Mengenal Night Terrors, Gangguan yang Bikin Anda Menjerit-jerit Dalam Tidur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Semua orang pasti pernah mengalami mimpi buruk. Tapi, nyatanya ada yang lebih parah dari mimpi buruk, yaitu night terrors. Apa yang dimaksud dengan night terrors? Simak penjelasannya berikut ini.

 Apa itu night terrors?

Sindrom night terror adalah sebuah gangguan tidur, di mana kondisinya muncul pada beberapa jam pertama setelah seseorang tertidur. Penderita akan terbangun dan mulai menjerit, panik, dan berkeringat.

Setelah penderita benar-benar terbangun, ia hanya bisa mengingat gambaran yang mengerikan atau sama sekali tidak mengingat apa-apa. Gangguan tidur ini sering terjadi bersamaan dengan tidur sambil berjalan. Seperti halnya sleepwalking, night terrors dianggap sebagai parasomnia (suatu kejadian yang tidak diinginkan selama tidur).

Sindrom teror tidur ini sebenarnya sangat langka dan biasanya hanya terjadi di kalangan anak-anak berumur 3-12 tahun. Sebagian besar mengalaminya ketika dalam masa pertumbuhan. Gangguan saat tidur ini juga bisa terjadi pada orang dewasa, tetapi tidak sebanyak atau sesering yang dialami anak-anak. Meskipun night terror ini cukup mengkhawatirkan bagi para orang tua yang menyaksikan anak mereka menjerit-jerit ketika tidur. Hal ini biasanya disebabkan oleh suatu gejala-gejala psikologi atau kondisi medis tertentu.

Apa ciri-cirinya jika seseorang mengalami night terror?

Selama seseorang mengalami gangguan tidur ini, akan banyak gejala yang muncul. Misalnya ketika tidur, penderita tiba-tiba akan menjerit, tiba-tiba langsung berdiri atau duduk dari yang sebelumnya berada dalam posisi tidur.

Setelah beberapa menit, atau kadang-kadang lebih lama ketika terbangun, penderita bisa kembali tenang dan tidur lagi. Berikut beberapa tanda-tanda gangguan night terrors yang akan dialami penderitanya ketika tidur:

  • Menjerit atau berteriak ketika tidur
  • Menendang atau menonjok secara tidak sadar
  • Berkeringat dan napasnya juga berat (terengah-engah)
  • Sulit untuk dibangunkan, tapi ketika bangun malah bingung
  • Sulit untuk ditenangkan
  • Matanya akan menatap terbelalak meski kondisinya masih tertidur
  • Beranjak dari tempat tidur dan berjalan di sekitar rumah secara tidak tersadar
  • Untuk penderita yang dewasa, perilakunya mungkin lebih agresif

Penyebab gangguan tidur night terrors

Teror saat tidur disebabkan oleh gairah dari sistem saraf pusat (SSP) saat tidur yang berlebih. Hal ini bisa terjadi karena SSP (yang mengatur tidur dan bangun aktivitas otak) masih bekerja saat penderita sudah terlelap. Bahkan nyatanya, beberapa anak-anak 80% lebih positif mengalami gangguan tidur ini kalau memang orangtuanya juga mengalaminya, jadi seperti gangguan yang menurun. 

Namun, night terrors bisa juga disebabkan oleh:

  • Tubuh terasa lelah dan sedang mengalami kondisi kesehatan yang terganggu
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu
  • Tidur di lingkungan baru atau sedang jauh dari rumah (biasanya terjadi pada anak-anak)

Cara mencegah night terrors kumat lagi

Kalau memang Anda sudah pernah mengalami night terrors sebelumnya (mungkin keluarga atau pasangan Anda pernah menyaksikan hal ini terjadi pada Anda), mungkin Anda bisa mengondisikan ruangan Anda untuk jauh dari benda-benda tajam dan berbahaya. Mengingat sikap agresif yang dihasilkan pada gangguan tidur ini bisa berujung anarkis.

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakan gangguan teror tidur:

  • Sebelum tidur, hindari mengonsumsi kafein, makanan atau minuman yang mengandung gula, hindari pula menatap layar handphone berjam-jam. Hal-hal tersebut bisa menyebabkan gangguan tidur terjadi.
  • Buatlah waktu tidur Anda menjadi konsisten, atur waktu kapan harus tidur dan kapan harus bangun.
  • Pada kasus yang sudah parah, biasanya Anda bisa menggunakan obat antidepresan untuk mengurangi munculnya gangguan ketika tidur.
  • Sebetulnya, gangguan tidur ini belum ada pengobatan atau terapi pasti untuk menyembuhkannya. Jika demikian, mungkin Anda membutuhkan psikiater atau ahli yang dapat menangani masalah tidur Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Tidur seharusnya menjadi kegiatan yang nyaman dan menenangkan. Namun, hal ini berbanding terbalik bagi orang-orang yang punya somniphobia.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 22/06/2020 . 7 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
sleep texting adalah

Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . 5 menit baca