Awas, Diet Ekstrem Tidak Makan Karbohidrat Bisa Merusak Usus!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/11/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Diet rendah karbohidrat adalah pola makan yang sekarang ini banyak diikuti. Sebab, diet ini diketahui memiliki banyak manfaat, salah satunya menurunkan berat badan. Di sisi lain, sebuah penelitian menunjukan dampak diet rendah karbohidrat yang merugikan terhadap kesehatan usus jika dilakukan terlalu ekstrem. Maka itu, Anda harus bijak saat menjalankan diet ini.

Hubungan diet rendah karbohidrat dan kesehatan usus

infeksi listeria

Diet rendah karbohidrat memang memiliki banyak manfaat, tapi terlalu rendahnya karbohidrat ternyata juga merugikan tubuh menurut penelitian yang dilakukan seorang dosen, Richard Agans dari Wright State University Dayton dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology tahun 2018.

Richard Agans dan timnya bertujuan untuk melihat apa yang terjadi pada kondisi usus saat seseorang mengubah pola makannya dari diet seimbang, menjadi diet rendah karbohidrat.

Dalam penelitian ini Agans membuat replika usus manusia menggunakan berbagai alat dengan teknologi mutakhir untuk menjalankan penelitiannya, serta menggunakan feses dari pendonor untuk menjalankan penelitian ini.

Penelitian yang dilakukan Agans dan tim ini menemukan bahwa ketika seseorang dari diet seimbang beralih ke diet tinggi lemak dan tanpa karbohidrat, maka jumlah bakteri di dalam ususnya jadi menurun.

Berkurangnya bakteri yang diperlukan usus ini lama kelamaan akan mengurangi produksi asam lemak rantai pendek dan antioksidan di dalam usus. Padahal, kedua senyawa ini sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan usus.

Kekurangan karbohidrat meningkatkan risiko kanker usus

iskemia usus

Asam lemak rantai pendek dan antioksidan di dalam usus merupakan senyawa kimia yang sangat penting untuk melawan kerusakan DNA dan penuaan akibat radikal bebas dalam sel usus. Ketika kedua senyawa ini berkurang, maka kemungkinan terjadinya peradangan dan risiko kanker usus akan semakin besar.

Maka itu, menurut peneliti dampak diet rendah karbohidrat yang ekstrem justru berbahaya, bukannya menyehatkan.

Terlalu sedikitnya karbohidrat akan membuat penurunan produksi asam lemak rantai pendek dan antioksidan di dalam usus yang cukup membahayakan ke depannya.

Meskipun begitu, penelitian ini masih perlu dievaluasi kembali. Sebab, belum dapat diketahui dengan pasti dari penelitian ini berapa seharusnya perbandingan jumlah karbohidrat, protein, dan lemak yang aman untuk menjaga kesehatan usus.

Karbohidrat meningkatkan senyawa kimia penting dalam usus

jenis karbohidrat yang sehat

Jika seseorang mengonsumsi karbohidrat dengan jumlah yang cukup, Anda bukan hanya mendapatkan energi tetapi usus juga lebih sehat.

Ketika karbohidrat masuk ke dalam usus, bakteri usus akan langsung memetabolisme karbohidrat dan melepaskan asam lemak rantai pendek. Begitupun dengan antioksidan.

Namun, ketika karbohidrat yang masuk sangat sedikit, maka tidak ada yang merangsang bakteri usus untuk melepaskan senyawa kimia penting untuk usus.

Diet rendah karbohidrat boleh saja, tapi…

menu diet rendah karbohidrat

Terkadang orang justru lupa atau terlalu semangat mengikuti tren diet untuk memangkas habis makanan sumber karbohidratnya, tanpa berpikir apa dampak diet rendah karbohidrat yang esktrem. Padahal, karbohidrat tetap memiliki fungsi yang tidak kalah penting dengan lemak dan protein.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Dalam satu gram karbohidrat menghasilkan energi sebanyak 4 kalori. Energi dari karbohidrat ini bisa digunakan secara langsung maupun bisa menjadi simpanan energi jika nantinya diperlukan. Sistem saraf pusat dan otak juga secara alamiah sangat bergantung pada energi dari karbohidrat.

Selain itu, karbohidrat juga membantu menjaga jumlah protein atau massa otot dalam tubuh. Ketika jumlah karbohidrat di dalam tubuh tidak mencukupi, tubuh otomatis mengambil protein sebagai sumber energi sehingga dapat menurunkan massa otot tubuh.

Karbohidrat juga berfungsi mengendalikan berat badan. Khususnya karbohidrat kompleks yang akan memberikan manfaat ini. Jadi, sebaiknya jangan sembarangan diet karena efeknya justru bisa berbahaya bagi Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Diet Dubrow, Diet Alternatif yang Mirip dengan Intermittent Fasting

Diet Dubrow dipercaya efektif untuk menurunkan berat badan, meningkatkan pembakaran lemak, hingga memperlambat penuaan. Lalu, bagaimana cara menjalaninya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 30/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Menu Sarapan Sehat untuk Anda yang Menjalani Diet Atkins

Menjalani diet Atkins memang tidak mudah pada awalnya. Sebagai permulaan, Anda bisa membuat menu sarapan diet Atkins untuk dikonsumsi setiap pagi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 14/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Ternyata, Bakteri Usus Jadi Salah Satu Penyebab Penyakit Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis adalah penyakit yang menyerang otak dan saraf tulang belakang. Tapi, nyatanya, bakteri usus juga berperan menyebabkan Multiple Sclerosis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 29/06/2019 . Waktu baca 3 menit

Diet Keto Apa Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah?

Diet keto membantu Anda cepat menurunkan berat badan. Selain itu, penurunan gula darah juga jadi salah satu manfaat diet keto yang bisa menguntungkan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 07/10/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kesalahan diet rendah karbohidrat

5 Kesalahan yang Bisa Bikin Diet Rendah Karbohidrat Anda Gagal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
sindrom usus bocor

Sindrom Usus Bocor, Masalah Pencernaan yang Misterius dan Memicu Banyak Penyakit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit
diet south beach

Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . Waktu baca 5 menit
diet rendah karbohidrat mencegah penuaan otak

Diet Rendah Karbohidrat Bisa Memperlambat Penuaan pada Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . Waktu baca 5 menit