Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Semakin bertambahnya usia, tentu kemampuan fisik seseorang tidak lagi seoptimal seperti saat masa muda. Termasuk orang tua Anda, mereka akan membutuhkan bantuan pada setiap kegiatan yang dilakukan.

Namun, hal ini akan semakin sulit untuk dilakukan jika Anda dan orang tua tinggal saling berjauhan. Anda juga tak bisa memastikan bahwa orang tua dalam keadaan yang sehat setiap saatnya. Jika sudah seperti ini, hal yang terlintas di pikiran adalah mengajak orang tua untuk pindah.

Tips membujuk orang tua pindah dari rumah lama

membujuk orang tua pindah rumah
Sumber: Asian Scientist Magazine

Kebanyakan orang tua memang lebih senang tinggal di rumah lama dan enggan untuk pindah tempat lagi. Selain merasa sudah nyaman, mereka juga tak ingin meninggalkan kenangan yang ada di rumah selama bertahun-tahun tinggal di sana. Sayangnya, terkadang keinginan tak sejalan dengan keadaan.

Orang tua tentunya butuh pendamping yang bisa memastikan bahwa seluruh kebutuhan mereka tercukupi. Sebagai anak atau orang yang terdekat, wajar bagi Anda untuk merasa khawatir ketika orang tua hanya tinggal berdua atau bahkan sendiri.

Jika keputusan Anda untuk membujuk orang tua sudah bulat, maka inilah langkah yang sebaiknya Anda lakukan.

1. Diskusikan dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya

Tentunya, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyampaikannya pada orang tua Anda. Namun, jangan berbicara seolah orang tua tak punya pilihan lain karena cara ini akan menimbulkan kesan bahwa Anda memberi keputusan secara satu pihak.

Jelaskan pada orang tua berbagai alasan yang membuat Anda ingin mengajak mereka baik untuk tinggal bersama atau tinggal di panti wreda khusus lansia dengan pengawasan profesional. Sebut saja bahwa Anda akan membantu memenuhi kebutuhan yang sekiranya akan memudahkan hidup mereka.

Ingatlah, diskusi juga harus diadakan secara terbuka dan jujur dengan melibatkan anggota keluarga yang lainnya. Pandangan dari anggota keluarga sangatlah penting untuk membantu Anda dalam memutuskan hal yang terbaik.

2. Beri waktu percobaan untuk sementara waktu

Bila Anda ingin mengajak orang tua untuk tinggal bersama Anda, mungkin memberi waktu selama seminggu di rumah akan membantu mereka dalam memutuskan apakah mereka bersedia untuk pindah dari rumah yang lama.

Lain halnya jika Anda memutuskan untuk memasukkan orang tua ke wisma atau panti wreda. Anda bisa mengajak orang tua ikut serta saat mengunjungi beberapa lembaga terdekat dan mintalah pada petugas untuk berkeliling. Tanyakan berbagai fasilitas yang tersedia, ketahui juga jadwal kegiatan serta pola makan harian lansia.

Jangan khawatir jika orang tua belum berkenan, tetaplah berusaha untuk mengunjungi tempat lainnya dan ajaklah mereka pergi di hari yang berbeda.

3. Tanyakan pada orang sekitar

perbedaan demensia dengan delirium dan depresi

Layaknya menemani anak saat hendak masuk sekolah, orang tua juga membutuhkan teman agar tak merasa melewati fase ini sendirian. Coba tanyakan pada orang-orang di sekitarnya, apakah ada di antara mereka yang sudah tidak tinggal sendiri di rumah lama.

Jika salah satunya telah mendapatkan perawatan dari tenaga profesional, Anda bisa menanyakan info lebih lanjut seputar lembaga atau komunitas tempatnya bergabung. Mungkin orang tua akan merasa jauh lebih tertarik jika berada dalam lingkungan yang sama dengan orang yang sudah dikenalnya.

4. Tempatkan furnitur dari rumah orang tua ke tempat yang baru

Terkadang ada beberapa benda atau furnitur kesayangan yang dapat membantu untuk membuat orang tua merasa lebih nyaman di tempat yang baru. Hal ini dilakukan agar orang tua bisa lebih cepat merasa kerasan dan sedikit mengatasi rindu pada rumah yang telah ditinggalkan.

Cara ini mungkin akan lebih mudah dilakukan jika orang tua pindah ke rumah Anda. Namun, Anda juga bisa melakukannya bila orang tua memilih untuk tinggal di wisma.

Tanyakan terlebih dahulu seberapa banyak ruang yang tersedia dan berapa banyak yang bisa dibawa ke dalam kamar. Minta bantuan dari orang tua untuk mengarahkan letak furnitur sesuai keinginan mereka.

Membujuk orang tua untuk pindah memang tidak mudah, Anda pun tak perlu memaksakan keputusan terlalu cepat. Pindah ke tempat yang baru tentunya adalah keputusan yang besar, melepaskan nostalgia akan rumah lama juga tak mudah.

Pilihan lainnya, Anda bisa menawarkan bantuan dari perawat yang telah berlisensi untuk membantu dalam mengurus kebutuhan sehari-hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

Kebutuhan vitamin dan mineral harian terus perlu dipenuhi. Apa saja kebutuhan nutrisi pada lansia dan bagaimana cara memenuhinya? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Nutrisi, Hidup Sehat 22/05/2020 . 6 menit baca

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 27/04/2020 . 4 menit baca

Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama memang tidak baik efeknya untuk kesehatan, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Penyakit Jantung, Health Centers 04/04/2020 . 5 menit baca

Kenapa Memasuki Masa Lansia Tubuh Semakin Kurus?

Selain kulit semakin keriput, berat badan lansia juga biasanya semakin menyusut. Memangnya, apa penyebab tubuh semakin kurus saat masuk masa lansia?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/12/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit katup jantung

Penyakit Katup Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 1 menit baca
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 6 menit baca