau beberapa orang mungkin memilih untuk menambah dosisnya menjadi dua.

Namun, itu cara minum obat yang salah. Anda tidak boleh menggabungkan dosis obat dalam satu waktu. Atau memilih untuk tidak minum obat di waktu kedua, dan lanjut saja minum di waktu ketika yang sudah ditentukan.

Jika Anda lupa minum obat di satu waktu, langsung minum saja di saat itu juga. Untuk waktu minum obat selanjutnya, Anda sesuaikan lagi dengan delapan jam setelahnya, atau delapan jam waktu terakhir Anda minum obat.

Misalnya Anda minum obat yang pertama pukul 8 pagi, lalu Anda lupa seharusnya minum lagi pukul 4 sore. Anda baru ingat setelah pukul 5 sore. Nah begitu teringat, langsung saja minum obat di waktu tersebut. Untuk selanjutnya, Anda minum lagi di delapan jam setelah pukul 4 sore; yaitu tetap pukul 12 malam.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca