5 Tanda-Tanda Anda Tidak Cinta Lagi Dengan Pasangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di awal hubungan Anda dengan pasangan, pastinya si dia bagaikan sosok yang tidak pernah Anda berhenti bayangkan. Kasih sayang, waktu, dan perhatian, sebisa mungkin Anda curahkan pada pasangan. Akan tetapi, masa depan dan isi hati seseroang siapa yang tahu? Satu tahun lalu mungkin Anda sangat mencintai pasangan Anda. Siapa yang bisa menjamin bahwa Anda masih mencintai pasangan Anda sama seperti 1 tahun yang lalu. Simak 5 tanda berikut untuk mengetahui apakah Anda masih atau sudah tidak cinta lagi dengan pasangan. 

Tanda Anda sudah tidak cinta lagi dengan pasangan

1. Mulai malas bertemu 

Pada awal menjalin asmara, Anda dan pasangan mungkin bisa bertemu 1 sampai 3 kali dalam seminggu karena rela menghabiskan banyak waktu berdua.

Nah, apabila Anda mulai merasa enggan atau malas bertemu tanpa alasan yang jelas, Anda boleh bertanya pada diri sendiri. Apakah Anda memang hanya butuh waktu sendiri sesekali, atau apakah rasa cinta mulai pudar?

Ketika Anda sampai pada titik di mana Anda sudah terbiasa untuk menikmati hidup tanpa kehadiran pasangan, ini juga patut dicurigai.

2. Sudah tidak peduli dengan dia

Salah satu hal terpenting dalam menjalin hubungan adalah saling peduli. Anda harus peduli dengan perasaan dan emosi pasangan. Peduli ini adalah salah satu tanda bahwa Anda mencintai pasangan. 

Namun, saat seseorang benar-benar sudah tidak lagi peduli dengan kondisi pasangannya, bisa dipastikan empati, simpati, dan rasa cintanya mulai pudar

Misalnya, dulu Anda selalu punya waktu untuk mendengarkan keluh kesah pasangan di tempat kerja, sering memberikan saran, atau bahkan sukarela membantu masalah pasangan. Namun apabila sekarang Anda hanya mau mendengarkan lewat chat atau telepon saja dan seringkali tak acuh dengan masalah pasangan, itu bisa menjadi tanda sudah tidak cinta. 

3. Mulai tidak tertarik

Tanda bahwa Anda sudah tidak cinta lagi bisa berupa rasa ketertarikan yang sudah hilang. Coba ingat sewaktu mencintai pasangan dulu, pasti si dia kelihatan sangat menarik buat Anda. Bahkan, segala kekurangan fisik atau non-fisik yang ada di diri pasangan akan Anda abaikan. 

Tanda Anda masih mencintai dia juga bisa ditandai dengan masih adanya hasrat untuk menyentuh secara fisik. Menurut Psychology Today, pasangan yang sedang jatuh cinta akan lebih sering melakukan hubungan seks. Ini bukan untuk memenuhi hasrat sendiri, namun untuk membuat pasangan merasa diinginkan dan dihargai.

Apabila Anda sudah mulai enggan melakukan kontak fisik yang lebih intim dengan pasangan. Bisa dicurigai bahwa Anda memang sudah mulai tidak cinta. 

4. Sudah mulai malas komunikasi

Kedua orang yang saling jatuh cinta akan saling menjaga komunikasi satu sama lain di kondisi sesibuk apapun. Jatuh cinta akan membuat Anda menunggu-nunggu kabar dari si dia, saling bertukar cerita, atau bahkan menyempatkan waktu untuk saling telepon di waktu luang. 

Apabila cinta di dalam diri Anda untuk pasangan telah pudar. Anda akan selalu membuat alasan untuk tidak berhubungan. Misalnya, Anda berkelit bahwa tidak sempat membalas chat pasangan karena sedang sibuk, Anda tidak bisa melakukan rutinitas telepon karena sudah mengantuk, dan sebagainya. 

Pada akhirnya, masalah berkurangnya komunikasi ini dapat menjadi tanda bahwa Anda sudah tidak cinta dengan pasangan. 

5. Tidak mau memperbaiki hubungan

Terakhir, tanda bahwa Anda benar sudah tidak cinta dengan pasangan adalah enggan memperbaiki 4 poin di atas. Pertemuan, komunikasi, rasa peduli, dan juga sentuhan fisik adalah unsur penting dari kondisi saling mencintai. Jika tidak menginginkan adanya perubahan untuk hubungan Anda dengan pasangan, sudah hampir dipastikan bahwa Anda merasakan tanda tidak cinta lagi dengan si dia. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Jika Anda sering jatuh dan merasa keseimbangan tubuh kurang baik, maka hal ini menandakan Anda mengalami kondisi medis tertentu. Apa saja?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Hidup Sehat dengan Satu Ginjal

Ada beberapa orang yang hanya memiliki satu ginjal karena alasan tertentu. Lalu bagaimana caranya menjaga kualitas hidup dengan satu ginjal saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Tips Mencuri Waktu Berhubungan Seks Setelah Punya Anak

Sering merasa tidak ada tempat dan waktu untuk bercinta setelah memiliki buah hati? Baiknya, simak tips mencuri waktu untuk berhubungan seks di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perawatan paliatif apa itu

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit