Berbagai Gangguan dan Penyakit yang Menyerang Testis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Testis (buah zakar) adalah bagian dari sistem reproduksi pria, yang merupakan dua organ oval seukuran buah zaitun besar. Mereka berada di dalam skrotum, kantung longgar kulit yang menggantung di belakang penis. Testis berfungsi untuk membuat hormon pria, termasuk testosteron, serta memproduksi sperma dan sel-sel reproduksi pria. Gangguan pada buah zakar dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk ketidakseimbangan hormon, disfungsi ereksi, dan infertilitas. Untuk mengetahui apa saja gangguan dan penyakit yang menyerang buah zakar, mari kita perhatikan selengkapnya di bawah ini!

Gangguan dan penyakit yang menyerang testis

Beberapa gangguan dan penyakit yang lebih umum mempengaruhi buah zakar adalah sebagai berikut:

1. Trauma testis

Karena buah zakar berada di dalam skrotum yang menggantung di luar tubuh, maka mereka tidak memiliki perlindungan otot dan tulang. Hal ini membuat testis lebih mudah untuk terserang, terpukul, tertendang, atau tertabrak, terutama jika melakukan olahraga. Trauma pada buah zakar dapat menyebabkan sakit parah, memar, atau bengkak. Dalam kebanyakan kasus, buah zakar dapat menyerap trauma dari cedera tanpa kerusakan yang serius. Sebuah tipe yang jarang dari trauma buah zakar adalah testis pecah, ini dapat terjadi ketika buah zakar menerima pukulan langsung atau tergencet pada permukaan panggul yang keras. Cedera ini menyebabkan darah bocor ke dalam skrotum.

2. Kanker testis

Sama seperti kanker lainnya, kanker testis terjadi ketika sel-sel buah zakar mengalami mutasi sel yang menyebabkan mereka memperbanyak diri dengan sembarangan dan menyerang daerah yang harusnya tidak mereka masuki. Pada kanker buah zakar, proses ini biasanya menciptakan benjolan yang tumbuh lambat atau ketegangan pada salah satu buah zakar. Dalam kebanyakan kasus, orang-orang telah menyadarinya dari awal, sehingga jika seorang pria mendapatkan perhatian medis sedini mungkin, maka kanker testis hampir selalu dapat disembuhkan.

3. Torsi testis

Dalam skrotum, testis dilindungi oleh struktur yang disebut sebagai korda sistematika. Pada kasus ini korda tersebut akan berputar dan menghentikan suplai darah ke buah zakar. Gejala torsi buah zakar termasuk rasa nyeri yang luar biasa dan mendadak, pembesaran bagian buah zakar yang terkena, nyeri, dan bengkak. Gangguan ini paling sering terjadi pada laki-laki berusia 12-18 tahun akibat cedera pada buah zakar atau aktivitas yang berat, namun hal ini terkadang juga dapat terjadi tanpa alasan yang jelas.

4. Epididimitis

Epididimitis adalah peradangan pada epididimis, yaitu tabung melingkar yang terletak di belakang setiap testis. Ia berfungsi dalam pengangkutan, penyimpanan, dan pematangan sel sperma yang diproduksi di testis. Epididimis menghubungkan testis dengan vas deferens (saluran yang membawa sperma). Epididimitis sering disebabkan oleh infeksi atau oleh penyakit kelamin klamidia. Gejala epididimitis termasuk rasa sakit dan pembengkakan pada skrotum. Pada kasus yang parah, infeksi dapat menyebar ke testis lainnya yang saling berdekatan, dan menyebabkan demam dan abses (pengumpulan nanah).

5. Varikokel

Varikokel adalah penyebaran dan pembesaran pembuluh vena di atas buah zakar dan biasanya tidak berbahaya. Bagaimanapun, terkadang varikokel dapat merusak kesuburan atau menyebabkan nyeri yang ringan hingga sedang. Jika Anda memiliki tonjolan di atas buah zakar Anda, terutama ketika Anda sedang berdiri atau melakukan aktivitas terlalu lama, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter Anda.

6. Hidrokel

Hidrokel mengacu pada pengumpulan cairan yang mengelilingi buah zakar dan biasanya bersifat jinak. Tetapi jika ia makin membesar, hal ini akan menyebabkan rasa sakit atau tekanan. Meskipun sebagian pria mengembangkan hidrokel setelah cedera, namun sebagian lagi memiliki hidrokel tanpa memiliki trauma atau penyebab yang jelas.

7. Hipogonadisme

Salah satu fungsi buah zakar adalah untuk mengeluarkan hormon testosteron. Hormon ini memainkan peran penting dalam pengembangan dan pemeliharaan karakteristik fisik laki-laki. Ini termasuk massa dan kekuatan otot, distribusi lemak, massa tulang, produksi sperma, dan dorongan seks.

Hipogonadisme pada pria adalah gangguan yang terjadi ketika buah zakar (gonad) tidak menghasilkan cukup hormon testosteron. Hipogonadisme primer terjadi bila ada masalah atau kelainan pada buah zakar itu sendiri. Hipogonadisme sekunder terjadi ketika ada masalah dengan kelenjar hipofisis di otak, yang mengirimkan pesan kimia pada buah zakar untuk memproduksi testosteron.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca