Jangan Asal Mengucek Mata! Begini Cara Membersihkan Mata yang Tepat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ketika ada kotoran atau benda asing yang masuk ke mata, Anda mungkin akan refleks mengucek mata untuk mengeluarkannya. Padahal, kebiasaan buruk ini malah bisa mengiritasi mata Anda. Bila terus dibiarkan, cara bisa memperparah infeksi pada mata. Lantas, sudah tahukah Anda bagaimana cara membersihkan mata yang benar? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Cara membersihkan mata yang benar tanpa mengiritasi mata

Setiap kotoran, pasir, debu, dan benda asing lainnya yang masuk ke mata perlu segera dibersihkan. Jika tidak, kotoran tersebut dapat terus menumpuk dan menyebabkan iritasi pada mata.

Hampir semua orang biasanya memilih jalan pintas dengan mengucek mata. Namun, hal ini dapat melukai lapisan mata dan menyebabkan abrasi kornea. Bahkan, kebiasaan buruk ini dapat mendorong benda asing masuk lebih dalam ke mata dan terperangkap di dalamnya. Alhasil, ini bisa meningkatkan risiko kerusakan pada permukaan mata.

Maka itu, Anda perlu menerapkan cara membersihkan mata yang tepat dan aman tanpa mengiritasi mata. Simak urutan caranya berikut ini.

1. Kenali gejala infeksi mata

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Saking kecilnya kotoran atau benda asing yang masuk, banyak orang sering kali tidak menyadari bahwa matanya sedang infeksi. Gejala infeksi mata di antaranya berupa mata merah, gatal, hingga sakit mata.

Setelah itu, coba periksa mata Anda untuk menemukan benda asing yang masuk. Buka mata Anda lebar-lebar dengan bantuan dua jari, kemudian perhatikan area mata Anda di depan cermin.

Lihat bagian merah muda pada bagian dalam kelopak bawah Anda. Bila terdapat kotoran atau bintik kecil, coba keluarkan kotoran tersebut secara perlahan dengan bantuan kapas basah atau aliran air. Lakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai bola mata Anda.

2. Lepaskan lensa kontak

lensa kontak

Lensa kontak adalah salah satu penyebab infeksi mata yang paling sering terjadi, biasanya karena Anda tidak memasang lensa kontak dengan benar atau kelamaan pakai lensa kontak. Selain itu, penggunaan lensa kontak juga dapat menjebak kotoran yang masuk sehingga memperburuk gejala infeksi mata.

Nah, sebelum membersihkan mata, pastikan Anda sudah melepaskan lensa kontak. Namun, pastikan Anda sudah mencuci tangan terlebih dahulu agar tidak memindahkan kuman dari tangan ke mata Anda.

3. Ambil posisi yang nyaman

mata belekan

Posisikan diri Anda senyaman mungkin sebelum mulai membersihkan mata. Posisi yang nyaman juga dapat memudahkan aliran air yang mengenai mata saat Anda membersihkan mata.

Mulailah dengan memiringkan kepala ke arah bawah atau sedikit menunduk. Dengan demikian, aliran air atau larutan pembersih mata akan segera jatuh sehingga mencegah penyebaran infeksi ke bagian mata yang lainnya.

4. Bersihkan mata dengan cara membilas

sering cuci muka bikin jerawat

Siapkan wadah atau cangkir kecil seukuran mata (gelas sloki) dan isi dengan air bersih atau larutan pembersih mata. Tempelkan cangkir kecil tersebut ke sekitar mata, lalu arahkan kepala Anda ke belakang. Cara ini akan membuat cairan tersebut mengenai mata secara langsung dan mulai membersihkan permukaan mata secara perlahan.

Saat membersihkan mata, kedipkan mata beberapa kali dan gerakkan mata Anda ke arah atas, bawah, dan ke samping. Lakukan cara ini selama 10-15 menit untuk meratakan cairan ke seluruh bola mata.

Terkadang, cairan tersebut dapat mengalir di wajah dan membasahi pakaian Anda. Maka itu, letakkan handuk di sekitar leher untuk mencegah tubuh Anda terkena tumpahan air.

Setelah selesai membilas mata, tepuk-tepuk area sekitar mata dengan handuk kering yang bersih. Biasanya, gejala infeksi mata akan berkurang setelah satu sampai dua jam setelah membersihkan mata.

Bagaimana bila mata saya terkena bahan kimia?

sakit kelenjar air mata

Anda yang bekerja di laboratorium mungkin saja terciprat zat tertentu. Atau bila Anda sedang membersihkan rumah dengan cairan pembersih, bisa saja mata tak sengaja kemasukan cairan pembersih tersebut.

Bila bahan kimia apa pun mengenai mata, segera bilas dengan air bersih atau larutan pembersih mata dengan waktu yang cukup lama. Waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan mata akibat paparan bahan kimia adalah sebagai berikut:

  • 15-20 menit untuk iritasi sedang hingga berat akibat bahan kimia yang menyebabkan toksisitas akut, seperti asam asetat, pemutih, dan formaldehida.
  • 30 menit bila mata kena percikan bahan kimia yang bersifat korosif, contohnya asam sulfat.
  • 60 menit bila mata terkena bahan alkalin yang kuat seperti natrium, kalium, atau kalsium hidroksida. Bahan-bahan tersebut dapat menimbulkan sensasi terbakar pada mata sehingga perlu waktu yang lebih lama saat membersihkan mata.

Hati-hati saat membersihkan mata akibat terkena bahan kimia. Bila Anda mengalami gejala infeksi mata yang lebih parah, seperti penglihatan berbayang, mata bengkak, sakit kepala, dan nyeri hebat di bagian mata, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rambut Kering, Bagaimana Cara Ampuh Mengatasinya?

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Sudah Benarkah Cara Anda Keramas Selama Ini? Cek di Sini!

Walaupun Anda rajin keramas, belum tentu rambut Anda bersih. Berikut ulasan mengenai langkah mencuci rambut dengan benar.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 23 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Kadar Hb Terlalu Tinggi, Apakah Berbahaya dan Perlu Diturunkan?

Mudah merasa lelah dan pusing? Bisa jadi gejala kadar hemoglobin atau Hb tinggi. Apa risikonya bagi tubuh? Cari tahu info lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 22 November 2020 . Waktu baca 7 menit

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung 21 November 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat alami oral thrush

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
gingsul, salah satu jenis maloklusi

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat bengkoang

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit