Cara Mengatasi Trauma Akibat Kekerasan Emosional dari Ibu Sendiri

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bagi orang yang mengalami kekerasan secara emosional, tidak jarang kesehatan mental mereka terganggu. Apalagi, jika pelecehan tersebut dilakukan oleh orangtua, terutama ibu sendiri. Kesedihan yang ditimbulkan pun bisa lebih dalam. Terapi menjadi salah satu cara untuk mengatasi dan memulihkan trauma. 

Trauma yang disebabkan oleh ibu sendiri

kekerasan seksual pada anak

Banyak masalah yang terjadi dalam hidup, salah satunya dibesarkan oleh ibu yang kasar secara emosional. Ia mungkin tidak peduli terhadap Anda, bersikap dingin, atau tidak menganggap Anda sama sekali. Hal itu tentu dapat memberikan luka yang cukup dalam. 

Anda mungkin menutup luka Anda rapat-rapat dan berjuang sendirian tanpa diketahui oleh orang lain.

Anda mungkin merasa bahwa orangtua Anda, khususnya ibu, bertanggung jawab atas apa yang Anda alami. Namun, Anda juga tetap harus bertanggung jawab untuk menemukan kebahagiaan sendiri, menemukan cara memulihkan trauma tersebut. 

Trauma mungkin tidak dapat dihilangkan, tetapi masih bisa diatasi dengan menyadari bahwa Anda harus bangkit dari keterpurukan. 

Oleh karena itu, ada beberapa cara agar Anda setidaknya bisa meringankan beban trauma dari masa kecil Anda. 

Cara mengatasi trauma akibat kekerasan emosional dari ibu sendiri

Seperti yang dilansir dari Good Therapy, terdapat empat cara yang mungkin bisa mengatasi mental Anda yang terpuruk. 

1. Mencintai diri sendiri

mencintai diri sendiri

Berusaha menanamkan rasa cinta kepada diri sendiri terdengar mudah, tetapi ternyata sulit untuk dilakukan. 

Kenangan-kenangan buruk yang Anda miliki kadang muncul tanpa bisa dicegah. Hal itu membuat Anda kesulitan saat tengah berusaha mencintai diri sendiri.

Apalagi, lingkungan sekitar yang mungkin tak menunjukkan kasih sayang pada Anda juga membuat Anda semakin sulit mencintai diri sendiri. 

Pada saat Anda menjalani fase ini, Anda harus bersabar dan jangan terlalu keras terhadap diri sendiri. Cobalah untuk mengatakan kata-kata berikut kepada diri Anda sendiri. “Ini bukan salah saya, saya saja sudah cukup.” 

Mengapa kata-kata tersebut bisa mempengaruhi kesehatan mental Anda?

Ketika orangtua, khususnya ibu tidak berada di sekitar Anda dan berperan layaknya seorang ibu, Anda mungkin menyimpulkan bahwa Andalah penyebabnya. Anda merasa telah menjadi anak yang buruk.

Selain itu, mungkin ibu Anda sering memperlihatkan ekspresi ketidaksukaan kepada diri Anda. Mulai dengan memasang muka muram hingga berkata kasar.

Jika Anda telah melakukan introspeksi dan tak mengetahui apa masalahnya, kata-kata di atas merupakan salah satu cara mengatasi trauma akibat ibu Anda sendiri.

Dengan mengucapkannya, Anda bisa merasa merasa bahwa sebenarnya bukan Anda yang bersalah. 

2. Mengurangi kritik terhadap diri sendiri

tidak pantas sukses

Selain mencintai diri sendiri, salah satu cara mengatasi trauma akibat kekerasan dari orangtua sendiri adalah mengurangi kritik kepada diri Anda.

Pada saat kecil, mungkin Anda berpegang teguh kepada prinsip bahwa menjadi anak baik, pintar, dan berbakat bisa membahagiakan ibu Anda. Ketika hal itu tetap tak dapat menggugah hatinya, Anda merasa bahwa itu adalah salah Anda

Kritik dan menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang sebenarnya tidak akan sulit membuat Anda untuk maju. Itu sebabnya, mengurangi kritik terhadap diri sendiri perlu dilakukan untuk mengatasi trauma. 

Anda juga mungkin dapat bercerita apa yang terjadi pada Anda kepada orang-orang yang menurut Anda bisa dipercaya dan memberi masukan bijaksana. 

3. Menggunakan ‘alat’ untuk pemulihan

‘Alat’ sebenarnya maknanya cukup luas. Anda bisa mengikuti berbagai program terapi atau memakai jasa terapis untuk mempercepat proses pemulihan.

Beberapa medium yang bisa Anda gunakan sebagai cara mengatasi trauma akibat kekerasan emosional yang Anda terima, antara lain:

  • Jurnal atau buku harian sebagai ‘pelampiasan’ perasaan ketika tidak ada orang di sekitar Anda.
  • Aktivitas fisik agar perhatian Anda tidak terlalu terfokus pada trauma masa kecil tersebut. 
  • Mencari cara pemulihan trauma lainnya melalui situs di internet, buku, atau musik
  • Mengulangi setiap tahapan sampai otak Anda terlatih dan trauma dapat diatasi.

4. Membangun kepercayaan diri

cara memaafkan

Kekerasan emosional yang dilakukan seorang ibu dapat menurunkan kepercayaan diri anaknya. Mereka cenderung menarik diri dari pergaulan dan sulit berteman. 

Perilaku tersebut menyebabkan masalah baru, yaitu tidak berani menceritakan apa yang terjadi kepada Anda. Akibatnya, Anda akan semakin terasing.

Meningkatkan kepercayaan diri bisa menjadi salah satu cara untuk keluar dari trauma yang membelenggu selama ini. Hal ini juga berpengaruh terhadap kesehatan mental Anda. 

Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi trauma akibat kekerasan emosional yang Anda terima dari orangtua, terutama ibu Anda. Akan tetapi, yang paling penting adalah niat dari hati Anda.

Walau sulit, berusalah untuk melepaskan diri dari kenangan tersebut. Ingatlah bahwa kebahagiaan Anda ditentukan oleh diri sendiri, bukan orang lain, apalagi masa lalu Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca