4 Cara Memasak Kacang Merah Supaya Nutrisinya Tetap Terjaga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda berencana membeli kacang merah untuk mengolahnya menjadi bubur atau makanan lezat yang lain, pastikan dulu Anda tahu bagaimana cara mengolah kacang merah supaya tetap kaya nutrisi.

Bagaimana cara mengolah kacang merah yang benar?

Kacang merah adalah salah satu makanan yang kaya akan serat. Selain itu, kacang merah mengandung asam folat, kalsium, karbohidrat, dan tinggi protein. Agar tak kehilangan manfaat atau nutrisi pada kacang, Anda perlu memasaknya atau mengolahnya dengan benar. Berikut ini adalah beberapa langkah tepat untuk mengolah kacang merah.

1. Pilih kacang merah yang tepat

Sebelum mengolah kacang merah untuk dimasak, pastikan Anda tahu cara memilih kacang merah yang tepat. Jika membeli kacang merah kering, pilih yang permukaannya licin, bentuknya sempurna, tidak banyak kotoran yang menempel, tidak bertunas, tidak busuk, warnanya merah tidak kehitaman, dan tidak tampak adanya kerutan. Tips ini juga berlaku saat memilih kacang merah segar, ya.

Jika membeli kacang merah yang sudah direbus, pilih yang tidak berbau asam, tidak licin/berlendir, dan sudah cukup empuk. Jika membeli kacang merah kalengan, pilih yang kemasannya tidak penyok, bocor, kotor, dan berkarat. Juga perhatikan tanggal kadaluarsa dan best before yang ada di kaleng.

2. Cuci hingga bersih

Setelah dibeli, cuci kacang merah di air mengalir hingga bersih. Khusus untuk kacang merah rebus dan kaleng, cucilah hingga permukaan kacang kesat dan tak ada sisa lendir atau air perendamnya.

3. Rendam kacang merah

Setelah memilih kacang merah yang bagus, pastikan cuci kacang merah di bawah air mengalir. Setelah itu, Anda perlu merendamnya selama 1-2 jam. Perendaman dilakukan untuk mengempukan kacang merah sehingga memudahkan Anda mengolah kacang merah menjadi makanan yang lezat. Siapkan satu buah panci atau baskom berisi air bersih untuk perendaman. Berikut petunjuk merendamnya.

  • Untuk kacang merah kering, rendam dalam air selama semalam. Pastikan semua bagian kacang terendam air. Kacang merah akan mengembang jadi 2 kali lipatnya. Jadi tambahkan air hingga cukup merendam kacang yang sudah mengembang itu.
  • Untuk kacang merah segar, cukup rendam 1-2 jam saja sebelum dimasak.

4. Perebusan

Kacang merah mengandung racun alami yang disebut fitohemaglutinin. Gejala keracunannya seperti mual, muntah, sakit perut, diikuti dengan diare. Proses perendaman dan perebusan yang tepat dapat menghilangkan racunnya.

Begini caranya: setelah direndam (lihat poin atas), buang air rendaman lalu rebus kacang merah dengan air yang baru selama 2 jam di atas api sedang hingga empuk. Saat direbus, pastikan kacang selalu terendam air. Jika air sudah banyak menyusut, tak perlu ragu untuk menambahnya.

Anda dapat mengecek keempukan kacang merah dengan cara menekannya dengan jari. Jika teksturnya sudah tidak renyah lagi dan mudah hancur, berarti kacang sudah matang sempurna.

Setelah matang, buang air rebusan lalu siram kacang dengan air dingin dan tiriskan. Kacang merah siap diolah jadi aneka masakan lezat. Jika perebusan ini sekaligus untuk memasak, es kacang merah misalnya, jangan menambahkan gula sebelum kacang benar-benar empuk. Sebab kacang akan jadi lebih lama empuknya.

Jadi pastikan Anda memasak atau mengolah kacang merah hingga matang dan ikuti semua langkah di atas. Selain empuk dan lezat, kacang merah jadi lebih aman dimakan jika diolah dengan benar. Selamat memasak!

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Manfaat Kacang Kapri yang Sayang Jika Anda Lewatkan

Kacang kapri mengandung berbagai nutrisi yang menyehatkan tubuh. Lantas, apa saja manfaat kacang kapri untuk kesehatan? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 10 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Kupas Lebih Dalam Kandungan Nutrisi Kacang Kapri

Kacang kapri masuk dalam deretan kacang yang memiliki banyak nutrisi. Apa saja kandungan nutrisinya? Yuk, lihat pembahasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 1 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Selain Enak, Ini 4 Manfaat Kacang Polong Bagi Kesehatan Tubuh

Kacang polong terkenal dengan rasa yang enak dan mudah diolah dengan makanan lainnya. Sayangnya, belum banyak yang tahu apa saja khasiat baik si hijau ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 5 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit

Selai Kacang Biasa Vs. Selai Almond, Mana yang Lebih Sehat?

Selai kacang tanah dan selai almond sama-sama bisa memberi cita rasa lezat di setiap olesannya. Di antara keduanya, mana yang lebih baik untuk dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 10 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kacang bikin jerawatan

Kacang Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit
buah dan sayur mengandung racun

7 Makanan Sehari-hari yang Ternyata Sebenarnya Mengandung Racun

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
kacang lentil

Segudang Khasiat yang Ditawarkan Kacang Lentil untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 12 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat kacang brazil

Mengulik Manfaat Kacang Brazil bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit