Parfum Pheromone: Cuma Hoax Atau Benar Ampuh Menarik Lawan Jenis?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Belakangan ini marak bermunculan produk yang disebut-sebut sebagai parfum pheromone (feromon). Parfum ini diklaim dapat menarik lawan jenis. Kepopuleran parfum ini di media sosial menimbulkan pertanyaan, benarkah parfum ini dapat menarik lawan jenis?

Apa itu pheromone dan apa kegunaannya?

Pheromone (dibaca feromon) adalah zat kimia yang dihasilkan hewan. Zat ini dapat memanipulasi perilaku hewan lain dari spesies yang sama. Pheromone juga sering diartikan sebagai zat pengubah perilaku karena bisa merangsang gairah seksual pada spesies sejenis. Penelitian menunjukkan hampir semua serangga menggunakan pheromone untuk berkomunikasi pada musim kawin.

Setiap hewan memiliki aroma pheromone yang khas dan berbeda-beda. Para ilmuwan percaya bahwa zat kimia ini merupakan salah satu sarana komunikasi pada hewan yang mampu memunculkan respons perilaku spesiesnya secara langsung. Misalnya, ngengat sutera betina melepaskan jejak molekul bombykol yang secara tidak langsung menarik ngengat laki-laki hingga mereka menemukannya dan bisa bereproduksi.

Apakah manusia menghasilkan pheromone alami?

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apakah manusia benar-benar memiliki pheromone atau tidak dan seperti apa persisnya struktur zat tersebut. Zat kimia alami yang dilepaskan oleh tubuh manusia belum bisa dikatakan sebagai pheromone karena strukturnya terlalu rumit untuk bisa digolongkan sebagai zat tersebut.

Namun, penelitian yang dikeluarkan oleh Florida State University tahun 2011 menguak fakta bahwa saat wanita memasuki masa ovulasi, tubuhnya akan mengeluarkan aroma khusus yang bisa meningkatkan kadar testosteron pria. Testosteron sendiri dikenal sebagai hormon yang mampu meningkatkan libido atau nafsu seksual, baik pada laki-laki maupun perempuan.

Benarkah parfum pheromone yang dijual di pasaran bisa menarik lawan jenis?

Untuk hewan, serangga, dan organisme lainnya, pheromone adalah aroma yang bisa mereka deteksi untuk membantu mereka berkomunikasi satu sama lain. Sedangkan mamalia dan reptil mencium pheromone dengan bantuan area sensoris kecil yang terletak di dalam hidung yang dikenal sebagai organ vomeronasal (VNO).

Walaupun pheromone pada manusia masih diperdebatkan keberadaannya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa reaksi manusia terhadap pheromone berbeda dari hewan. Manusia tidak mampu mendeteksi zat kimia tubuh yang dikeluarkan orang lain, sehingga tidak ada bau yang nyata yang dirasakan. Selain itu, sejauh mana tubuh manusia merespons sinyal ini juga masih dipertanyakan.

adegan seks dari porno

Peneliti di Universitas Chicago dan Universitas Utah menyatakan jika pheromone ini mengaktifkan area otak yang mengendalikan mood, hormon, dan perilaku seksual, mungkin zat ini bisa membuat seseorang lebih menarik. Namun, para peneliti menemukan bahwa bahan kimia sejenis hormon seks yang digunakan dalam penelitian di Swedia memiliki efek serupa pheromone. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan mood, detak jantung, deru napas, serta suhu tubuh pada seseorang. Sayangnya, tidak ada tanda-tanda bahwa bahan ini bisa meningkatkan gairah dan daya tarik seksual.

Banyak perusahaan parfum pheromone mencoba memanfaatkan potensi zat ini dalam pembuatan parfum. Namun, sebagian besar perusahaan menambahkan zat ini dari hewan seperti babi dan rusa. Karena itu, hal ini tidak akan memiliki efek apapun pada manusia. Seperti yang telah dijelaskan di awal, pheromone hanya dapat merangsang spesies yang sama. Sehingga jika parfum yang digunakan menggunakan zat feromon dari babi atau rusa, maka bahan tersebut hanya akan berfungsi pada babi dan rusa, bukan manusia.

Selain itu dalam ranah ilmiah masih terdapat banyak perdebatan mengenai keberadaan pheromone alami pada manusia serta keefektifannya untuk menarik lawan jenis. Hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah untuk menguji parfum pheromone dalam menarik lawan jenis pada manusia. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda menggunakan cara lain untuk menarik lawan jenis di luar menggunakan parfum pheromone yang belum terbukti keampuhannya secara ilmiah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit