4 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Anda Mudah Marah Sepanjang Hari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/06/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Setiap orang pasti pernah meledak marah setidaknya sekali seumur hidup. Mungkin karena kesal terjebak macet atau karena ketinggalan kereta sehingga Anda telat masuk kantor. Namun kadang, beberapa orang lebih mudah marah tanpa ada penyebab yang jelas. Suka marah-marah tidak keruan juntrungannya bisa ikut merusak mood orang-orang di sekitar Anda. Padahal, yang namanya ada asap pasti ada api. Maka dari itu, kenali berbagai hal yang mungkin jadi penyebab kenapa Anda belakangan ini mudah tersulut supaya Anda bisa segera mencari cara untuk mengatasinya.

Berbagai hal yang tanpa disadari bikin Anda mudah marah

1. Kurang tidur

Bukan hal aneh lagi jika kurang tidur bikin seseorang gampang emosian. Kurang tidur dapat menyebabkan kewaspadaan dan konsentrasi otak menurun. Maka tak heran jika setelah berjam-jam tidak tidur Anda jadi suka bingung sendiri, sulit berpikir jernih, sulit mengingat, hingga sulit untuk menerima informasi baru. Alhasil, produktivitas Anda merosot tajam yang bisa berujung pada stres. Stres akibat tuntutan pekerjaan ditambah dengan efek kurang tidur bisa membuat Anda meledak bagai bom waktu.

Hal ini diperkuat dengan penelitian dari University of Pennsylvania yang melaporkan bahwa orang-orang yang hanya tidur 4,5 jam setiap malam selama seminggu penuh lebih mudah marah, sedih, stres, dan penat. Ketika mereka diminta tidur selama 7-8 jam, tampak mood mereka lebih baik dan stabil daripada hari-hari sebelumnya.

2. Depresi

Selain menyebabkan rasa putus asa dan nelangsa serta kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya Anda sukai, depresi juga bisa menyebabkan seseorang mudah marah. Bahkan kadang, orang yang depresi bisa merespon suatu hal dengan perilaku atau ucapan kasar. Depresi juga mungkin membuat seseorang melakukan hal berisiko, contohnya seperti menyetir ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi.

Depresi tidak boleh disepelekan. Jika belakangan ini Anda sering marah-marah tapi merasa sangat lelah dan tidak berenergi untuk beraktivitas, juga selalu merasa murung , sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

mudah marah tekanan darah tinggi

3. Gangguan cemas

Julie de Azevedo Hanks, Ph.D, LCSW, seorang terapis keluarga di Amerika, mengatakan bahwa gangguan kecemasan atau cemas berlebihan bisa membuat seseorang kesulitan mengatur emosinya.

Orang-orang yang cemas cenderung berpandangan negatif terhadap sesuatu, padahal sebenarnya hal tersebut belum terjadi bahkan berpotensi baik. Akibatnya, ketika muncul situasi yang cukup menantang atau ketika terpancing dengan kondisi yang tidak mengenakkan, mereka meluapkannya dengan kemarahan.

Sulitnya mengendalikan perasaan dan pikiran negatif ini akhirnya membuat seseorang menunjukkan emosinya dengan cara marah.

4. Harapan tidak sesuai kenyataan

Dalam hidup, Anda pasti memiliki berbagai harapan dari mulai urusan sepele hingga jangka panjang. Namun ketika kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan harapan, misalnya hanya mendapat nilai B+ padahal berharap A atau berharap naik jabatan tapi ternyata tidak, hal ini bisa memicu ledakan emosi meledak pada sebagian orang.

Kendalikan amarah Anda agar hidup terasa lebih baik

Selain berbagai hal yang telah disebutkan, masih ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab Anda mudah marah. Oleh karena itu, cobalah untuk menemukan faktor penyebabnya agar Anda bisa memutuskan langkah apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengurangi kebiasaan mudah marah.

Selain itu, penting juga untuk mengendalikan kemarahan agar tidak semakin memuncak. Salah satu cara paling mudah ialah dengan menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan. Lakukan teknik relaksasi ini hingga Anda merasa lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Antidepresan bisa membantu penderita depresi agar pulih, tapi ada efek samping yang perlu diwaspadai. Pahami pro dan kontra antidepresan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Ini Penyebab Kulit Kita Bisa Merinding

Saat nonton film horor atau berada di tempat yang sangat tinggi, kulit bisa merinding ketakutan. Nah, ini dia penjelasan kenapa tubuh bereaksi seperti itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
hipnoterapi

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit