Selama ini, masyarakat Indonesia selalu mengaitkan larutan penyegar sebagai salah satu minuman yang berkhasiat menyembuhkan panas dalam. Bahkan, larutan penyegar juga digunakan untuk mencegah terjadinya panas dalam. Akan tetapi, apa benar manfaat larutan penyegar dapat menyembuhkan panas dalam?

Apa yang disebut dengan panas dalam?

Panas dalam adalah serangkaian gejala dari suatu penyakit yang dapat menyerang beberapa bagian tubuh seperti mulut, tenggorokan, dan sistem pencernaan. Gejala yang bisa dikenali adalah sariawan, bibir pecah-pecah, tenggorokan terasa sakit, dan perut terasa panas.

Umumnya, panas dalam disebabkan oleh:

  • Makan makanan pedas. Makanan pedas adalah stimulan yang dapat merangsang sirkulasi darah dan menaikkan suhu tubuh.
  • Mengalami infeksi. Biasanya, infeksi memicu suhu tubuh meningkat sehingga menyebabkan panas.
  • Berolahraga secara intens juga dapat meningkatkan suhu tubuh menjadi panas.

Kondisi ini tidak berbahaya dan cara penyembuhannya tidak harus dengan bantuan dokter. Artinya, kondisi ini bisa Anda tangani sendiri dengan melakukan pengobatan rumahan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati kondisi ini adalah dengan mengonsumsi larutan penyegar. Manfaat larutan penyegar disebut-sebut dapat menyembuhkan panas dalam. Apa benar?

Apa benar larutan penyegar dapat menyembuhkan panas dalam?

Saat tubuh memberikan tanda-tanda kemunculan dari gejala-gejala panas dalam, orang Indonesia cenderung memilih untuk mengonsumsi larutan penyegar. Sebab, larutan penyegar selalu dikaitkan dengan pengobatan untuk panas dalam.  Namun, apa benar manfaat larutan penyegar dapat menyembuhkan panas dalam?

Gipsum fibrosum, komposisi utama larutan penyegar

Larutan penyegar beredar sangat luas di Indonesia. Minuman ini disebut memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Larutan penyegar memiliki komposisi yang berbeda-beda, tergantung pada mereknya.

Namun, komposisi utama dari minuman ini adalah gipsum fibrosum, yaitu mineral yang tidak beracun dan memiliki banyak manfaat. Manfaat larutan penyegar utamanya didapat dari gipsum fibrosum ini.

Meski bukan tanaman herbal, gipsum fibrosum sudah digunakan sebagai komponen utama obat-obatan tradisional dari Cina. Gipsum fibrosum sendiri adalah mineral yang terdiri dari kalsium, sulfur, dan sedikit mineral lainnya.

Gipsum fibrosum tidak memiliki warna atau bening, rapuh, serta mudah dihancurkan. Anda bisa menemukan gipsum fibrosum di  dasar laut atau di batuan sedimen, seperti batu kapur. Gipsum fibrosum bisa digunakan untuk hiasan ornamen, atau perhiasan. Namun, gipsum fibrosum juga memiliki manfaat kesehatan, sebagai zat utama yang memberikan manfaat untuk larutan penyegar.

Dalam pengobatan Cina, gipsum fibrosum termasuk dalam kategori zat yang dapat menghilangkan panas. Zat-zat yang termasuk ke dalam kategori ini digunakan untuk menyembuhkan radang atau infeksi, salah satu penyebab dari panas dalam.

Oleh sebab itu, zat-zat tersebut umumnya memiliki sifat anti terhadap bakteri dan virus. Dengan begitu, bakteri dan virus yang menjadi penyebab panas dalam dapat dilawan dan suhu tubuh dapat kembali normal.

Dengan penjelasan ini, dapat diketahui bahwa manfaat larutan penyegar yang mengandung gipsum fibrosum dapat menyembuhkan gejala panas dalam yang timbul karena infeksi yang terjadi pada tubuh. Sementara, panas dalam yang disebabkan oleh kondisi lain tidak dapat dipastikan apakah bisa disembuhkan menggunakan larutan penyegar.

Dosis gipsum yang dianjurkan

Tentunya untuk mendapatkan manfaat yang optimal, sebaiknya konsumsi gipsum sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Dosis yang direkomendasikan adalah 9-30 gram per hari. Penggunaannya harus dihancurkan terlebih dahulu dan ditumbuk menjadi bubuk.

Alternatif pengobatan rumahan untuk panas dalam

1. Minum air kelapa

Air kelapa dapat digunakan untuk mengembalikan kesegaran tubuh. Vitamin, mineral, dan elektrolit yang terdapat pada air kelapa dapat mengembalikan cairan tubuh dan energi yang hilang saat panas dalam.

2. Minum susu

Mengonsumsi susu dapat membantu mengembalikan suhu tubuh Anda serta meningkatkan metabolisme tubuh. Susu kaya akan probiotik, vitamin, dan mineral yang dapat mengembalikan energi tubuh, khususnya yang hilang karena suhu tubuh memanas.

3. Makan makanan yang banyak mengandung air

Makan makanan yang banyak mengandung air seperti buah-buahan (semangka dan stroberi) adalah pilihan terbaik. Sayuran seperti seledri, mentimun, dan kembang kol juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi panas dalam tubuh.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca