4 Tanda Hubungan Asmara Tidak Langgeng dan Mungkin Segera Berakhir

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua orang yang menjalin hubungan asmara pasti ingin hubungannya langgeng. Namun seiring waktu berjalan, getaran-getaran cinta itu bisa saja mulai pudar. Apalagi jika dipicu oleh pertengkaran kecil hingga besar yang tidak hentinya. Munculnya perubahan sifat atau hal-hal lain di tengah hubungan asmara yang membuat Anda bertanya-tanya, apakah Anda benar-benar ditakdirkan untuk bersama. Berikut adalah tanda hubungan tidak langgeng menurut para ahli.

Berbagai tanda hubungan tidak langgeng

Anda dapat mengetahui dari tanda-tanda berikut:

1. Sering bertengkar berlebihan

Tidak mungkin dalam satu hubungan asmara tidak pernah terjadi pertengkaran. Namun, jika Anda dan pasangan sering bertengkar dan membesar-besarkan masalah yang kecil, Anda perlu memikirkan hal ini.

Ketika argumen atau perdebatan menjadi tidak sehat, atau Anda cepat disalahkan, malu, mengkritik, menarik diri, ini bukan pertanda baik untuk hubungan asmara Anda.

Tentu, perdebatan atau pertengkaran bisa memanas pada setiap waktu. Tetapi secara umum, jika pasangan Anda tidak dapat tenang dalam menghadapi atau membuka diri tentang apa yang mengganggu hubungan, kemungkinan Anda dan pasangan akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah-masalah berikutnya.

Bila ini tidak diselesaikan dari hal yang paling dasar, yaitu saling menghargai dan membuka diri, maka hubungan tak akan bertahan lama.

2. Punya rencana yang berbeda

Merencanakan masa depan bersama pasangan tentu sangat indah dan menyenangkan. Anda dan pasangan bisa saling berdiskusi langkah dan target apa yang harus dicapai bersama. Namun bila Anda dan pasangan memiliki keinginan dan rencana yang berbeda untuk masa yang akan datang, maka bisa mengacaukan kebahagiaan dalam hubungan.

Jika Anda memiliki rencana atau ide yang berbeda dengan si dia, terutama pada rencana penting seperti anak, keuangan, tempat tinggal, hingga prinsip hidup, maka Anda akan sulit untuk menjalani hubungan bersama yang cukup lama.

jenis perselingkuhan

3. Tergoda untuk mencari yang lain

Anda sudah memiliki pasangan tapi masih sering mengecek sosial media mantan atau bermain-main dengan aplikasi kencan? Ini adalah salah satu tanda hubungan tidak langgeng dan akan segera berakhir.

Masih mencari yang lain atau berpikir untuk selingkuh saat sudah memiliki pasangan, bisa menjadi tanda Anda belum siap memiliki hubungan yang serius dengan pasangan Anda sekarang. Anda hanya ingin masih bermain-main, sementara pasangan Anda tidak.

Dengan begini, Anda hanya membuang waktu dalam menjalin hubungan. Lebih baik jujur dengan pasangan bahwa Anda belum siap untuk menjalani hubungan yang serius. Memang butuh keberanian besar untuk melakukan hal ini tapi mempertegas dan jujur dengan apa yang Anda rasakan lebih baik ketimbang berpura-pura.

4. Pikiran Anda tidak fokus pada pasangan saat bersama

Terkadang Anda tidak menyadari jika hubungan Anda sebenarnya sudah berakhir sebelum Anda melakukannya.

Sebagian besar orang mungkin tidak mnyadari bahwa mereka tak lagi merasakan hal yang menyenangkan saat bersama pasangan. Hal ini tentu bisa jadi tanda bahwa hubungan tidak akan bertahan lama.

Atau tanda lain dari hubungan tidak langgeng adalah pikiran Anda tidak pada pasangan Anda padahal sedang bersama. Anda juga mungkin mulai menghindar untuk kontak fisik. Ini bisa menjadi tanda bahwa sebenarnya hubungan Anda sudah berakhir.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anda Punya Sifat Posesif? Ini Penyebab, Tanda, dan Cara Mengatasinya

Memiliki sifat posesif tidak akan pernah menguntungkan, justru ini akan merusak hubungan Anda dengan pasangan atau kerabat. Kenali apa itu posesif di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 18 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Sulit Mempertahankan Hubungan Asmara karena Memiliki Trauma Masa Kecil?

Pacar terlalu posesif dan cemburuan? Bisa jadi kelakuannya itu merupakan cerminan dari efek trauma masa lalu. Lho, apa hubungannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Katanya jarak antara cinta dan benci itu dekat, banyak juga yang bilang hati-hati jika cepat jatuh cinta karena bisa cepat juga untuk benci. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 16 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda toxic relationship

5 Tanda Anda Terjebak di Dalam Toxic Relationship, Plus Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
mengatasi patah hati

Telah Jalin Hubungan Bertahun-tahun Tetapi Masih Bisa Putus, Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
pasangan perfeksionis

Punya Pasangan Perfeksionis Bisa Bikin Hubungan Jadi Kurang Harmonis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
pasangan perfeksionis

4 Cara Menghadapi Pasangan Perfeksionis Agar Hubungan Tetap Hangat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit