Benarkah Mengunyah Permen Karet Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mendengar salah satu cara menurunkan berat badan adalah dengan mengunyah permen karet? Ya, beberapa orang bilang bahwa mengunyah permen karet dapat membantu menghilangkan beberapa kilogram berat badan Anda. Namun, benarkah makan permen karet menurunkan berat badan, atau apakah ini hanya mitos?

Penelitian yang setuju permen karet menurunkan berat badan

Beberapa orang mungkin mengunyah permen karet dengan tujuan untuk dapat menurunkan berat badan. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa permen karet dapat membantu menurunkan berat badan. Seperti penelitian yang dilakukan oleh University of Rhode Island yang menunjukkan bahwa orang yang mengunyah permen karet mengonsumsi kalori lebih sedikit saat makan siang dan tidak akan makan lebih banyak di lain waktu. Mengunyah permen karet juga dapat memuaskan nafsu makan partisipan pada penelitian tersebut, sehingga mereka menolak tambahan kalori.

Selain itu, penelitian lain dari Louisiana State University pun membuktikan bahwa permen karet dapat membantu mengontrol nafsu makan, mengurangi rasa ingin ngemil, dan dapat mengurangi asupan harian sebesar 40 kalori. Ada yang setuju dengan hal ini, tetapi ada juga yang tidak setuju bahwa permen karet dapat membantu menurunkan berat badan.

BACA JUGA: Benarkah Lemon Bisa Menurunkan Berat Badan?

Penelitian yang menunjukkan sebaliknya

Penelitian lainnya yang diterbitkan dalam jurnal Eating Behaviors membuktikan hal yang agak sedikit berbeda. Penelitian ini menunjukkan hasil yang sama bahwa permen karet dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi setelah mengunyah permen karet Anda lebih mungkin untuk mengonsumsi keripik, permen, atau kue daripada mengonsumsi buah-buahan atau sayuran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa permen karet, terutama permen karet mint, mungkin dapat membantu Anda menahan rasa lapar, tetapi juga membuat Anda ingin lebih banyak mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Hasilnya, kalori yang Anda konsumsi mungkin tidak berlebihan, tetapi zat gizi yang masuk ke tubuh Anda menjadi berkurang. Hal ini tentu membuat tujuan penurunan berat badan Anda tercapai dengan tidak baik.

Mengunyah permen karet dalam jumlah banyak mungkin membantu Anda dalam menurunkan berat badan karena efek sorbitol yang biasanya terkandung dalam permen karet bebas gula. Namun, ini bukan merupakan cara yang sehat untuk menurunkan berat badan.

Sorbitol merupakan pemanis buatan yang sulit diserap usus dan dapat bekerja seperti pencahar atau laksatif. Sehingga, dengan mengonsumsi permen karet yang mengandung sorbitol dalam jumlah banyak, Anda mungkin dapat menurunkan berat badan sampai 20%. Namun, penurunan berat badan ini disebabkan karena Anda mengalami diare kronis. Tentu Anda tidak ingin mengalami hal ini bukan? Selain itu, mengunyah banyak permen karet juga dapat membuat Anda merasa kembung karena banyak udara yang tertelan saat Anda mengunyah permen karet.

BACA JUGA: Apa yang Terjadi Jika Saya Menelan Permen Karet?

Jadi, kesimpulannya?

Beberapa penelitian mungkin telah membuktikan bahwa mengunyah permen karet dapat membantu seseorang menurunkan berat badan, tetapi beberapa penelitian lain tidak sependapat dengan hal ini. Untuk mencapai penurunan berat badan yang Anda inginkan, tetap saja Anda harus memangkas jumlah kalori yang Anda konsumsi per hari dan juga melakukan olahraga teratur. Kedua hal ini dapat membantu Anda mendapatkan penurunan berat badan yang stabil. Jika Anda mengunyah permen karet dan tetap meneruskan kebiasaan mengonsumsi banyak makanan, serta tidak melakukan olahraga, tentu penurunan berat badan yang Anda harapkan tidak akan tercapai.

Jadi, apakah mengunyah permen karet bisa membantu menurunkan berat badan atau tidak? Itu semua tergantung bagaimana Anda mengatur rasa lapar Anda dan keinginan untuk makan. Permen karet mungkin bisa dipakai sebagai alat untuk mengontrol nafsu makan Anda. Selebihnya, itu tergantung diri Anda sendiri.

Tips menurunkan berat badan dengan permen karet

Jika Anda ingin tetap mencoba mengunyah permen karet untuk menurunkan berat badan Anda, sebaiknya ikuti tips berikut ini:

  • Kunyahlah permen karet di waktu yang tepat. Lebih baik Anda mengunyah permen karet di saat Anda memiliki keinginan untuk ngemil makanan ringan, di antara waktu makan utama Anda.
  • Simpan permen karet di tas Anda, sehingga Anda dapat mengambilnya kapan saja saat Anda tergoda untuk makan makanan berkalori tinggi.
  • Jika Anda terbiasa makan popcorn atau makanan ringan lainnya saat menonton TV atau bioskop, sebaiknya ganti dengan mengunyah permen karet. Hal ini akan membantu memotong kalori yang masuk ke tubuh Anda dan mencegah makan tidak sadar (mindless eating).
  • Saat Anda sudah berhasil dengan permen karet untuk menahan nafsu makan Anda, sebaiknya Anda tidak “balas dendam” dengan makan lagi di lain waktu. Ini membuat usaha Anda menahan nafsu makan menjadi percuma.
  • Lakukan perubahan sedikit pada gaya hidup Anda, pilihlah makanan  yang mengandung kalori lebih sedikit. Anda harus pintar dalam memilih makanan.
  • Pilihlah permen karet yang bebas gula, biasanya hanya mengandung 5 kalori per potong, dibandingkan dengan permen karet biasa yang mempunyai 10 kalori per potong. Namun, tetap batasi konsumsi permen karet Anda dalam sehari. Karena jika kebanyakan, tentu akan memberi risiko kesehatan lainnya pada Anda, seperti diare.

BACA JUGA: Hati-Hati, Diet Menurunkan Berat Badan Bisa Sebabkan Batu Empedu

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

    Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

    Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

    Pembagian porsi makan yang tepat ternyata termasuk kunci penting dalam keberhasilan diet. Lalu bagaimana pembagian porsi makan yang tepat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

    Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 21 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengurangi gula

    Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    sumber karbohidrat paling sehat

    Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    multivitamin gummy dewasa

    Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    diet tinggi serat

    Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit