Mengapa Sebagian Wanita Suka Bad Boy?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Setiap orang memiliki tipe ideal dalam memilih pasangan. Pria dan wanita cenderung tertarik pada lawan jenis yang menurut mereka masuk ke dalam kriteria. Namun, terdapat salah satu kepercayaan yang masih menimbulkan tanda tanya. Apa benar wanita lebih menyukai bad boy atau pria ‘nakal’?

Seperti apakah karakter pria “bad boy” itu?

Sebuah penelitian menuliskan bahwa seseorang termasuk bad boy ketika memiliki karakter seperti dominan, terlihat berasal dari keturunan dan memiiki sumber daya yang unggul. Sementara itu, sebagai perbandingannya, nice guy atau pria ‘baik-baik’ dikatakan memiliki karakter yang menyenangkan, menunjukan dapat diandalkan, dan komitmen yang wanita hargai.

Mengapa pria ‘nakal’ menarik bagi wanita?

menghadapi pasangan yang tidak mau mengalah

Para peneliti di New Mexico State University mencari jawaban atas pertanyaan ini dengan memberi tes karakter pada 200 orang mahasiswa untuk melihat seberapa tinggi sifat “bad boys” atau “dark triad” yang ada pada diri mereka.

Pertanyaan terdiri dari seberapa impulsif, narsis dan seberapa percaya diri mereka. Para peserta juga ditanya mengenai kehidupan seksual, termasuk berapa banyak pasangan yang pernah berhubungan dengan mereka. Pria dengan sifat ‘nakal’ paling banyak dilaporkan memiliki pasangan seksual yang paling banyak.

Laurie Puhn, seorang mediator pasangan, pengacara, pakar hubungan, dan penulis dari New York mengatakan, wanita terkadang menganggap pria ‘nakal’ menarik karena mereka mereka memperkenalkan pasangannya pada hal dan aktivitas baru.

“Sepeda motor, mendaki gunung, dan mengendarai mobil kencang umumnya tinggi akan energi, memberi pengalaman yang menyenangkan yang meningkatkan hormon kebahagiaan,” ujar Puhn. “Namun setelah beberapa lama, hal baru ini tak lagi baru, dan yang tersisa hanya seorang pria. Jika karakter aslinya tidak begitu menarik, Anda akan meninggalkannya.”

Apa yang sebenarnya wanita inginkan?

pilih-pilih pasangan

Preferensi wanita terhadap pasangan diselidiki oleh Buss dan Shackelford (2008). Mereka memberikan kuesioner pada individu yang sudah menikah untuk menilai mereka sendiri sebagai pasangan dan menilai pasangan mereka. Apakah mereka menginginkan bad boy?

Hasilnya mengindikasikan bahwa wanita menginginkan pria dengan sifat-sifat yang terbagi dalam empat dimensi berikut:

  • Keturunan baik — Pria yang lebih maskulin, menarik secara fisik, tampan, bugar dan tinggi akan daya tarik seks.
  • Kemampuan investasi yang baik – Pria yang memiliki potensial berpendapatan tinggi, berpendidikan, dan lebih tua dari wanita itu sendiri.
  • Pengasuh yang baik – Pria yang menginginkan rumah dan anak, menyukai anak-anak, ingin membesarkan anak, dan stabil secara emosional dan dewasa.
  • Pasangan yang baik – Pria yang ingin menjadi pasangan yang penuh kasih sayang.

Buss dan Shackelford juga menemukan korelasi yang signifikan antara daya tarik fisik wanita itu sendiri dan tingkat yang mereka harapkan dari pasangannya dari masing-masing sifat-sifat yang sudah disebutkan.

Dengan kata lain, mereka menemukan “wanita yang menarik menginginkan semuanya” sesuai dengan judul artikel yang mereka tulis. Wanita yang kurang menarik, sebaliknya, cenderung menurunkan ekspektasi mereka terhadap sifat-sifat tadi, puas hanya berada pada satu atau dua dimensi saja yang terkadang memilih bad boy juga.

Kesimpulan

Tak heran jika semua orang bingung tentang apa yang wanita inginkan. Intinya, wanita menginginkan semua, pria yang menarik, maskulin, yang juga peduli, mau berbagi, dan akan mau mengurus anak juga.

Mungkin Anda belum sadar sekarang ini, tapi wanita cenderung ingin memiliki pasangan pria dengan sifat-sifat yang sudah disebutkan di atas, termasuk bad boy. Jika Anda tidak keberatan dengan hubungan yang tidak berlangsung lama, tidak ada yang melarang untuk terus berhubungan dengan bad boy.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 24, 2020 | Terakhir Diedit: Februari 20, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca