Jerawat Sebelum Menstruasi Sering Bikin Jengkel, Ini 5 Cara Mencegahnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Perubahan hormon menjelang menstruasi berpengaruh besar bagi tubuh. Mulai dari menurunkan mood, mengubah bentuk payudara, hingga memicu timbulnya jerawat yang amat mengganggu. Untungnya, ada sejumlah cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jerawat sebelum menstruasi.

Cara mencegah jerawat yang muncul sebelum menstruasi

Sebelum menstruasi, produksi hormon progesteron meningkat. Hormon ini membuat kulit Anda membengkak sehingga pori-pori kulit semakin tertutup. Selain itu, progesteron juga meningkatkan produksi sebum (minyak) yang menjadi makanan bagi bakteri.

Kondisi ini mempermudah munculnya jerawat beberapa hari sebelum haid. Guna mencegahnya, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan.

1. Menjaga kebersihan kulit

Bakteri penyebab jerawat bisa secara alamiah hidup pada permukaan kulit, atau berasal dari lingkungan sekitar. Kulit wajah yang tampak bersih sekalipun tidak sepenuhnya terlindung dari berbagai jenis bakteri yang merugikan.

Cara paling efektif mencegah jerawat sebelum menstruasi adalah dengan mengurangi paparan bakteri-bakteri tersebut. Misalnya dengan cara:

  • Tidak menyentuh wajah
  • Rajin mencuci tangan menggunakan sabun
  • Mencuci wajah dengan sabun dua kali sehari
  • Membersihkan ponsel atau alat lain yang bersentuhan langsung dengan wajah
  • Mandi secara rutin, terutama setelah berolahraga
  • Keramas secara rutin

2. Menggunakan produk mengandung AHA pada kulit

Alpha hydroxy acids (AHA) merupakan asam yang diperoleh dari tumbuhan, terutama dari buah-buahan sitrus. Senyawa ini berguna untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori serta memudarkan bekas jerawat.

Cara memanfaatkan AHA untuk mencegah jerawat sebelum menstruasi sangatlah mudah. Cukup gunakan krim atau masker yang mengandung senyawa ini. Oleskan pula tabir surya karena AHA dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.

3. Membatasi makanan yang memicu jerawat

Mengacu pada American Academy of Dermatology, makanan pemicu jerawat umumnya mengandung banyak gula dan karbohidrat. Produk susu, khususnya susu skim, juga disinyalir memicu jerawat akibat adanya hormon yang dihasilkan sapi selama hamil.

Meski demikian, makanan hanyalah faktor tambahan yang memicu jerawat. Perubahan hormon dan kebersihan kulit tetap memiliki peran lebih besar. Jika Anda ingin mencegah jerawat sebelum menstruasi, jangan lupa mempertimbangkan kedua faktor ini.

4. Menghindari penggunaan produk perawatan kulit mengandung minyak

Produk perawatan kulit memang dapat menjaga kebersihan kulit Anda, tapi produk yang mengandung minyak justru bisa menyumbat pori-pori. Oleh karena itu, produk ini lebih cocok bagi mereka yang memiliki kulit normal hingga kering.

Untuk mencegah timbulnya jerawat sebelum menstruasi, gunakan produk perawatan kulit berbahan dasar air. Pilihlah produk dengan keterangan non-comedogenic. Usai menstruasi, barulah Anda bisa kembali menggunakan produk berbahan minyak.

5. Menggunakan KB hormon

Bagi yang telah menggunakan alat kontrasepsi, KB hormon, baik suntik ataupun pil, merupakan salah satu cara efektif mencegah jerawat sebelum menstruasi. KB hormon dapat menurunkan produksi sebum berlebih dengan menghambat produksi estrogen dan progesteron 2 minggu menjelang menstruasi.

Namun, KB hormon juga memiliki efek samping. Di antaranya menyebabkan munculnya bercak darah di antara siklus haid, memicu sakit kepala dan nyeri pada payudara, serta menurunkan libido. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum menggunakannya.

Jerawat selama masa pramenstruasi biasanya lebih terasa mengganggu karena muncul dalam jumlah banyak sekaligus. Ditambah penurunan mood dan perubahan lain yang muncul pada tubuh, tak heran jika gejala pramenstruasi menjadi mimpi buruk banyak wanita.

Mencegah timbulnya jerawat sebelum menstruasi bisa menjadi salah satu cara agar rentetan kejadian “buruk” sebelum menstruasi tak terus terjadi. Apabila cara di atas tidak ampuh dan Anda sangat terganggu dengan keberadaan jerawat Anda, cobalah untuk mengonsultasikan hal ini dengan dokter.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca