Batasan Wajar Menggunakan Media Sosial Dalam Sehari, Menurut Psikolog

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bayangkan sehari saja tanpa smartphone atau koneksi Internet. Kira-kira apa yang akan Anda rasakan? Gelisah? Ada yang kurang? Gatal ingin membuka media sosial?

Ya, kebanyakan orang zaman sekarang memang tak bisa bertahan sehari saja tanpa mengakses akun media sosialnya. Survei oleh Global Web Index tahun 2016 menunjukkan rata-rata orang menghabiskan waktu dua jam setiap harinya hanya untuk membuka media sosial. Padahal, terlalu banyak menggunakan media sosial tak baik untuk kesehatan.

Jadi sebaiknya berapa lama waktu main media sosial yang masih wajar dalam sehari? Berikut ulasannya. 

Dampak terlalu sering menggunakan media sosial bagi kesehatan

Survei lain yang diselenggarakan oleh Retrevo menguak bahwa 11% dari peserta penelitian mengaku tak bisa menahan diri untuk membuka media sosial setiap dua jam. Angka ini tentu tidak begitu mengejutkan, melihat kebiasaan orang-orang zaman sekarang yang tak bisa lepas dari ponselnya masing-masing.

Menurut sejumlah penelitian, terlalu sering menggunakan media sosial berdampak buruk pada kesehatan mental seseorang. Salah satunya adalah penelitian dari University of Pittsburgh. Penelitian ini membuktikan bahwa orang yang terlampau aktif menggunakan media sosial setiap hari memiliki risiko depresi hingga tiga kali lebih besar dibandingkan mereka yang jarang pakai media sosial.

Penelitian lain oleh Case Western Reserve School of Medicine juga mengaitkan kecanduan media sosial dengan perilaku sembrono, khususnya pada remaja. Menurut penelitian tersebut, remaja yang ketagihan media sosial 3,5 kali lebih mungkin melakukan hal-hal berisiko tanpa pikir panjang. Misalnya merokok, minum alkohol, dan berhubungan seks.

Berapa batasan wajar penggunaan media sosial?

Menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab berarti membatasi penggunaannya supaya tidak menganggu aktivitas Anda sehari-hari. Anda juga harus pandai-pandai menyaring informasi agar terhindar dari risiko gangguan mental seperti kecemasan dan depresi.

Para ahli sendiri belum menentukan berapa lama tepatnya seseorang boleh main media sosial dalam sehari. Pasalnya, setiap orang memiliki kondisi psikologis dan reaksi emosional yang berbeda-beda terhadap isi media sosial.

Namun, Anda memang tidak disarankan untuk menghabiskan waktu hingga dua jam sehari untuk menggunakan media sosial. Seorang psikoterapis dari California School of Professional Psychology, Philip Cushman, menganjurkan supaya Anda membatasi penggunaan media sosial setengah jam hingga satu jam per hari. Nanti bila Anda sudah terbiasa lepas dari media sosial, Anda bisa membatasinya lebih ketat lagi, yaitu hanya ketika Anda punya waktu luang.

Kuncinya adalah keseimbangan

Ingat, bukan berarti Anda dilarang menggunakan media sosial sama sekali. Media sosial juga bisa kok, memberikan berbagai manfaat seperti menjaga tali silaturahmi. Maka, kunci dari penggunaan media sosial yang wajar adalah keseimbangan. Maksudnya, jangan sampai media sosial jadi mengganggu produktivitas dan pergaulan Anda sehari-hari.

Anda lah yang mampu mengendalikan kebiasaan buka media sosial, bukan smartphone Anda. Jadi bukan berarti kalau ada notifikasi yang masuk, Anda harus segera buka dan balas saat itu juga. Apalagi kalau isinya bukan hal yang mendesak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Anda susah tidur? Mungkin Anda bisa menggunakan obat tidur apotek atau obat tidur alami. Namun sebelumnya, ketahui juga apa saja efek obat tidur pada tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit

6 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

Sikap pasangan yang berubah drastis bisa menjadi tanda-tanda bahwa ia sedang selingkuh. Apa saja tanda-tanda yang bisa diperhatikan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Masker dari Air Mani Pria Bisa Membuat Kulit Wajah Mulus dan Awet Muda?

Tren masker wajah yang mengandung air mani pria sempat booming karena katanya dapat menghaluskan keriput. Namun, hati-hati. Tidak semua klaim itu benar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Crab Mentality, Sindrom Psikologis yang Menghambat Orang Lain untuk Sukses

Crab mentality adalah sindrom yang menginginkan orang lain tidak mencapai kesuksesan yang lebih besar dari diri sendiri. Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 22 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
penyebab kentut

6 Penyebab Tubuh Anda Mengeluarkan Kentut

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
jenis tepung sehat

Jenis Tepung Apa yang Paling Sehat untuk Masak?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
komunikasi dengan anak

Kenapa Orangtua Wajib Rutin Berkomunikasi Dengan Anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit