Jangan Salah Langkah, Ini 5 Strategi yang Mesti Dilakukan Saat Mengambil Keputusan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/11/2018
Bagikan sekarang

Membuat keputusan apalagi untuk hal yang besar bukanlah perkara mudah. Terlebih jika keputusan yang Anda buat nantinya akan berdampak pada orang banyak. Lantas, bagaimana cara membuat keputusan yang tepat untuk meminimalisir dampak buruk  yang mungkin muncul? Yuk ikuti berbagai tips berikut ini.

Tips untuk membuat keputusan dengan tepat

Agar keputusan yang Anda buat semakin mantap, berikut beberapa tips yang perlu Anda ikuti, yaitu:

1. Buatlah keputusan saat sedang fokus dan tidak terburu-buru

tetap-fokus

Jangan sekali-kali memutuskan sesuatu ketika Anda dalam kondisi kalut dengan pikiran bercabang. Seburuk apapun kondisinya dan sesempit apapun waktunya Anda harus berusaha untuk fokus sejenak.

Dr. Jeremy Nicholson, psikolog sosial dan kepribadian sekaligus asisten dosen di Behavioral Economics Department,  The Chicago School of Professional Psychology, menyatakan bahwa waktu terbaik untuk membuat keputusan yang besar dan penting yaitu saat sedang dalam keadaan santai, fokus, dan berenergi.

Hal ini karena pemikiran yang kompleks membutuhkan perhatian, motivasi, dan juga kemampuan mengendalikan diri yang baik. Nah ketika Anda sedang kalut dan banyak pikiran maka pikiran sulit fokus karena tubuh sudah lelah.

Untuk itu, ada baiknya untuk mengambil keputusan di pagi hari saat Anda baru saja hendak memulai kegiatan. Dengan begitu, Anda bisa mempertimbangkan sisi baik dan buruk dari keputusan yang akan dibuat secara fokus tanpa pikiran yang terbagi-bagi. Jangan pernah membuat keputusan secara terburu-buru karena Anda tidak akan mampu berpikir secara jernih.

2. Mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya

bahaya kerja lembur

Anda tak bisa membuat keputusan hanya karena mengandalkan informasi dari satu pihak saja. Meski Anda memiliki banyak waktu dan berada dalam kondisi fokus tetapi jika informasi yang Anda miliki sebagai dasar sebelum membuat keputusan hanya sedikit, percuma saja.

Apalagi jika ternyata informasi yang Anda miliki hanya sebatas pendapat perorangan tanpa didukung fakta yang jauh lebih kuat. Untuk itu, sebelum Anda memutuskan sesuatu, ada baiknya untuk mengumpulkan semua fakta dan informasi yang berkaitan dengan keputusan yang Anda buat.

Mengandalkan kelengkapan informasi yang sudah bisa dipastikan kebenarannya akan membantu Anda mengurangi ketidakpastian dalam sebuah pilihan. Dengan begitu Anda bisa membuat pilihan terbaik dari yang baik.

3. Tetap terbuka untuk semua kemungkinan yang ada

semangat kerja di kafe

Saat data mulai terkumpul, Anda mulai bisa memetakannya sesuai dengan masalah yang ada. Dalam proses ini, berbagai fakta mulai dari yang diharapkan hingga yang sama sekali tidak Anda harapkan akan muncul di depan mata. Saat menghadapi hal ini, selalu ingat dan pikirkan dampak apa yang akan terjadi selanjutnya.

Jangan menutup mata terhadap berbagai fakta yang Anda temukan. Sebaliknya, Anda perlu terbuka untuk semua kemungkinan yang ada, termasuk yang tidak Anda sukai sekalipun. Pasalnya, sering kali orang langsung menyimpulkan argumennya sesuai dengan yang ia inginkan, bukan dari fakta yang ditemukan.

Dengan tetap terbuka untuk semua kemungkinan yang ada, Anda akan terhindar dari keputusan yang hanya akan memberikan efek “menyenangkan” untuk sementara tetapi ternyata berefek buruk untuk jangka panjangnya.

4. Buat dampak positif dan negatif yang akan diterima

manfaat menulis

Sebuah keputusan pasti akan memberikan dampak, baik positif maupun negatif. Jika Anda bingung mana yang akan dipilih di antara beberapa pilihan yang menurut Anda baik coba lakukan hal ini. Tulislah daftar hal positif dan negatif yang akan Anda terima pada tiap pilihan keputusan yang akan diambil dalam secarik kertas.

Sekarang coba bandingkan, kira-kira mana yang paling banyak membawa keuntungan tetapi minim risiko di antara pilihan keputusan tersebut. Jika sudah menemukannya, maka Anda bisa mengeliminasi pilihan lainnya terutama yang minim keuntungan tetapi besar risikonya.

5. Coba ubah pandangan menjadi orang lain

usia 25 tahun masa yang tepat untuk mengambil keputusan

Saat keputusan yang akan Anda buat sudah semakin menjurus pada satu hal, maka yang perlu dilakukan yaitu mengevaluasinya kembali. Cek kembali apakah keputusan ini telah menjawab permasalahan yang sedang Anda hadapi.

Penelitian dalam jurnal Psychological Science menemukan fakta ketika Anda bisa memosisikan diri sebagai orang lain, maka kecenderungan orang untuk membuat pilihan yang kurang bijak akan berkurang.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Susah Fokus di Kantor? Coba Meditasi 10 Menit untuk Jernihkan Pikiran

Jika Anda sedang dikejar deadline, pertimbangkan melipir sejenak ke tempat yang agak sepi untuk bermeditasi. Simak cara meditasi di kantor dalam artikel ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

8 Makanan yang Bisa Membantu Otak untuk Fokus dan Konsentrasi

Berusaha fokus kerja atau belajar, tapi pikiran susah diajak kerja sama? Coba siapkan makanan ini untuk membantu konsentrasi otak.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati

Cara Melatih Anak untuk Membuat Keputusan

Kadang mengarahkan anak mengambil suatu pilihan memang agak sulit. Simak cara melatih anak mengambil keputusan pada artikel berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Usia 25 Adalah Waktu Terbaik untuk Membuat Keputusan Dengan Cepat

Jika Anda berusia 25 tahun, maka gunakanlah kesempatan itu untuk mengambil keputusan. Sebab, menurut penelitian, masa tersebut adalah masa keemasan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

Direkomendasikan untuk Anda

buru-buru mengambil keputusan

Ini Akibatnya Jika Anda Kerap Buru-buru Mengambil Keputusan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
akibat terlalu optimis

Optimis Memang Bagus, tapi Kalau Berlebihan Juga Tidak Baik, Ini Akibatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 13/09/2019
mengambil keputusan buruk

3 Hal yang Tanpa Sadar Membuat Anda Sering Salah Ambil Keputusan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11/02/2019
kurang minum air putih bikin sulit fokus di kantor

Psstt… Kurang Minum Air Putih di Kantor Bikin Sulit Konsentrasi Saat Bekerja

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 26/07/2018