5 Langkah Seks Aman Jika Pasangan Mengidap Depresi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Depresi bisa dialami oleh siapapun. Yang paling disayangkan, depresi dapat menjadi duri dalam hubungan Anda dan pasangan, terutama terkait dengan aktivitas di atas ranjang. Jika pasangan mengalami depresi, apakah boleh mengajaknya untuk berhubungan intim? 

Psstt… seks bisa jadi obat untuk depresi

Para ahli mengatakan bahwa seks adalah salah satu obat instan untuk menyembuhkan frustasi atau depresi ringan. Hubungan seksual akan membuat tubuh Anda melepas endorfin ke dalam aliran darah, yang kemudian memproduksi rasa eforia. Hormon ini diproduksi secara alamiah oleh kelenjar otak. Hormon endorfin inilah yang menyebabkan Anda merasa bahagia.

Hormon ini diproduksi secara alamiah oleh kelenjar otak untuk mengimbangi hormon adrenalin dan kortisol yang berlimpah-limpah jumlahnya pada saat Anda merasa jengkel, marah, atau stres. Saat Anda melakukan hubungan seks, maka produksi hormon endorfin meningkat dan metabolisme tubuh lancar.

Kelancaran metabolisme inilah yang menentukan sensitivitas endorfin, sehingga saat tubuh memerlukan maka hormon ini akan tersedia berlimpah. Hasilnya, Anda merasa diri menjadi lebih ‘komplit’, dan depresi ringan serta frustasi pun akan lenyap.

Depresi bisa “menular” pada pasangan yang sehat

Salah satu gejala depresi adalah hilangnya minat dan kesenangan pada hal-hal yang sebelumnya disukai. Salah satu aktivitas yang dimaksud tentunya adalah seks. Depresi membuat pengidapnya merasa nelangsa dan putus asa, sehingga si dia mungkin merasa enggan untuk bermesraan. Ditambah lagi, ketika salah satu pasangan depresi, pasangan yang sehat juga berisiko tinggi untuk mengalami depresi.

Lalu bagaimana cara untuk menanggulanginya?

Simak tips seks saat pasangan depresi yang diberikan seorang pakar seks terkemuka asal New York, Ian Kerner, di bawah ini jika Anda ingin tidak hanya ingin kehidupan seks Anda bergairah lagi namun juga masa depan rumah tangga Anda dapat terselamatkan.

Cara aman kalau harus berhubungan seks saat pasangan depresi

1. Cari bantuan ahli

Bila depresinya belum parah atau masih ringan, ajak pasangan Anda untuk mengikuti terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi ini terfokus pada upaya untuk menghilangkan pikiran dan perilaku negatif serta menggantikannya dengan hal-hal berbau positif.

2. Ganti obat

Jika Anda merasakan efek samping parah dari antidepresan yang dikonsumsi, bicarakan kepada dokter dan mintalah gantinya. Misal dengan obat yang punya efek samping terhadap kemampuan seks yang rendah (seperti bupropion) atau dapat membantu meningkatkan hasrat seksual.

3. Puasa bercinta

Ian menyarankan tak ada salahnya berhenti dulu bercinta dengan pasangan, untuk sementara. Jangan memaksakan diri untuk berhubungan seksual dengan suami atau istri yang sedang depresi. Bermesraan tanpa harus penetrasi seksual bisa menjadi cara yang efektif untuk terus mengobarkan api cinta Anda berdua, seperti berpegangan tangan, berpelukan atau bercumbu.

4. Lakukan saja

Ada yang bilang, seks tidak bisa ditunda. Oleh karena itu, rasanya sah-sah saja jika Anda memilih untuk jalan terus; bisa dengan pasangan (jika ia memang berkenan) atau masturbasi saja. Kadang ketika depresi menyerang, sedikit melakukan aktivitas seksual saja sudah cukup membantu menenangkan.

Lagipula para pakar sepakat bila seseorang merasakan orgasme, aktivitas ini akan meningkatkan kadar serotonin, endorfin serta opioid yang kerap dikatakan sebagai ‘sumber kebahagiaan’ dalam otak. Seks juga membuat rileks dan menambah kepercayaan diri.

5. Komunikasi

Konon orang yang depresi sering merasa sendiri dan terisolasi sehingga susah berkomunikasi. Itulah mengapa penting untuk membicarakan efek samping depresi yang dialami dengan pasangan dan juga kepada dokter. Komunikasi adalah cara mudah Anda untuk membicarakan seks saat pasangan depresi.

Menurut Sara Benincasa, penulis buku Agorafabulous!: Dispatches from My Bedroom, seks merupakan alat komunikasi yang dapat dimanfaatkan pasangan untuk tetap terhubung, baik dalam suka maupun duka.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Obat antidepresan adalah obat yang dapat meringankan gejala depresi pada ibu hamil. Tetapi, apakah minum antidepresan saat hamil itu aman?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Alergi sperma bukan sekadar mitos. Menurut penelitian ada 12% wanita di dunia ini yang mengalami kondisi ini. Apakah bisa disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Aroma menyengat spidol mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Padahal, kebiasaan mencium spidol menyimpan segudang bahaya untuk tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi patah hati

5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
posisi bercinta agar cepat hamil

Ini Posisi Bercinta yang Tepat Agar Cepat Hamil

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit