Daftar Makanan yang Harus Dihindari Dulu Saat Sedang Minum Obat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Apakah Anda selalu membaca petunjuk pemakaian obat sebelum minum obat? Sebaiknya ini selalu Anda lakukan. Mengapa? Karena agar obat yang masuk ke tubuh Anda bisa bekerja dengan baik dan tidak menimbulkan efek samping apapun. Obat bisa berinteraksi dengan zat lain yang masuk ke tubuh Anda, seperti zat dalam makanan. Interaksi obat dan makanan ini bisa menimbulkan perubahan dalam bagaimana obat bekerja.

Apa akibat dari interaksi obat dan makanan?

Beberapa hal yang bisa diakibatkan karena interaksi obat dan makanan adalah:

  • Mencegah obat bekerja dengan seharusnya
  • Mengubah bagaimana tubuh Anda menggunakan makanan
  • Menyebabkan efek samping obat menjadi lebih buruk atau malah lebih baik
  • Menyebabkan efek samping baru

Apa saja interaksi obat dan makanan yang paling umum terjadi?

Obat dan makanan tidak dapat dipisahkan. Saat minum obat biasanya Anda diharuskan makan terlebih dahulu atau setelahnya. Namun, Anda harus mengetahui interaksi obat dan makanan. Berikut ini merupakan beberapa interaksi obat dan makanan yang umum terjadi.

1. Susu atau produk susu dengan antibiotik

Susu atau produk susu (seperti keju dan yogurt) dapat mencegah penyerapan beberapa antibiotik, seperti tetrasiklin dan ciprofloxacin. Kalsium dalam susu dan produk susu dapat mengikat antibiotik pada lambung dan usus kecil bagian atas untuk membentuk senyawa yang dapat larut. Sehingga, penyerapan antibiotik oleh tubuh dapat terganggu.

Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda disarankan untuk minum antibiotik satu jam sebelum atau dua jam setelah makan. Anda mungkin tidak perlu benar-benar menghindari susu.

2. Grapefruit (jeruk bali merah) dengan beberapa obat

Jeruk bali merah dapat berinteraksi dengan beberapa obat. Salah satunya adalah dengan statin (obat penurun kolesterol). Jeruk bali merah dapat meningkatkan jumlah obat statin dalam darah, sehingga dapat menyebabkan efek samping yang lebih besar.

Jeruk bali merah juga dapat berinteraksi dengan obat golongan calcium channel blockers (obat untuk tekanan darah tinggi), seperti felodipine, nicardipine, nisoldipine, amlodipine, diltiazem, dan nifedipine. Jeruk ini dapat mengganggu pemecahan obat-obat tersebut, sehingga malah dapat menyebabkan tekanan darah menjadi lebih tinggi.

Beberapa jenis obat lain juga dapat berinteraksi dengan jeruk bali merah ini. Di antaranya adalah antihistamin, obat pengganti tiroid, obat kontrasepsi, obat penghambat asam lambung, dan obat penekan batuk dekstrometorfan. Anda disarankan untuk menghindari jeruk bali merah saat mengonsumsi obat-obatan ini.

Senyawa yang disebut furanocoumarin dalam jeruk bali merah dapat mengubah karakteristik dari obat. Sehingga, kadar obat dalam darah dapat lebih tinggi atau lebih rendah dan menimbulkan efek samping.

3. Sayuran hijau (vitamin K) dengan warfarin

Warfarin adalah obat pengencer darah yang dapat membantu mencegah pembekuan darah. Obat ini bekerja dengan cara mengganggu vitamin K-faktor pembekuan darah dependen. Sehingga, mengonsumsi sayuran hijau yang mengandung vitamin K tinggi dapat menurunkan kinerja obat warfarin ini.

Beberapa sayuran hijau yang mengandung vitamin K tinggi adalah bayam, kale, sawi, brokoli, asparagus, lobak hijau, dan kol brussel. Namun, bukan berarti Anda harus benar-benar menghindari sayuran ini. Justru, Anda harus secara konsisten mengonsumsi sayuran ini sesuai kebiasaan makan Anda sehari-hari. Pengurangan atau peningkatan asupan sayuran hijau ini secara tiba-tiba di luar kebiasaan makan Anda malah dapat menyebabkan masalah.

4. Cokelat dengan monoamine oxidase inhibitor (MAOI)

MAOI adalah obat untuk mengobati depresi dan penyakit Parkinson. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pemecahan asam amino tyramine dalam darah. Karena asam amino tyramine yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Sehingga, mengonsumsi makanan yang mengandung kadar tyramine tinggi, seperti cokelat, dapat mengganggu kerja obat ini. Selain cokelat, makanan lain yang tinggi tyramine adalah daging fermentasi, seperti pepperoni, sosis, dan ham.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saat Sedang Rutin Minum Obat Tidur Resep, Bolehkah Tiba-tiba Menghentikan Konsumsinya?

Segala jenis obat, termasuk obat tidur, punya aturan minumnya masing-masing. Lantas, bolehkah berhenti minum obat tidur resep di tengah jalan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 12/11/2019 . 5 menit baca

Efek Samping Obat Fenitoin (Phenytoin), Obat Kejang yang Biasa Diresepkan Dokter

Obat phenytoin (fenitoin) biasanya digunakan untuk mengatasi kejang akibat penyakit epilepsi. Namun, mungkinkan obat fenitoin menimbulkan efek samping?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/09/2019 . 5 menit baca

Bolehkah Ibu Hamil Minum Ibuprofen untuk Redakan Nyeri?

Ibuprofen relatif aman jika dikonsumsi dalam dosis kecil, tapi ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi obat ini. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 05/08/2019 . 4 menit baca

5 Tips Minum Obat Pereda Nyeri Agar Tetap Aman Tanpa Efek Samping

Setiap obat pereda nyeri memiliki efek samping. Untungnya, ada tips yang dapat dilakukan agar obat pereda nyeri yang Anda minum tetap aman dan efektif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 05/08/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

minum obat puasa

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 19/04/2020 . 4 menit baca
jenis obat sirup yang harus dikocok

Mengapa Obat Sirup Harus Dikocok Sebelum Diminum?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020 . 4 menit baca
minum obat dengan air dingin

Bolehkah Minum Obat dengan Air Dingin? Apakah Ada Dampaknya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . 4 menit baca
obat asam urat dan kolesterol

Beragam Pilihan Obat Asam Urat dan Kolesterol Tinggi yang Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27/01/2020 . 4 menit baca