Panduan yang Harus Dilakukan Setelah Alami Kekerasan Seksual

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Kekerasan seksual adalah setiap jenis kontak seksual atas dasar pemaksaan, ancaman kekerasan, yang terjadi tanpa persetujuan dan tidak diinginkan. Kekerasan seksual termasuk perkosaan dan percobaan perkosaan, pelecehan anak, pelecehan seksual, atau ancaman. Kekerasan seksual adalah pelanggaran kriminal lintas gender dan usia. Artinya, wanita, pria, dewasa, maupun anak sama-sama bisa menjadi korban dan pelaku.

Meski sulit untuk mengetahui apa yang harus Anda lakukan, apa yang harus Anda rasakan, atau apa saja pilihan tindakan Anda setelah tindakan kekerasan seksual, ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian.

Dilansir dari BBC, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat pada tahun 2015 terdapat 321.752 kasus kekerasan terhadap perempuan — berarti sekitar 881 kasus setiap hari. Sementara itu, mengutip Kompas, mengambil data tahun 2012 dari Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, tiga puluh persen pria di Indonesia juga pernah mengalami pelecehan seksual dalam hidupnya.

Artikel ini memberikan informasi dan saran menyeluruh untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat dan mendapatkan dukungan yang Anda butuhkan.

Yang pertama harus dilakukan setelah mengalami kekerasan seksual

1. Pastikan keselamatan diri

Jika Anda adalah korban, secepatnya pergi ke tempat yang aman. Jika Anda merasa tidak aman, pertimbangkan untuk menghubungi seseorang yang Anda percaya untuk memberi bantuan. Begitu pula jika Anda menyaksikan korban kekerasan seksual. Bawa ia menjauh ke tempat yang aman, jangan tinggalkan ia sendirian, dan tawarkan untuk menghubungi seseorang yang bisa ia percaya.

Setelah mengalami kekerasan seksual, Anda mungkin merasa takut, malu, bersalah, atau syok. Semua ini normal. Mungkin akan terasa menakutkan untuk mencoba terbuka dengan orang lain mengenai tindakan kekerasan tersebut, tapi penting untuk segera mendapatkan bantuan.

2. Hubungi polisi

Segera hubungi polisi (110) jika:

  • Anda atau korban terluka serius
  • Anda merasa atau melihat masih ada tanda-tanda bahaya dari pelaku. Melaporkan kejahatan tersebut akan membantu Anda mendapatkan kembali rasa kekuatan dan kendali diri
  • Korban tidak sadarkan diri

Hotline gawat darurat lain yang bisa Anda hubungi:

  • Layanan Gawat Darurat: 119
  • Ambulans: 118

3. Jangan mandi maupun membersihkan tubuh

Sekeras apapun keinginan Anda untuk membersihkan tubuh Anda, penting untuk tidak menyisir, menyikat tubuh, membilas, mencuci vagina atau douche, menyikat gigi, atau mandi dalam 24 jam ke depan setelah mengalami tindakan kejahatan.

Jangan ganti baju dan makan-minum, jika memungkinkan. Atau simpan baju, celana, dan pakaian dalam yang Anda gunakan saat Anda mengalami kekerasan seksual dalam bungkus kertas atau koran terpisah untuk masing-masing pakaian, jangan kantong plastik.

Semua ini penting dilakukan untuk menjaga residu cairan tubuh atau jejak DNA pelaku yang mungkin menempel, guna memudahkan polisi untuk memproses kasus Anda.

Jangan pula membersihkan atau menyentuh apapun di tempat kejadian (jika tindakan kekerasan terjadi di tempat-tempat yang Anda familiar, seperti kamar tidur, rumah).

4. Jika memungkinkan, segera datangi UGD rumah sakit terdekat

Bahkan jika Anda tidak mengalami cedera fisik lain yang mengkhawatirkan, atau Anda tidak merasa yakin untuk melaporkan kasus ini ke polisi, Anda masih harus menjalani pemeriksaan medis dan mendiskusikan dengan tim dokter mengenai risiko kesehatan dari paparan penyakit kelamin dan kemungkinan kehamilan dari tindakan kekerasan seksual.

Anda dapat diberikan obat untuk mencegah penularan HIV dan penyakit kelamin menular lainnya, serta mendapatkan kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan. Menjalani pemeriksaan medis juga merupakan cara bagi Anda untuk menyimpan bukti fisik dari tindakan tersebut.

Jika Anda merasa Anda telah dibius atau dipaksa untuk menenggak alkohol dan obat-obatan terlarang, bicarakan dengan petugas rumah sakit untuk menjalankan tes urin, obat, dan racun.

Dokter dan tenaga pelayanan kesehatan profesional akan menangangi segala kebutuhan medis Anda secara rahasia, dan mereka tidak akan menghubungi polisi tanpa seizin Anda. Namun, dokter akan tetap mencatat setiap hasil tes dan memasukkannya dalam catatan medis Anda.

5. Catat segala detail

Untuk kepentingan polisi memproses kasus Anda — atau bahkan untuk sekadar berjaga-jaga, jika Anda tidak yakin untuk melaporkannya — catat segala detail yang Anda ingat tentang situasi menjelang dan selama tindakan kekerasan tersebut, termasuk ciri fisik pelaku.

6. Bicarakan dengan orang lain

Hubungi keluarga, kerabat, atau teman dekat yang bisa Anda percaya untuk mendukung dan menemani Anda selama menjalani keseluruhan proses penanganan tindakan kekerasan seksual.

Anda juga bisa berbicara dengan seorang konselor yang terlatih untuk menangani korban kejahatan seksual. Konseling dapat membantu Anda belajar bagaimana mengatasi dampak emosional dan fisik setelah mengalami trauma. Anda dapat menemukan konselor dengan menghubungi pihak rumah sakit, lembaga bantuan hukum lokal, lembaga bantuan korban, atau pusat krisis terdekat.

Hotline lainnya yang bisa Anda hubungi:

  • Komnas Perlindungan Anak: Hotline 021-87791818 atau 021-8416157
  • Komnas Perempuan: 021-3925 230
  • Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri: 500-454
  • Komnas HAM: 021-3925 230

Jika Anda telah mengalami kekerasan seksual — dalam bentuk apapun — ini bisa menjadi suatu pengalaman yang traumatik. Setiap orang bereaksi berbeda, dan perasaan Anda cenderung dapat berubah dari waktu ke waktu. Anda sangat mungkin untuk merasakan emosi yang campur aduk, seperti rasa takut, bersalah, dan marah. Namun, penting untuk dipahami bahwa menjadi korban kekerasan seksual bukan kesalahan Anda.

Anda dapat mencari bantuan secepatnya segera setelah tindakan kekerasan seksual terjadi atau berhari-hari berikutnya, bulanan atau tahunan kemudian, namun semakin cepat akan semakin baik.

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Jenis Kekerasan pada Anak plus Ciri-Ciri yang Terlihat

    Tanpa disadari, orangtua mungkin pernah melakukan kekerasan pada anak. Dampak kekerasan ini bisa berkepanjangan, bahkan sampai anak berusia dewasa.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 14 November 2020 . Waktu baca 10 menit

    Buat Para Suami, Ini 7 Tips Pijat Payudara untuk Seks yang Lebih Panas

    Bosan dengan ritual seks yang itu-itu saja? Coba dulu trik pijat payudara yang bisa membuat Anda dan pasangan tambah panas berikut ini!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    3 Posisi Seks yang Meningkatkan Peluang agar Cepat Hamil

    Katanya, posisi seks tertentu bisa memudahkan jalan sperma untuk membuahi sel telur. Lantas, apa saja posisi seks yang dianjurkan agar cepat hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    9 Penyebab Sakit Gigi serta Gejalanya yang Perlu Anda Waspadai

    Gejala sakit gigi bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari persoalan kebersihan mulut hingga tanda penyakit tertentu.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 5 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara merangsang istri

    Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
    resep gluten free

    10 Ide Resep Makan Siang Gluten Free

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 12 menit
    sumber kepuasan seksual

    4 Hal Mengejutkan yang Bisa Jadi Sumber Kepuasan Seksual Anda

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    sebelum berhubungan intim

    9 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Berhubungan Intim

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 4 menit