5 Jurus Jitu Cepat Move On dari Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 November 2017 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sudah kodratnya bagi manusia untuk mencintai dan dicintai. Tapi kadang tak ayal kita harus menelan pahitnya cinta bertepuk sebelah tangan. Kini tinggallah Anda dalam kesendirian, digerogoti oleh nelangsa. Sedih dan kecewa karena patah hati boleh saja, tapi Anda tidak boleh berlama-lama tenggelam dalam lembah kelam ini. Ada beberapa tips move on yang bisa Anda lakukan agar lebih tegar melewati pilunya cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Jangan kelamaan sedih karena patah hati, efeknya buruk untuk kesehatan

Putus cinta tak hanya terasa sakit di hati. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa patah hati dapat menyebabkan sakit yang nyata di sekujur tubuh. Bahkan di sejumlah kasus, sakit fisik karena patah hati bisa menjadi sangat serius.

Sakit kepala mencengkeram, tidak nafsu makan, susah tidur, sesak napas, dan “mata panda” yang khas Anda alami sehabis patah hati bisa dibuktikan secara ilmiah. Rentetan gejala patah hati ini sebenarnya merupakan reaksi stres emosional yang disebabkan oleh menurunnya produksi dopamin dan oksitosin, dua hormon bahagia, yang kemudian digantikan oleh peningkatan kadar kortisol (hormon stres). Peneliti menemukan bahwa kondisi ini mirip dengan gejala sakau narkoba

Menurut American Heart Association, tekanan darah dapat melonjak sementara saat Anda dilanda stres berat. Jika ini terjadi berkelanjutan, stres akibat cinta tak berbalas pada akhirnya dapat mengakibatkan jantung Anda bermasalah, yang gejalanya hampir sama dengan serangan jantung, ungkap dr. Lawrence Weinstein, kardiolog sekaligus pimpinan Bethesda Memorial Hospital’s Chest Pain/Heart Failure Center, dikutip dari Healthline. Fenomena sakit jantung akibat patah hati disebut Broken Heart Syndrome. Kondisi ini bisa menyebabkan gagal jantung jangka pendek.

Selain sakit fisik, depresi juga dapat menggerogoti pikiran jika Anda berlama-lama memendam emosi dan meratapi kesedihan cinta bertepuk sebelah tangan. Terlebih, depresi karena patah hati seringkali berujung pada usaha bunuh diri pada anak-anak muda.

Tidak apa untuk memberi waktu bagi diri Anda berduka setelah menerima kenyataan bahwa cinta Anda ditolak. Namun untuk bisa menghindari segala konsekuensi negatif yang mungkin datang dari patah hati, Anda harus mantap bertekad untuk move on dan melupakan si dia.

Lalu, bagaimana biar bisa cepat move on dari cinta bertepuk sebelah tangan?

Move on dari cinta yang tak berbalas memang tidak selalu mudah untuk dilakukan. Meski begitu, masih ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menyongsong hidup baru sembari melupakan orang tersebut. Bagaimana caranya?

1. Terima kenyataan

Terima kenyataan pahit bahwa kesempatan Anda bersama dia sudah berakhir. Bukan berarti cinta ditolak karena Anda kurang menawan atau tidak pantas untuk si dia. Cinta bertepuk sebelah tangan ini bisa jadi sinyal kiriman dari alam semesta untuk memberi tahu Anda si dia bukanlah orang yang tepat untuk Anda cintai, dan mencintai Anda. Coba ingat-ingat hal menyebalkan yang si dia suka lakukan, misalnya berbohong atau makan dengan bersuara. Ini akan membantu Anda sadar bahwa ia bukanlah sosok yang sempurna sehingga Anda akan lebih mudah melepaskan si dia.

Ingat bahwa masih banyak ikan di lautan sana yang menanti Anda. Cinta yang mati satu, akan tumbuh yang lain jika Anda mengizinkannya. Ambil waktu untuk mengingat apa kelebihan diri Anda dan apa tujuan hidup Anda selanjutnya. Ketahuilah bahwa dunia belum berakhir dan masih banyak orang lain yang mencintai Anda apa adanya.

2. Curahkan semua perasaan Anda

Wajar jika Anda merasa sedih, marah, atau kecewa setelah putus cinta. Maka dari itu, tak apa untuk menangis, berteriak, atau marah. Duduklah di tempat yang sepi, misalnya di kamar tidur atau kamar mandi, dan tumpahkan semua perasaan Anda yang berkecamuk. Jika Anda kesulitan mengutarakan perasaan secara verbal, Anda bisa luapkan menulis surat yang ditujukan kepada si dia, namun jangan dikirimkan. Dengan begitu, Anda akan merasa terbebas, dan pada akhirnya lebih lega untuk menerima kenyataan.

3. Putuskan semua hubungan di media sosial

Anda akan semakin susah untuk move on jika terus-terusan memandangi postingan terbaru si orang itu di laman Instagram atau Facebook Anda. Atau yang lebih parah, Anda bahkan mungkin tergoda untuk stalking segala gerak-gerik si dia (dan mungkin gebetan barunya) di media sosial. Ini adalah kebiasaan yang sama sekali tidak sehat, dan pada banyak kasus, melanggar hak privasi orang lain.

Jika Anda mantap ingin melupakan si dia, segera buat keputusan: apakah Anda yang akan vakum dulu untuk sementara dari dunia maya atau jika tidak, unfriend/unfollow atau sekalian saja blok si mantan dari semua akun sosmed Anda. Kalau perlu, blok atau hapus nomor teleponnya juga. Selain itu, filter sosial media Anda untuk hanya memunculkan berita atau gambar yang positif, sehingga Anda lebih bersemangat menjalani hari tanpa bayang-bayang dirinya.

Jangan follow akun-akun galau yang hanya akan memperlama atau menggagalkan proses move on Anda.

4. Cari kesibukan baru

Banyak orang yang seringkali menyalahkan dirinya sendiri ketika cinta bertepuk sebelah tangan. Ingat bahwa waktu tak dapat diputar kembali. Bernostalgia kembali ke masa lalu hanyalah membuat hati semakin perih. Fokuslah pada masa sekarang dan jangan lupa untuk membahagiakan diri sendiri.

Cobalah menyibukkan diri dengan hal-hal yang Anda sukai, yang mungkin tidak bisa/sempat Anda lakukan ketika si dia masih ada di hidup Anda. Ketahuilah bahwa dunia belum berakhir dan masih banyak yang bisa Anda lakukan dengan atau tanpa dirinya. Baca buku atau nonton film untuk memperkaya wawasan Anda, daftar nge-gym, dan dengarkan motivasi yang positif. Lakukan hal ini sesegera mungkin untuk menghindari pikiran-pikiran depresif menghantui benak Anda. Dengan begini, Anda akan lupa pada rasa sedih dan kecewa yang Anda rasakan.

5. Jatuh cinta lagi!

Walau mungkin pikiran Anda masih tertuju pada mantan, usahakan untuk mulai membuka diri lagi pada orang lain meski mungkin Anda belum sepenuhnya siap untuk mencoba kembali berkomitmen. Tidak ada salahnya untuk keluar rumah, bergabung dengan komunitas baru, melakukan aktivitas baru, dan berkenalan dengan orang-orang yang baru. Siapa tahu, di luar sana, Anda akan bisa menemukan tambatan hati yang lebih baik dari si dia yang kini telah pergi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
obat sakit gigi

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
cara masturbasi wanita

Panduan Masturbasi Aman untuk Perempuan, Bagaimana Caranya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit