5 Penyebab Anda Sulit Berkomitmen Dengan Pasangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/02/2018 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Melihat kanan-kiri, banyak pasangan yang sudah menjalani hubungannya hingga tahunan dan masih langgeng. Anda mungkin berpikir keras, “Kenapa saya tidak bisa seperti itu, ya?”. Berkomitmen dalam urusan asmara memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Bagi beberapa orang, komitmen justru terdengar menakutkan. Berkomitmen berarti membangun ikatan atau perjanjian pada suatu hal maupun seseorang. Artinya ketika Anda berkomitmen, Anda harus membuat dan menjaga janji-janji tertentu yang Anda buat untuk seseorang. Lantas, apa yang membuat seseorang merasa takut atau sulit berkomitmen dalam percintaan?

Penyebab orang enggan atau sulit berkomitmen dalam urusan asmara

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang, bahkan mungkin termasuk Anda sendiri, merasa enggan atau sulit berkomitmen pada pasangan. Yang mana alasan Anda?

1. Anda sudah merasa nyaman dengan diri sendiri

Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang menyukai kenyamanan. Kenyamanan ini akan dibangun dengan rutinitas yang sering dilakukan. Terlebih, jika Anda sehari-harinya sudah terbiasa hidup sendiri dengan damai. Rasa takut atau sulit berkomitmen mungkin menyeruak ke permukaan begitu pasangan potensial datang memasuki hidup Anda.

Dengan kehadiran orang baru ini, Anda takut nantinya hidup dan rutinitas Anda akan berubah dan tidak berjalan sebagaimana mestinya, seperti yang Anda rencanakan. Anda juga mungkin takut mengalami kegagalan, yang dapat memengaruhi “ritme hidup” Anda setelah kegagalan tersebut.

Padahal, sebenarnya tidak ada yang salah dengan sedikit perubahan dalam hidup. Tak ada salahnya juga untuk berani mengambil risiko. Tak menutup kemungkinan bahwa orang tersebut nantinya bisa mengubah hidup Anda menjadi lebih baik. Hanya saja, Anda tetap harus berhati-hati dengan siapa Anda membuka diri untuk memulai hubungan.

2. Tidak pernah puas dengan apa yang Anda miliki dalam hubungan

Lagi-lagi, alasan sulit berkomitmen datang dari sifat alami manusia yang tidak pernah puas. Contohnya begini; setiap orang ingin punya pekerjaan terbaik, baju yang paling bagus, dan makanan yang paling lezat. Tak terkecuali dengan pasangan yang Anda inginkan, pastinya Anda ingin yang terbaik, kan?

Nah, sayangnya dengan sifat manusia yang demikian, Anda akan terus mencari dan berusaha menemukan pasangan ideal yang maha sempurna. Mau yang lebih berotot, mau yang lebih rajin beribadah, mau yang lebih kaya, mau yang lebih rupawan, dan seterusnya.

Dengan begitu, bukannya tidak mungkin Anda akan selalu menemukan kekurangan dari pasangan Anda saat ini. Itu sebabnya Anda mungkin tak pernah merasa bahagia dengan dirinya. Ketidakbahagiaan dan ketidakpuasan yang berakar dari dalam diri inilah yang dapat membuat Anda sulit berkomitmen untuk menjalin hubungan jangka panjang.

3. Anda takut untuk terjebak dalam suatu hubungan

Kebanyakan orang suka mengeluh mengenai hubungan yang sedang mereka jalani. Sudah dua tahun menjalin hubungan tapi belum juga dilamar, sudah mengorbankan banyak hal tetapi masih meragukan ketulusan cinta pasangan, masih belum bisa melupakan mantan, takut mengecewakan pasangan, dan lain sebagainya.

Mulanya, keluhan demikian hanya berdasarkan sifat manusia yang gemar mendramatisir. Tapi nyatanya tidak selalu begitu. Kebanyakan orang yang mengaku merasa terjebak sebenarnya hanya takut menghadapi emosi mereka. Mengeluh akhirnya jadi teknik pertahanan diri dari bayangan yang menakutkan. Entah itu takut bertengkar dan menghadapi konflik, takut ditinggal pasangan dan melajang, dan berbagai alasan lainnya.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk memiliki coping skill yang baik sebagai cara mengatasi masalah. Anda juga harus bisa menjadi terbuka dengan calon atau pasangan saat ini mengenai kekhawatiran dan masalah yang Anda miliki terkait hubungan Anda berdua, untuk mencari titik tengahnya.

dampak ikatan hubungan asmara kuat

4. Anda takut untuk berkembang dan tumbuh

Mengintip kembali ke poin pertama, hal ini ada hubungannya dengan kenyamanan hidup yang sebelumnya Anda alami. Berkaitan juga dengan ketakutan tumbuh dan berkembang, komitmen pada umumnya dibuat untuk menandakan tahap kehidupan yang berbeda.

Membuat komitmen terhadap seseorang tidak berarti itu harus selamanya berjanji. Mungkin kelak nantinya ada suatu situasi dan kondisi yang membuat Anda dan pasangan bisa saling menyesuaikan sembari mengubah komitmen yang dahulu dibuat menjadi lebih layak sesuai keadaan ke depannya.

5. Trauma masa lalu

Trauma masa lalu, misalnya perceraian orangtua atau perpisahan dengan mantan yang berakhir tragis, bisa menjadi penyebab Anda sulit berkomitmen dalam hubungan baru. Wajar jika Anda merasa takut untuk mengulangi kegagalan yang sama.

Namun, kegagalan sejatinya adalah pengalaman pahit yang bisa Anda jadikan pelajaran hidup. Bukan sebagai tolak ukur atau ramalan takdir kehidupan Anda selanjutnya.

Tidak semua hubungan asmara akan kandas di tengah jalan. Anda hanya perlu mencoba dan mempelajari kegagalan guna mendapatkan yang terbaik di kemudian hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

Tidak Selamanya Gagal, Ini Alasan Mengapa Jual Mahal Kadang Berhasil

Sikap tarik ulur alias jual mahal terkadang membuat orang justru menyerah di tengah jalan. Namun, tidak sedikit pula yang berhasil. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21/06/2020 . 5 menit baca

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 menit baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
fenomena bucin budak cinta

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . 7 menit baca
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca