Tahukah Anda Bahwa Klitoris Wanita Juga Bisa Ereksi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Organ seksual wanita adalah satu anggota tubuh yang mengundang banyak pertanyaan. Meski setiap wanita memilikinya, masih banyak misteri seputar organ seksual ini yang belum terungkap bagi awam. Salah satunya adalah ereksi yang terjadi ketika wanita menerima rangsangan seksual. Belum banyak yang tahu bahwa seperti halnya pada penis laki-laki, wanita ternyata juga bisa ereksi. Namun, ereksi wanita terjadi pada bagian vagina yang disebut klitoris. Penasaran dengan serba-serbi ereksi klitoris wanita? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Apa yang terjadi kalau wanita terangsang?

Anda mungkin sudah tahu bahwa wanita yang menerima rangsangan seksual akan mengeluarkan cairan vagina. Hal ini menyebabkan area vaginanya basah. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas supaya ketika penis melakukan penetrasi, vagina atau penis tidak akan bergesekan dengan terlalu keras hingga luka.

BACA JUGA: Mengapa Wanita “Basah” Saat Bergairah?

Hal lain yang mungkin terjadi ketika wanita terangsang adalah puting payudara mengeras. Ini karena saat menerima rangsangan seksual, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin. Di luar kendali Anda, adrenalin akan menyebabkan kontraksi pada kulit seperti sensasi merinding. Salah satu bagian tubuh yang mengalami efek ini adalah puting payudara.

Biasanya dua hal tersebut adalah tanda-tanda seorang wanita merasa terangsang yang sudah diketahui umum. Akan tetapi, ada organ tubuh lain yang peka terhadap stimulasi seksual, yaitu klitoris. Klitoris terletak di antara bibir vagina dan fungsinya murni untuk merasakan kenikmatan yang sifatnya erotis. Ketika terangsang, klitoris akan mengalami ereksi.

Wanita juga bisa ereksi

Ereksi yang dialami wanita tentu berbeda dengan ereksi pria. Pada laki-laki, penis akan menjadi tegang dan keras akibat meningkatnya aliran darah. Sementara itu, pada perempuan ereksi akan terjadi di klitoris. Klitoris yang ereksi akan membesar dan terasa lebih keras. Ereksi klitoris wanita ini terjadi ketika darah mengalir menuju daerah vagina dan mengisi klitoris sehingga tampak lebih besar dan keras. Setelah itu, ereksi tersebut akan berangsur-angsur hilang.

BACA JUGA: Psst, Ini yang Terjadi Ketika Wanita Mimpi Basah

Kondisi ini bisa dicapai ketika wanita mendapat rangsangan di daerah klitoris. Masalahnya, tak semua wanita sering atau pernah menerima stimulasi yang cukup intens di area tersebut. Maka jarang pula ada wanita yang mengalami ereksi klitoris atau menyadari ereksi tersebut saat bercinta. Ketika berhubungan seks, klitoris jarang mendapat perhatian dari pasangan atau diri sendiri. Ini karena ketika penetrasi, organ intim yang jadi fokus dan mendapat rangsangan paling banyak adalah bukaan vagina.

Padahal, klitoris wanita terdiri dari sekitar 8.000 ujung saraf yang sangat peka. Jika ingin membantu wanita mencapai puncak kenikmatan, titik inilah yang paling mudah dirangsang. Banyak yang mengaku dirinya hanya bisa orgasme jika bagian klitorisnya diberi perhatian khusus.

Namun, meskipun sudah dirangsang sedemikian rupa, masih ada juga wanita yang tidak berhasil mencapai ereksi atau orgasme. Ini karena setiap klitoris memiliki tingkat kepekaan yang berbeda-beda. Ada wanita yang hanya butuh sedikit sentuhan saja, tapi ada yang harus diberi rangsangan yang lebih kuat. Bentuknya pun berbeda-beda. Ada yang menonjol ke luar dan berukuran besar, ada juga yang letaknya tersembunyi di balik dua bibir vagina dan berukuran kecil.

BACA JUGA: 5 Alasan Mengapa Wanita Sulit Orgasme

Ereksi klitoris wanita juga punya ciri khasnya masing-masing. Beberapa wanita yang sedang ereksi akan menunjukkan klitoris yang seolah membengkak dan sangat keras sehingga terasa sakit jika disentuh. Ada juga wanita yang kalau sedang ereksi klitorisnya tak jauh berbeda dibandingkan dengan keadaan normalnya.

Ereksi klitoris bisa terjadi berkepanjangan

Walaupun jarang terjadi, ada juga orang yang mengalami ereksi klitoris wanita berkepanjangan. Ini berarti ereksi tak kunjung hilang setelah lebih dari satu atau dua jam. Kondisi ini disebut dengan priapismus (priapism). Wanita yang menderita priapismus akan kesulitan untuk mengendalikan klitorisnya dari ereksi.

Hal ini biasanya terjadi karena ada masalah dalam peredaran darah Anda. Akibatnya, klitoris tak bisa melemas lagi seperti biasanya dan darah terjebak di area klitoris. Komplikasi yang ditimbulkan antara lain pembengkakan, penggumpalan darah, dan fibrosis. Segera periksa ke dokter dan fasilitas kesehatan jika Anda mengalaminya. Biasanya ereksi klitoris berkepanjangan bisa diatasi dengan obat-obatan yang diresepkan dokter.

BACA JUGA: Penyebab Pembengkakan Klitoris yang Tak Kunjung Usai

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

    Sebentar marah, sebentar bahagia. Wanita mana yang tidak familiar dengan gejala PMS yang satu ini. Simak cara mengatasi mood swing saat menstruasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Hidup Sehat, Tips Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

    Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

    Menjaga Tekanan Bola Mata Sebagai Langkah Pencegahan Glaukoma

    Tekanan bola mata tinggi adalah penyebab penyakit glaukoma Apa saja langkah pencegahan tekanan bola mata tinggi agar tak kena glaukoma?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Kesehatan Mata, Glaukoma 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit

    6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

    Meski bisa berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak, garam sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh manusia. Apa saja manfaat garam bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    posisi berhubungan intim

    5 Posisi Berhubungan Intim yang Paling Populer

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
    krim perontok bulu

    Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
    tekanan darah normal berdasarkan usiaasarkan usia

    Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
    fakta sarapan bubur ayam

    5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit