Dapat Komentar Pedas? Ini Cara Cerdas Menghadapinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi sebagian orang, mendapatkan kritik dari orang lain justru membuat kesal karena dianggap mereka tidak mampu mengerjakan sesuatu. Padahal, jika tahu strateginya, kritik justru bisa berguna untuk memperbaiki diri. Nah, ini dia beberapa cara cerdas menghadapi kritikan agar Anda bisa memetik hikmahnya dengan baik. 

Manfaat menerima kritikan dari orang lain

godaan tak sehat di tempat kerja

Menurut sebuah jurnal dari laman American Psychological Association, kritik dari seseorang sebenarnya bermanfaat bagi Anda. Asalkan Anda tahu bagaimana cara menghadapi kritikan tersebut dengan benar. 

Sebuah kritik biasanya ditujukan kepada seseorang untuk menghasilkan ide yang solutif, terutama di industri kreatif. Misalnya, Anda membuat sebuah desain iklan untuk klien Anda dan mendapatkan kritik dari atasan Anda. 

Mungkin pada awalnya Anda tidak terima karena merasa pekerjaan yang Anda lakukan itu sudah mengerahkan segala kemampuan Anda. Namun, jika Anda berhasil melihat sisi positifnya, kritikan dari atasan Anda tersebut justru dapat memperbaiki kualitas desain Anda. 

Oleh karena itu, tidak selamanya kritikan bersifat menjatuhkan. Ada kalanya, komentar dari orang lain justru menambah wawasan Anda. 

Cara cerdas menghadapi kritikan 

Tak selamanya kritik disampaikan dengan cara yang bijak. Beberapa orang, tanpa memperhitungkan perasaan orang lain, menyampaikannya dengan tajam tanpa tedeng aling-aling.

Nah, ketika menghadapi sebuah kritikan, terdapat cara tertentu agar emosi tidak menguasai Anda dan merusak hubungan antara Anda dan pemberi kritik. Dengan strategi jitu yang akan dijelaskan di bawah ini, kemungkinan besar Anda dapat mengendalikan situasi dengan tenang. 

1. Tetap tenang

agar hidup bahagia

Pada saat orang memberikan kritik kepada Anda, bahkan yang tajam dan pedas sekalipun, usahakan untuk tetap tenang. Anda mungkin merasa bahwa si pemberi kritik tak menghargai pekerjaan Anda, tapi jangan terus membalasnya dengan meluapkan emosi Anda. 

Cobalah untuk tetap tenang. Tariklah napas Anda dalam-dalam untuk menenangkan diri. Dengan begitu, Anda bisa mengendalikan emosi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

2. Dengarkan terlebih dahulu

tips membicarakan topik berat

Setelah berhasil menguasai situasi dan emosi Anda, cobalah untuk mendengarkan kritik yang ingin disampaikan terlebih dulu. Dengan cara menghadapi kritikan yang satu ini, Anda tidak akan terlihat defensif dan si pemberi kritik merasa Anda orang yang fleksibel. 

Dengarkan bagian yang menurut Anda memang harus diperbaiki dan jangan menyela ataupun membantah. Jika kritik yang diberikan memang sungguh membangun, Anda dan teman bicara Anda akan fokus pada apa yang harus diperbaiki. Bukannya saling melontarkan ucapan yang bertujuan untuk melindungi diri. 

3. Mencerna kritikan dengan baik

cara bicara

Jika teman atau atasan Anda sudah selesai berbicara, usahakan untuk mencerna semua kritikan dengan baik. Menghadapi kritikan tanpa tahu harus mengatakan apa pun akan membuat Anda terlihat lebih buruk di mata mereka. 

Katakan pada mereka bahwa Anda memerlukan waktu untuk berpikir karena urusan ini menyangkut pekerjaan Anda berdua. Hal ini membantu Anda melihat berbagai perspektif kritikan tersebut. 

4. Menanyakan contoh masalah dan solusi

manusia bersosialisasi

Salah satu cara cerdas menghadapi kritikan adalah dengan menanyakan contoh masalah dan solusi dari kritikan mereka. Hal ini mungkin lebih membantu ketika Anda tidak begitu yakin bahwa kritikan tersebut benar-benar membangun.

Jika rekan kerja memberi tahu bahwa Anda terlalu malas dan tidak inisiatif ketika bekerja meskipun Anda tidak merasa seperti itu, tanyakan contohnya. Contoh kasus apa yang membuat mereka memberikan kritik semacam itu. Dengan begitu, Anda juga bisa mengintrospeksi diri.

5. Berempati kepada orang yang memberi kritikan

Cara menghadapi kritikan orang lain yang terakhir adalah dengan berempati kepada pemberi kritik. Misalnya, Anda merasa teman Anda bersikap tidak sopan ketika mengkritik Anda. Padahal, bisa jadi, mereka tidak bermaksud menyakiti Anda. 

Beberapa orang mungkin kehilangan kemampuan berkomunikasinya ketika harus berhadapan dengan orang lain. Tanpa sadar, ia membuat lawan bicaranya menjadi tersinggung. Padahal, mereka hanya ingin membantu agar semuanya berjalan dengan baik. 

Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk berempati terhadap lawan bicara Anda. Lihatlah siapa yang berbicara dan bagaimana sikapnya. 

Pada dasarnya, cara cerdas menghadapi sebuah kritikan adalah dengan tetap tenang saat mencerna masukan. Dengan begitu, Anda bisa melihat lebih jernih apa yang ada di balik komentar yang mungkin terasa panas di telinga Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Menebak Karakter Hanya dengan Sekali Pertemuan Saja?

Hampir semua orang setuju bahwa kesan pertama itu penting. Bahkan, banyak yang menebak karakter seseorang dari momen pertama bertemu, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Psikologi 19 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

Menguak Segudang Manfaat Belajar Musik Bagi Perkembangan Si Kecil

Bila ingin mengoptimalkan perkembangan si kecil, Anda bisa mengajarinya alat musik sejak dini. Ya, ada banyak manfaat belajar musik bagi anak, apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Parenting, Tips Parenting 12 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Anak Sulit Bersosialisasi? Dorong Kemampuannya Dengan 4 Cara Ini

Mengajarkan anak untuk bersosialisasi sejak dini itu penting. Tapi bagaimana cara yang tepat untuk mengajarkan anak bersosialisasi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 27 November 2017 . Waktu baca 3 menit

Terlalu Mencemaskan Pendapat Orang Lain Soal Diri Anda? Apa Dampaknya Secara Psikologis?

Kadang, jaga image (jaim) itu perlu. Tapi kalau sudah berlebihan, apakah terlalu memedulikan pendapat orang lain soal Anda itu wajar? Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Psikologi, Fakta Unik 9 Oktober 2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perkembangan sosial anak

Mengulik Tahapan Perkembangan Sosial Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 September 2020 . Waktu baca 7 menit
kesehatan sosial

Pengertian Kesehatan Sosial yang Ternyata Penting untuk Jiwa dan Raga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
menghakimi orang lain

Sering Menghakimi Orang Lain? Berikut Dampak Buruknya Bagi Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 13 November 2019 . Waktu baca 4 menit
krisis identitas pada remaja

Krisis Identitas, Konflik Diri yang Bisa Dialami Remaja

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2018 . Waktu baca 7 menit