3 Tips Menikmati Seks Meski Punya Vaginismus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Vaginismus adalah kondisi lubang vagina yang menutup karena otot-otot di sekitarnya vagina menegang atau mengencang setiap kali area tersebut dirangsang. Kondisi ini membuat wanita sering kali merasa tidak nyaman dan sakit saat berhubungan seks. Bila Anda mengalami vaginismus, Anda bisa mencoba sejumlah tips berhubungan seks berikut ini agar tetap nyaman di atas ranjang.

Tips aman berhubungan seks meski punya vaginismus

Wanita dengan vaginismus masih tetap bisa menikmati seks. Namun, memang perlu usaha lebih supaya seks bersama pasangan tetap nyaman dan menggairahkan.

Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa dicoba agar seks bersama pasangan terasa lebih nikmat dan nyaman meski punya vaginismus.

1. Mulai pelan-pelan

Luangkan waktu untuk mengeksplorasi tubuh Anda sendiri, terutama di bagian vagina. Namun, pastikan Anda rileks dan tenang ketika melakukannya.

Pertama-tama, sentuh area luar genital dengan perlahan dan mulailah rasakan sensasinya. Setelah Anda merasa nyaman dan tubuh Anda baik-baik saja dengan rangsangan tersebut, coba masukan jari Anda perlahan ke dalam vagina.

Bila percobaan berhasil, coba berikan rangsangan vagina lebih intens lagi. Misalnya dengan mencoba memasukkan jari ke vagina lebih dalam. Anda mungkin butuh lebih dari satu kali percobaan supaya merasa benar-benar nyaman dengan rangsangan tersebut.

Setelah percobaan merangsang vagina sendiri berhasil, kini saatnya mencoba melakukannya berdua dengan pasangan. Mintalah pasangan menyentuh alat kelamin Anda dengan lembut dan perlahan.

Sekali lagi, percobaan ini mungkin akan memakan waktu sampai Anda benar-benar merasa nyaman. Jangan sungkan untuk bilang ke pasangan bahwa Anda tidak nyaman dan merasa harus berhenti.

2. Beri rangsangan di bagian tubuh lainnya

Penting untuk dipahami bahwa wanita dengan vaginismus sebenarnya memiliki dorongan seksual yang sama dengan wanita normal lainnya. Mereka memiliki keinginan untuk berhubungan seksual dengan pasangan.

Hanya saja, mereka tidak bisa mengendalikan respon tubuhnya sendiri ketika area vaginanya mendapatkan rangsangan saat penetrasi atau sekadar disentuh. Itu sebabnya, jangan hanya fokus ke satu bagian vagina saja.

Ingat! Seks tak melulu soal penetrasi. Anda dan pasangan bisa saling memberi rangsangan di bagian tubuh lainnya selain vagina.

Mulailah dengan berpelukan atau berciuman. Lalu, biarkan pasangan memulai menyentuh bagian tubuh Anda. Minta pasangan untuk jangan buru-buru dan jangan juga terlalu kasar ketika menyentuh bagian tubuh Anda. Sembari pasangan menjelajah tubuh Anda, gerakan tangan Anda ke area sensitif tubuhnya untuk semakin membuatnya panas.

Bisikkan kalimat romantis dan tatap mata pasangan Anda dengan dalam-dalam. Tatapan ini akan meningkatkan keintiman dan rasa nyaman Anda dan pasangan.

3. Lakukan oral seks

Salah satu cara memanjakan suami adalah dengan memberinya oral seks. Oral seks juga bisa jadi salah satu tips menikmati seks yang aman meski Anda punya vaginismus.

Sebelum memulai sesi panas ini, buatlah keadaan yang nyaman dan bangun suasana hati yang baik bagi pasangan. Ingat, lidah Anda akan berperan ketika bermain oral seks. Jadi, minta pasangan Anda untuk bersih-bersih terlebih dahulu.

Tanyakan posisi apa yang membuat pasangan merasa rileks. Anda bisa mencoba posisi berlutut, bersandar setengah duduk, dan lain sebagainya. Ketika melakukannya, pandanglah pasangan Anda dengan tatapan menggoda. Selipkan kata-kata nakal nan romantis di telinganya supaya ia semakin bergairah.

Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter

Belum banyak orang yang tahu tentang penyakit vaginismus. Padahal, gangguan satu ini tidak boleh disepelekan. Vaginismus bisa saja memicu konflik dalam rumah tangga Anda dan pasangan.

Kabar baiknya, dengan pendekatan dan terapi yang tepat, kondisi ini bisa diobati. Itu sebabnya, bila berbagai cara yang sudah disebutkan tidak juga membantu, jangan ragu untuk mencari pertolongan medis.

Anda bisa berkonsultasi ke psikolog, konselor pernikahan, hingga dokter spesialis kandungan yang sudah pengalaman menangani pasien dengan vaginismus.

Mintalah pasangan untuk menemani Anda setiap kali melakukan sesi konsultasi dengan dokter. Dukungan dari pasangan berpengaruh besar terhadap keberhasilan pengobatan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Hanya Foreplay, Afterplay Setelah Seks Juga Tak Kalah Penting

Afterplay adalah salah satu tahapan yang paling sering diabaikan dari seks. Apakah Anda tahu bahwa afterplay setelah seks penting untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 25 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

Sudah tahu caranya bikin wanita orgasme dengan stimulasi klitoris? Apakah orgasme pada wanita juga bisa dipicu dengan merangsang payudara?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Saat Anda atau pasangan memiliki infeksi saluran kemih, apakah artinya Anda berdua harus stop berhubungan seks? Cari tahu selengkapnya pada artikel ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Urologi Lainnya 7 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Manfaat Seks di Pagi Hari, Plus Tips Suksesnya

Memulai hari dengan bercumbu bisa jadi penyemangat bagi Anda dan pasangan menjalani kesibukan. Sebanarnya, apa saja manfaat seks di pagi hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 5 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mencapai multiorgasme

7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Seks (untuk Wanita)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Hanya Terasa Nikmat, Ini 3 Manfaat Orgasme untuk Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
fantasi threesome; seks threesome

Kenapa Banyak Pria Punya Fantasi Seks Bercinta Bertiga (Threesome)?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit