Benarkah Mainan Sinar Laser Bisa Bikin Mata Buta?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/03/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Laser pointer biasanya digunakan sebagai alat pelengkap dalam presentasi. Sayangnya, mainan laser ini juga sering disalahgunakan untuk tujuan yang keliru. Fans fanatik tim sepak bola sering menyelundupkan mainan ini untuk menembakkan sinarnya langsung dari jarak jauh tepat ke mata pemain tim lawan. Tujuannya tak lain tak bukan, untuk membingungkan lawan dan mengganggu jalannya pertandingan. Namun meski terkesan sepele, bahaya laser mainan tidak boleh disepelekan. Mengarahkan sinar laser tepat mengenai mata dapat menyebabkan kebutaan.

Bahaya laser mainan yang ternyata bisa bikin buta

tidak suka kontak mata

FDA sebagai badan POM di Amerika Serikat yang setara dengan BPOM di Indonesia menyatakan bahaya laser mainan yang digunakan sembarangan bisa menyebabkan cedera mata serius, bahkan hingga kebutaan. Bahkan, efeknya bisa lebih berbahaya dibandingkan dengan menatap matahari secara langsung.

Menurut Dan Hewett, petugas promosi kesehatan di FDA’s Center for Devices and Radiological Health, bahaya laser mainan yang sinarnya diarahkan langsung ke mata bisa merusak mata hanya dalam sekejap. Terutama jika daya sinarnya cukup kuat. Selain itu, efeknya juga akan jauh lebih buruk jika dilakukan di malam hari saat pupil mata sedang terbuka lebar.

Paparan sinar laser dalam taraf ringan dalam waktu singkat bisa menyebabkan kehilangan penglihatan sementara. Pasalnya, cahaya sinar laser menghasilkan energi panas yang bisa merusak jaringan mata. Hal inilah yang terjadi pada seorang anak laki-laki di Yunani. Ia mengalami kebutaan setelah berulang kali menatap sinar laser pointer ketika bermain.

Dikutip dari Live Science, retina mata anak tersebut dilaporkan berlubang akibat terbakar sinar laser. Bahkan setelah satu setengah tahun pulih dari operasi, penglihatannya tidak bisa kembali seperti semula.

Laser mainan dengan sinar biru dan ungu lebih berbahaya

laser
Sumber: Medical Daily

FDA membatasi penjualan laser pointer hanya berdaya maksimum 5 miliwatt. Namun, laser pointer yang dijual di pinggir jalan atau toko-toko online mungkin tidak menyertakan label yang tepat, atau mereka mungkin memiliki daya energi yang lebih tinggi daripada yang diindikasikan pada label. Maka, sulit bagi konsumen untuk mengetahui secara pasti seberapa kuat daya energi laser pointer tersebut.

Terlebih, mengutip dari American Academy of Opthalmology, laser mainan yang bersinar biru dan ungu efeknya lebih berpotensi bahaya daripada yang laser berwarna merah atau hijau.

Ini karena mata manusia sebenarnya kurang sensitif terhadap warna biru dan ungu dibandingkan dengan warna merah dan hijau. Hal ini membuat mata Anda tidak berkedip atau berpaling secepat saat dipapar oleh sinar hijau dan merah.

Karena mata lebih “tahan banting” terhadap paparan sinar biru dan ungu, maka ada peluang bagi Anda untuk bisa terus menatap sinar dalam jangka waktu lebih lama tanpa disadari. Cedera yang dihasilkan pun kemungkinan besar akan lebih berpotensi fatal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Implan Glaukoma, Pengobatan Termutakhir untuk Glaukoma

Salah satu pengobatan untuk mengatasi kebutaan yang disebabkan penyakit glaukoma adalah pemasangan implan. Tahukah Anda mengenai implan glaukoma?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 27/06/2019 . Waktu baca 5 menit

Panduan Memilih Dokter Mata Terbaik dan Sesuai Kebutuhan

Memilih dokter mata yang bagus memang tak bisa sembarangan. Ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk menemukan yang paling cocok buat Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 14/03/2019 . Waktu baca 4 menit

3 Pilihan Pengobatan yang Aman dan Efektif Mengatasi Abrasi Kornea

Alih-alih redakan mata gatal, mengucek mata justru bisa menggores lapisan kornea dan memicu abrasi kornea. Tenang, obati abrasi kornea dengan 3 cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/12/2018 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Mencegah Kebutaan Akibat Komplikasi Diabetes

Penyakit mata diabetes dapat merusak mata dan penglihatan yang bisa berujung pada kebutaan. Lantas, bagaimana cara mencegah kebutaan akibat diabetes?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Diabetes, Health Centers 05/12/2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
ciri ciri bayi buta

Ciri-Ciri Kebutaan pada Bayi dan Anak yang Sebaiknya Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020 . Waktu baca 7 menit
gas air mata

Tips Melindungi Diri Saat Diserang Gas Air Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 25/09/2019 . Waktu baca 7 menit
jenis tipe stroke mata

4 Jenis Stroke yang Umum Menyerang Mata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2019 . Waktu baca 4 menit