Benarkah Suplemen Maca Root Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Suplemen maca root atau akar maca populer digunakan sebagai obat kuat herbal untuk pria. Bahkan, akar maca telah lama digunakan sejak dua ribu tahun lalu oleh pria-pria suku Inca kuno menambah gairah seksualnya. Benarkah suplemen maca root adalah cara tahan lama yang terbukti efektif? Ini kata para dokter.

Apa yang terkandung dalam maca root (akar maca)?

Maca adalah tanaman rimpang mirip bengkoang, yang punya nama latin lepidium meyenii. Habitat asli dari maca adalah pegunungan Andes di Peru, Amerika SelatanUmumnya akar maca dikeringkan dan dikonsumsi dalam bentuk bubuk, namun ada juga yang dikemas dalam kapsul dan bentuk minuman cair. Rasa akar maca mirip seperti kacang.

Dalam 100 gram bubuk akar maca terkandung 14.3 gram protein, 285 mg vitamin C, 250 mg kalsium, dan 14.8 mg zat besi. Berkat berbagai kandungan nutrisi tinggi ini, akar maca dilaporkan bermanfaat untuk meringankan gejala PMS dan menopause pada perempuan hingga menajamkan daya ingat. Maca root juga mengandung berbagai polifenol yang baik untuk menangkal paparan radikal bebas dalam tubuh.

Apakah suplemen maca root benar efektif meningkatkan gairah seks pria?

Klaim pasaran yang menyatakan bahwa suplemen maca root bisa bikin pria tahan lama di ranjang sudah didukung oleh sejumlah penelitian. Sebuah studi tinjauan dari tahun 2010 yang mengolah data dari empat penelitian acak dengan total 131 peserta menemukan bukti bahwa akar maca benar efektif meningkatkan gairah seks pria setelah dikonsumsi selama minimal enam minggu.

Dilansir dari NCBI, sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Ethnopharmacology menemukan bahwa akar maca dapat meningkatkan performa seks dan kesuburan tikus jantan setelah 15 hari. Kemudian, penelitian dilanjutkan dengan memberi suplemen maca root pada 25 pria yang memiliki masalah impotensi ringan untuk dibandingkan dengan 25 pria berkondisi sama yang mengonsumsi pil plasebo alias pil kosong. Setelah 12 minggu, pria yang mengonsumsi ekstrak akar maca mengalami peningkatan performa seksual yang lebih dramatis.

Ada juga beberapa bukti kecil yang melaporkan bahwa akar maca membantu meningkatkan kesuburan pria dengan cara meningkatkan produksi jumlah sperma dan meningkatkan kualitasnya. Beberapa penelitian kecil juga menemukan bahwa maca root membantu meningkatkan energi dan stamina tubuh.

Akan tetapi, para ahli kesehatan masih skeptis dengan kesimpulan-kesimpulan ini. Masih diperlukan bukti ilmiah yang lebih banyak dan dalam skala besar untuk mendukung teori efektivitas suplemen maca untuk vitalitas pria.

Apakah ada efek samping suplemen maca roots?

Dilansir dari WebMD, Kalthleen Zelman, MPH, RD, seorang pemimpin bagian nutrisi di WebMD, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada orang yang melaporkan efek samping dari penggunaan suplemen maca roots.

Akan tetapi, distribusi dan penggunaan suplemen herbal tidak diatur oleh FDA, badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat, dan juga oleh BPOM di Indonesia. Ini membuat jaminan keamanan dan risiko efek samping suplemen maca roots tidak benar-benar diketahui pasti.

Khasiat suplemen maca sejauh ini hanya dapat dibuktikan lewat eksperimen pada hewan lab atau pengujian kecil-kecilan pada manusia. Hasil percobaan inilah yang seringkali dijadikan dasar bahwa obat herbal dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Padahal, efeknya belum tentu tercermin pada khalayak publik. Selain itu, setiap produsen akan meracik produknya dengan dosis dan bahan komposisi yang berbeda, sehingga bisa menimbulkan manfaat dan risiko efek samping yang berbeda untuk setiap orang.

Banyak pula produk suplemen tidak memiliki izin edar BPOM alias ilegal. Untuk itu, Anda sebagai konsumen harus lebih bijak dalam memilih dan membeli obat herbal yang aman. Dilansir dari Men’s Health, Jamin Brahmbhatt, MD, seorang ahli urologi di Orlando Health, berpendapat bahwa maca roots bisa saja dijadikan bagian dari menu makanan sehat, namun tidak bisa dijadikan andalan satu-satunya sebagai cara tahan lama di ranjang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

Faktor usia memang lazim memengaruhi perubahan gairah seksual seseorang sehingga berpotensi mengganggu keintiman bercinta.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Hubungan Seks Secara Rutin Bisa Mencegah Pikun, Benarkah?

Penelitian menemukan bahwa ubungan seks secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga membantu mencegah pikun. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Cantiknya Bunga Telang dengan 4 Manfaatnya untuk Kesehatan

Siapa yang mengira bahwa bunga telang dengan warna biru putih yang cantik ini menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 5 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Menurut penelitian, lebih sering berhubungan seks bisa membantu perempuan memperlambat datangnya masa menopause. Bagaimana penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Konten Bersponsor
seks memperlambat menopause
Hidup Sehat, Seks & Asmara 3 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Bukan Hanya Terasa Nikmat, Ini 3 Manfaat Orgasme untuk Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
waktu bercinta terbaik

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Masturbasi Saat Hamil

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
nafsu seks ibu hamil

Kenali Perubahan Gairah Seks Ibu Hamil di Trimester Ketiga, Plus Tips Seks yang Aman

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit