Tanda Hubungan Anda Dengan Pasangan Tidak Bahagia

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Getaran dalam hubungan asmara sepasang insan memang tidak bisa diduga masa depannya, begitupun dengan Anda dan pasangan. Jenuh, bosan, marah, kecewa memang menjadi kerikil tersendiri dalam menuju kebahagian bersama. Perasaan tersebut jika dibiarkan terus menerus akan menimbulkan beban bagi Anda, dan akan berdampak kepada Anda dan sekitarnya. Simak tanda-tanda hubungan Anda dengan pasangan tidak bahagia.

1. Anda mulai tidak bahagia ketika bersama dia

Kadang dalam keseharian hidup, Anda akan mengalami good day dan bad day, begitu pun dengan hubungan yang Anda jalani. Dalam hubungan yang normal cenderung romantis, Anda akan akan menganggap pasangan Anda adalah segalanya. Segalanya yang dimaksud adalah ketika Anda dapat mencurahkan keluh, kesah, senang, maupun bahagianya bersama pasangan Anda. Perasaan ini akan terjadi jika memang Anda benar-benar bahagia dengan pasangan.

“Bagaimana jika saya merasakan hal yang sebaliknya?”

Oke, pertama yakini perasaan Anda bahwa ini bukan jenuh semata. Yakinkan perasaan Anda bahwa dengan bersamanya, berbicara dengannya, menjalankan aktivitas sehari-hari bersama pasangan Anda, Anda merasa tidak menemukan kebahagiaan sama sekali. Poin ini akan menjelaskan, bahwa Anda memang tidak bahagia bersama pasangan.

BACA JUGA: Wah, Ternyata Begini 5 Tahap Jatuh Cinta Menurut Sains

2. Anda tidak bisa menjadi diri sendiri saat bersamanya

Ingatkah Anda ketika pertama kali menceritakan semua hal yang ada pada diri Anda kepada pasangan? Itu adalah saat di mana Anda menyadari bahwa Anda ingin ia menerima Anda apa adanya setelah Anda membuka diri. Namun, jika lama kelamaan Anda merasa tidak nyaman dalam menunjukkan bagaimana diri Anda yang sekarang kepada pasangan, itu menandakan Anda tidak bahagia menjadi diri Anda selama hubungan berlangsung. Jika diri Anda berubah, bukan sesuai yang Anda inginkan dan tidak mengenali siapa Anda lagi, Anda patut mencari kebahagian Anda sendiri, tanpa pasangan Anda.

3. Sudah terbiasa saling mengecewakan

Jika dalam hubungan Anda sering mengecewakan satu sama lain, ini merupakan tanda jelas bahwa hubungan Anda memang tidak bahagia. Kecewa merupakan reaksi psikis di mana itu tidak dapat dikendalikan secara mental. Namun, jika hubungan sudah terbiasa saling mengecewakan, ini dapat berakibat kepada pengikisan kondisi psikiologis Anda yang akan rusak.

Ini akan menimbukan dampak jangka pendek maupun panjang. Kepercayaan Anda akan berkurang, Anda akan memiliki stigma tersendiri tentang bagaimana suatu hubungan berjalan, serta memungkinkan Anda untuk mudah mengecewakan orang lain di luar hubungan Anda.

4. Pasangan Anda menyalahkan Anda ketika dia sedih

Kondisi ini terjadi di luar kendali Anda. Ketika pasangan mulai selalu menyalahkan Anda yang tidak dapat menerima kekurangan atau mengerti dirinya, ini saatnya Anda dan pasangan harus berbicara satu sama lain. Kebahagiaan pasangan Anda bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Bila hal ini selalu diributkan dan dikeluhkan pasangan Anda, sepertinya Anda harus berpikir dua kali mengenai hubungan Anda.

BACA JUGA: Mengetahui Jika Anda Berada Dalam Hubungan yang Abusive

5. Sudah malas kontak fisik

Resep hubungan asmara yang menyenangkan kadang membutuhkan bumbu sentuhan fisik antara Anda dan pasangan. Untuk pasangan baru, hal ini mengundang antusiasme dengan tujuan mengeksplorasi pasangan satu sama lain. Tetapi jika keinginan secara fisik sudah tidak lagi ada, harus bagaimanakah?

Seperti penjelasan sebelumnya, kemungkinan ini titik jenuh bagi Anda pada pasangan. Namun, jika keadaan ini berlangsung dengan waktu yang lama, Anda dan pasangan harus menyadari bahwa rasa ketertarikan dan kebutuhan kontak fisik dalam hubungan Anda sudah jelas menghilang. Anda dan pasangan butuh berbicara untuk menyelesaikan kebahagiaan hubungan lebih lanjut.

Yang harus Anda lakukan jika merasa tak bahagia dalam hubungan

Refleksi diri

Ini penting, bagi siapapun yang merasa tidak bahagia dengan dirinya sendiri ataupun dengan orang lain, refleksi diri sendiri harus dilakukan. Mengapa? Coba lihat jauh pada diri Anda, sejauh ini apakah Anda sudah nyaman dan bahagia dengan keseharian, aktivitas, dan ekspektasi hubungan yang Anda jalani? Kalau jawabannya belum, baiknya Anda menengok ke belakang apa yang salah dan mana yang harus dipertahankan terkait hubungan Anda dengan pasangan. Refleksi diri dilakukan untuk mengantisipasi bila ternyata diri Anda sendirilah yang menjadikan Anda tidak bahagia bersama pasangan.

Ikuti kata hati dan logika Anda

Jika tanda-tanda Anda tidak bahagia seperti di atas tadi sudah terjawab, biasanya logika dan perasaan Anda akan saling bertentangan. Rasa bahagia dan tidak nyaman pada hubungan akan muncul lewat perasaan Anda, lalu dilanjutkan dengan logika ketika Anda berpikir keras mengapa hubungan Anda tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan ketidakbahagiaan kepada Anda dan pasangan.

Bicarakan dengan pasangan

Pasangan Anda lambat laun  juga akan menyadari perubahan di mana Anda mulai tidak bahagia. Anda secara tidak sadar akan berperilaku berbeda dari saat awal Anda jatuh cinta dengannya. Baiknya, Anda berdua berbicara satu sama lain mencari jalan keluar, cari titik kesalahan mengapa Anda atau pasangan bisa sampai tidak bahagia dalam hubungan yang dijalani. Jika, memang dari pembicaraan tidak menemukan jalan keluar, Anda dan pasangan memang harus berpisah, karena hubungan yang baik, di dalamnya bukan dilandaskan ketidakbahagiaan.

BACA JUGA: Panduan Lengkap Cara Berhubungan Seks Pertama Kalinya

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Fenomena bucin alias budak cinta kini marak dibicarakan sebagai orang yang terlalu sayang dengan pasangannya. Begini penjelasan dari sisi psikologis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit