Jangan Salah Langkah, Ini 5 Strategi yang Mesti Dilakukan Saat Mengambil Keputusan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Membuat keputusan apalagi untuk hal yang besar bukanlah perkara mudah. Terlebih jika keputusan yang Anda buat nantinya akan berdampak pada orang banyak. Lantas, bagaimana cara membuat keputusan yang tepat untuk meminimalisir dampak buruk  yang mungkin muncul? Yuk ikuti berbagai tips berikut ini.

Tips untuk membuat keputusan dengan tepat

Agar keputusan yang Anda buat semakin mantap, berikut beberapa tips yang perlu Anda ikuti, yaitu:

1. Buatlah keputusan saat sedang fokus dan tidak terburu-buru

tetap-fokus

Jangan sekali-kali memutuskan sesuatu ketika Anda dalam kondisi kalut dengan pikiran bercabang. Seburuk apapun kondisinya dan sesempit apapun waktunya Anda harus berusaha untuk fokus sejenak.

Dr. Jeremy Nicholson, psikolog sosial dan kepribadian sekaligus asisten dosen di Behavioral Economics Department,  The Chicago School of Professional Psychology, menyatakan bahwa waktu terbaik untuk membuat keputusan yang besar dan penting yaitu saat sedang dalam keadaan santai, fokus, dan berenergi.

Hal ini karena pemikiran yang kompleks membutuhkan perhatian, motivasi, dan juga kemampuan mengendalikan diri yang baik. Nah ketika Anda sedang kalut dan banyak pikiran maka pikiran sulit fokus karena tubuh sudah lelah.

Untuk itu, ada baiknya untuk mengambil keputusan di pagi hari saat Anda baru saja hendak memulai kegiatan. Dengan begitu, Anda bisa mempertimbangkan sisi baik dan buruk dari keputusan yang akan dibuat secara fokus tanpa pikiran yang terbagi-bagi. Jangan pernah membuat keputusan secara terburu-buru karena Anda tidak akan mampu berpikir secara jernih.

2. Mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya

bahaya kerja lembur

Anda tak bisa membuat keputusan hanya karena mengandalkan informasi dari satu pihak saja. Meski Anda memiliki banyak waktu dan berada dalam kondisi fokus tetapi jika informasi yang Anda miliki sebagai dasar sebelum membuat keputusan hanya sedikit, percuma saja.

Apalagi jika ternyata informasi yang Anda miliki hanya sebatas pendapat perorangan tanpa didukung fakta yang jauh lebih kuat. Untuk itu, sebelum Anda memutuskan sesuatu, ada baiknya untuk mengumpulkan semua fakta dan informasi yang berkaitan dengan keputusan yang Anda buat.

Mengandalkan kelengkapan informasi yang sudah bisa dipastikan kebenarannya akan membantu Anda mengurangi ketidakpastian dalam sebuah pilihan. Dengan begitu Anda bisa membuat pilihan terbaik dari yang baik.

3. Tetap terbuka untuk semua kemungkinan yang ada

semangat kerja di kafe

Saat data mulai terkumpul, Anda mulai bisa memetakannya sesuai dengan masalah yang ada. Dalam proses ini, berbagai fakta mulai dari yang diharapkan hingga yang sama sekali tidak Anda harapkan akan muncul di depan mata. Saat menghadapi hal ini, selalu ingat dan pikirkan dampak apa yang akan terjadi selanjutnya.

Jangan menutup mata terhadap berbagai fakta yang Anda temukan. Sebaliknya, Anda perlu terbuka untuk semua kemungkinan yang ada, termasuk yang tidak Anda sukai sekalipun. Pasalnya, sering kali orang langsung menyimpulkan argumennya sesuai dengan yang ia inginkan, bukan dari fakta yang ditemukan.

Dengan tetap terbuka untuk semua kemungkinan yang ada, Anda akan terhindar dari keputusan yang hanya akan memberikan efek “menyenangkan” untuk sementara tetapi ternyata berefek buruk untuk jangka panjangnya.

4. Buat dampak positif dan negatif yang akan diterima

manfaat menulis

Sebuah keputusan pasti akan memberikan dampak, baik positif maupun negatif. Jika Anda bingung mana yang akan dipilih di antara beberapa pilihan yang menurut Anda baik coba lakukan hal ini. Tulislah daftar hal positif dan negatif yang akan Anda terima pada tiap pilihan keputusan yang akan diambil dalam secarik kertas.

Sekarang coba bandingkan, kira-kira mana yang paling banyak membawa keuntungan tetapi minim risiko di antara pilihan keputusan tersebut. Jika sudah menemukannya, maka Anda bisa mengeliminasi pilihan lainnya terutama yang minim keuntungan tetapi besar risikonya.

5. Coba ubah pandangan menjadi orang lain

usia 25 tahun masa yang tepat untuk mengambil keputusan

Saat keputusan yang akan Anda buat sudah semakin menjurus pada satu hal, maka yang perlu dilakukan yaitu mengevaluasinya kembali. Cek kembali apakah keputusan ini telah menjawab permasalahan yang sedang Anda hadapi.

Penelitian dalam jurnal Psychological Science menemukan fakta ketika Anda bisa memosisikan diri sebagai orang lain, maka kecenderungan orang untuk membuat pilihan yang kurang bijak akan berkurang.

Baca Juga:

Sumber