Apa yang Menyebabkan Kanker Bisa Menyebar (Metastasis)?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Alasan utama mengapa kanker sangat ditakuti adalah karena ia bisa menyebar luas dalam tubuh. Kanker biasanya dimulai dengan satu tumor di daerah tubuh tertentu, misalnya payudara. Jika tumor tidak diangkat, kanker dapat menyebar ke organ terdekat serta tempat-tempat lain yang jauh dari lokasi tumor awal.

Bagaimana kanker dapat menjalar ke daerah-daerah baru dan mengapa beberapa organ lebih mungkin terinfeksi daripada yang lainnya? Berikut penjelasannya.

Bagaimana kanker bisa menyebar?

Penyebaran kanker di seluruh tubuh dikenal sebagai metastasis. Penyebaran kanker dimulai ketika sel-sel kanker memisahkan diri dari tumor awal, dan menyerang jaringan normal di dekatnya. Dari sini, sel kanker kemudian berkembang biak dan mungkin memproduksi senyawa tertentu yang merangsang pergerakan sel menuju tempat lainnya. Sel-sel kanker dapat menyebar melalui satu dari beberapa rute umum metastasis (aliran darah, sistem limfatik, atau menembus lapisan penutup rongga organ tubuh) untuk menuju bagian tubuh lainnya.

Ini adalah perjalanan yang cukup rumit dan sebagian besar sel kanker tidak dapat bertahan hidup. Beberapa sel kanker mungkin dibunuh oleh sistem kekebalan tubuh atau terperangkap dalam kelenjar getah bening untuk kemudian dihancurkan, tetapi beberapa dapat bertahan hidup dan tumbuh untuk membentuk tumor baru. Dari ribuan sel-sel kanker yang berhasil melepaskan dari kanker induk, mungkin hanya akan ada beberapa yang mampu bertahan untuk membentuk kanker sekunder (metastasis).

Setelah di tempat baru, sel kanker mulai berkembang biak membentuk tumor-tumor kecil yang disebut micrometastases. Kelompok tumor kecil ini kemudian bergabung dan bertumbuh menjadi sel tumor “dewasa”, dan menyelesaikan proses siklus metastatik. Ketika diamati di bawah mikroskop dan diuji dengan cara-cara tertentu, sel-sel kanker metastatik membawa karakteristik yang menyerupai kanker induk, bukannya menyerupai ciri sel-sel di tempat baru di mana kanker metastatik ditemukan. Ini yang menjadi pertanda untuk dokter bisa memastikan bahwa kanker tersebut adalah kanker yang telah menyebar dari sumber inti di tempat lain dari tubuh, dan bukan jenis kanker yang benar-benar baru.

Metastasis merupakan faktor penting dalam perkembangan kanker karena metastasis bertanggung jawab atas sebagian besar kematian akibat kanker. Dalam kebanyakan kasus, pasien kanker dengan tumor lokal memiliki kesempatan untuk bertahan hidup yang lebih baik dibandingkan dengan tumor metastatik.

Apa yang menyebabkan kanker menyebar?

Stephen Paget, seorang ahli bedah Inggris, berteori bahwa sel-sel kanker sulit untuk bertahan hidup di lingkungan luar yang sama sekali berbeda dengan karakteristik tumor induk. Oleh karena itu, kanker hanya dapat menyebat ke lokasi yang memiliki karakteristik sel sama. Misalnya, sel-sel kanker payudara perlu ion kalsium dari kelenjar susu payudara untuk bisa melipatgandakan diri, sehingga sel kanker payudara mungkin lebih memilih tulang sebagai lokasi penyebarannya karena tulang kaya akan kalsium.

James Ewing, profesor patologi pertama di Cornell University, mengusulkan teori lain bahwa sel-sel kanker cenderung menyerang kelenjar getah bening regional di dekat tumor primer. Jadi, pasien dengan tumor primer yang dilewati oleh pembuluh yang menuju ke paru-paru pada akhirnya akan mengembangkan kanker metastatik paru-paru.

Satu studi dari University College London (UCL), dilansir dari Medical Daily, mengatakan mereka telah menemukan mekanisme yang menyebabkan penyebaran kanker. Melalui pengujian hewan laboratorium, ditemukan bahwa sel-sel kanker mulai menyebar saat sel-sel sehat mulai membubarkan diri dalam upaya menghindari serangan berbahaya. Sel-sel kanker tertarik kepada sel-sel sehat dan terus mengikuti pergerakan sel sehat ke seluruh tubuh.

Kesemua teori di atas mengandung kebenaran. Namun, gambaran besar dari proses metastasis kanker jauh lebih rumit daripada yang dibayangkan.

Penderita kanker seperti apa yang lebih berisiko mengalami kanker yang menyebar?

Memiliki kanker aktif atau riwayat pernah memiliki kanker merupakan faktor risiko utama untuk mengalami penyebaran kanker. Beberapa jenis kanker lebih mungkin untuk menyebar daripada yang lain. Namun, tingkat kemampuan penyebaran sel kanker akan bervariasi antara satu jenis tumor dan yang lainnya.

Misalnya, karsinoma sel basal jarang menyebar, tapi kanker pankreas, otak, dan hati merupakan jenis kanker yang bisa menyebar dengan cepat. Jenis kanker berbeda juga telah dikenal memiliki daerah tujuan “favorit” untuk bermetastasis. Misalnya, kanker prostat umumnya menyebar ke tulang, sedangkan kanker usus bermetastasis ke hati.

Faktor-faktor lain, seperti sifat sel kanker, perubahan genetik tertentu, dan efektivitas sistem kekebalan tubuh dalam menghilangkan sel-sel kanker, juga berperan dalam menentukan keberhasilan metastasis. Ke mana sel kanker menyebar juga akan tergantung pada jenis, ukuran, dan di mana awal mula sel kanker bermula dalam tubuh.

Bahkan ketika hal-hal ini telah diketahui, dokter tidak selalu yakin jika kanker seseorang akan bermetastasis. Dokter tidak yakin apa yang menyebabkan beberapa jenis kanker bisa menyebar. Dan masih tidak jelas alasan di balik mengapa beberapa jenis kanker memilih untuk berjalan menyebar ke tulang daripada tempat umum lainnya untuk bermetastasis, misalnya hati.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Baik laki-laki remaja maupun pria dewasa sama-sama bisa mengalami mimpi basah. Lantas, adakah cara untuk mencegah mimpi basah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Anda Menjalani Tes Payudara Mammografi

Mammografi adalah rontgen dada untuk mendeteksi risiko kanker payudara. Kalau dokter sudah menyarankan Anda untuk menjalani mammografi, baca ini dulu.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila

Kanker Tenggorokan Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, Cara Mengobati, dan Perawatannya

Banyak pasien baru berobat ke dokter ketika kanker tenggorokan sudah masuk stadium 4. Lantas, apa artinya bila kanker sudah masuk stadium 4?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Kanker Tenggorokan Stadium 1: Gejala, Cara Mendeteksi, dan Pengobatannya

Perkembangan kanker tenggorokan umumnya dibagi menjadi 4 tahapan stadium. Apa artinya jika Anda didiagnosis kanker tenggorokan stadium 1?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

protein untuk penderita kanker

4 Manfaat Penting Protein bagi Penderita Kanker

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
tips jogging saat puasa

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020