Waspada, 7 Makanan Ini Mengandung Garam Tinggi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menurut WHO, hipertensi menyebabkan sekitar 9,4 juta jiwa meninggal dunia per tahun. Secara keseluruhan, kejadian hipertensi terus meningkat dari tahun ke tahun. Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung koroner dan stroke. Faktor utama dari hipertensi adalah konsumsi natrium yang berlebih. Satu sendok teh garam saja mengandung sekitar 2300 miligram natrium. Belum lagi Anda mengonsumsi makanan atau minuman kemasan yang rata-rata memiliki kadar natrium yang tinggi. Jika Anda sering mengonsumsi makanan kemasan, maka akan meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi. Lalu, makanan apa saja yang memiliki natrium tinggi?

1. Sereal instan

Sereal merupakan makanan yang telah diproses sebelumnya dan membutuhkan tambahan natrium untuk mengawetkannya. Setidaknya satu gelas sereal mengandung lebih dari 200 mg natrium. Menu sarapan lain yang juga mengandung natrium tinggi adalah biskuit dan pancake,  yang natriumnya dapat mencapai 800 mg.

2. Minuman kemasan rasa buah atau jus kemasan

Meskipun terlihat menyehatkan jika mengonsumsi jus setiap hari, namun apa jadinya kalau yang Anda minum adalah jus kemasan yang sudah melewati berbagai proses pabrik? Tentunya jus tersebut mengandung berbagai zat-zat aditif untuk mempertahankan rasa dan kualitas, salah satunya adalah natrium. Rata-rata jus kemasan mengandung 700 mg natrium per 200 ml (tergantung merek). Padahal, natrium yang ada di buah aslinya tidak sebesar itu, contohnya saja satu buah tomat segar mengandung 11 mg natrium. Oleh karena itu, penting juga untuk membaca nilai gizi sebelum Anda mengonsumsi makanan/minuman.

3. Sayuran atau buah kalengan

Satu kaleng sayur atau buah dapat ternyata mengandung setidaknya 1300 mg natrium. Padahal, natrium pada sebuah wortel segar hanya mencapai 45 mg. Oleh karena itu, jika Anda terpaksa untuk mengonsumsi sayuran yang sudah dikemas kalengan, lebih baik untuk mencucinya terlebih dahulu sebelum dimasak. Dengan pencucian, kandungan natriumnya dapat berkurang sedikit. Namun tetap saja usahakan untuk mengonsumsi sayuran dan buah yang masih segar.

4. Bumbu masak instan

Apakah Anda sering memakai kecap atau saus dalam masakan Anda? Atau malah menjadi salah satu teman wajib ketika makan? Apalagi sekarang ini banyak produk bumbu jadi yang beredar di pasaran, seperti bumbu nasi goreng, bumbu opor, bumbu rendang, dan sebagainya. Memang sangat memudahkan konsumen ketika ingin memasak namun tidak memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan bumbunya. Namun, apakah Anda tahu seberapa besar natrium yang terkandung pada produk-produk tersebut? Sesungguhnya, kandungan natrium yang terdapat pada bumbu-bumbu kemasan tersebut, sangat tinggi. Contohnya, saus mengandung 150 mg natrium per sendok makan sedangkan natrium pada kecap sangat tinggi, mencapai 1000 mg per sendok makan. 

5. Produk susu

Susu dan berbagai produknya, merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk tubuh. Namun jika Anda tidak memilih produk dengan teliti dan cermat, bukan hal yang tidak mungkin Anda malah berisiko terkena tekanan darah tinggi. Sama dengan makanan dan minuman kemasan lainnya yang sudah melalui banyak proses sebelumnya, susu dan produk susu yang dikemas juga membutuhkan natrium dalam prosesnya. Contohnya saja keju dan buttermilk yang memiliki kandungan natrium tinggi.

6. Makanan laut

Makanan laut atau seafood adalah makanan yang baik untuk kesehatan jantung-jika dimasak dengan cara yang sehat, seafood dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Walaupun begitu, Anda harus tetap cermat dalam memilih produk seafood, alih-alih ingin sehat malah terkena tekanan darah tinggi karena memilih seafood yang mengandung natrium tinggi. Contoh seafood yang tinggi natrium adalah ikan dalam bentuk kalengan seperti sarden kaleng dan tuna kaleng, kerang, dan udang. Udang memiliki 200 mg natrium per empat udang, sedangkan tuna kalengan mengandung 300 mg natrium dalam 85 gram. Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi ikan atau seafood yang segar dan rendah natrium, seperti ikan tuna segar, salmon, kakap, dan sebagainya.

7. Mie instan

Hati-hati mengalami tekanan darah tinggi jika Anda sering makan mie instan, karena dalam satu kemasan mie instan mengandung setidaknya 1500 mg hingga 2300 mg natrium. Padahal, dalam satu hari natrium yang dianjurkan oleh WHO adalah 2000 mg. Bila Anda telah makan mie instan satu kali dalam sehari, maka telah melebihi ‘jatah’ natrium yang ditoleransi oleh tubuh.

Ingatlah untuk sering-sering membaca nilai gizi dan melihat kandungan makanan atau minuman yang akan Anda konsumsi. Hindari makanan atau minuman kemasan yang memiliki natrium lebih dari 140 gram dalam satu kemasan atau satu sajian. Hal tersebut tentu saja akan menurunkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan penyakit jantung lainnya.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ibu hamil makan daging kambing memiliki beragam pendapat di masyarakat. Namun, sebenarnya bolehkah ibu hamil makan daging jenis ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit