Panduan Teknik Tinju untuk Pemula yang Bisa Anda Lakukan di Rumah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Dari semua cabang olahraga, tinju merupakan salah satu cabang olahraga yang paling menuntut secara fisik. Para petinju profesional terus menerus menyempurnakan keterampilan mereka seiring dengan naiknya peringkat mereka untuk menghadapi lawan yang lebih tangguh. Jika Anda ingin mulai mempelajari olahraga yang satu ini, ikuti pedoman teknik tinju untuk Anda yang tergolong pemula.

Teknik tinju untuk pemula

Para petinju sukses melatih berbagai teknik pukulan jauh sebelum mereka memasuki ring. Apakah menggunakan teknik tinju bayangan (shadow-boxing) atau sansak berat (heavy bag), para petinju baru harus memusatkan perhatian pada teknik tinju yang tepat ketika melepaskan pukulan.

Setelah mereka terbiasa melontarkan berbagai macam pukulan, biasanya para petarung mengembangkan kombinasi, di mana mereka melapaskan pukulan mematikan terhadap lawan mereka. Beberapa pukulan paling efektif dalam teknik tinju di antaranya:

1. Pukulan jab

Biasanya dilakukan menggunakan tangan depan yang lebih lemah, pukulan jab membantu menjauhkan lawan dari Anda. Jab adalah pukulan pendek. Untuk memaksimalkan efektivitas pukulan jab, para petinju profesional memilin lengan dan pergelangan tangan mereka sebelum melakukan kontak dengan lawan.

2. Pukulan silang

Berbeda dengan pukulan jab, yang dilontarkan secara lurus di depan tubuh, teknik pukulan ini dilontarkan dengan tangan yang kuat dengan gerak sedikit ke atas melintasi badan. Bahu membantu memberi tenaga pada pukulan silang.

3. Pukulan hook

Pukulan hook bisa dilontarkan ke kepala atau badan lawan mana saja yang tidak terlindungi. Pukulan ini kerapkali dikombinasikan dengan pukulan-pukulan lain. Lontaran yang bersifat menyapu merupakan kelemahannya, sehingga Anda rentan mendapat pukulan balasan.

4. Pukulan uppercut

Ini merupakan pukalan ke atas yang dilontarkan oleh tangan manapun yang sangat efektif pada jarak dekat.

5. Kombinasi

Setelah Anda menguasai berbagai cara memukul, Anda bisa menciptakan berbagai kombinasi. Kombinasi pertama yang dipelajari oleh kebanyakan petinju adalah kombinasi kuno 1, 2 (sebuah pukulan jab diikuti dengan sebuah pukulan silang). Kombinasi efektif lainnya adalah dengan menambahkan sebuah hook pada pukulan 1, 2. (Jika Anda menggunakan tangan kanan, berarti jab kiri diikuti dengan pukulan silang kanan dan diakhiri dengan hook kiri.)

Belajarlah untuk melontarkan dan memblokir pukulan

Bertinju bukan hanya soal melontarkan pukulan, meminimalisir pukulan lawan merupakan bagian penting dari permainan ini juga. Berikut beberapa gerakan standar dalam bertinju untuk menghalangi pukulan lawan di antaranya.

1. Menangkis

Setelah mengangkat kedua sarung tangan Anda ke atas dan dagu menurunkan dagu, tangkisan mungkin merupakan teknik pertahanan paling mendasar dalam bertinju. Untuk menangkis, gunakan saja kedua tangan Anda untuk menangkis pukulan lawan ketika datang.

2. Menghindar

Menghindar dilakukan dengan cara memutar pinggang dan bahu dengan tajam ketika lawan melontarkan pukulan yang diarahkan ke kepala Anda.

3. Memblokir

Ketika memblokir sebuah pukulan, Anda tidak melakukan apa-apa untuk menghndari kontak. Anda akan merasakan dampak dengan kedua sarung tangan Anda dan bukan tubuh Anda.

4. Naik turun dan berkelit

Naik turun dilakukan dengan cara menekuk kaki untuk menghindari pukulan tinggi seperti pukulan hook ke arah kepala. Seringkali diikuti dengan berkelit. Berkelit dilakukan dengan cara membungkukkan badan di luar jangkauan sarung tinju lawan yang diulurkan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca