6 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata, Selain Wortel

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan yang paling dikenal manfaatnya untuk kesehatan mata adalah wortel, yang selama ini kita tahu. Namun, tidak hanya wortel atau vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata Anda. Makanan lain dengan kandungan zat gizi lain juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Apa saja, ya?

Makanan yang mengandung vitamin C dan E, seng, lutein, zeaxanthin, dan asam lemak omega-3 juga berperan dalam menjaga kesehatan mata Anda. Semua zat gizi ini dapat membantu mencegah katarak dan degenerasi makula yang disebabkan karena faktor usia (membuat ketajaman penglihatan Anda menurun).

Sayuran hijau

Sayuran hijau mempunyai kandungan lutein dan zeaxanthin. Lutein dan zeaxanthin sendiri merupakan karotenoid yang ditemukan pada retina. Makanan yang mengandung kedua zat gizi ini memiliki sifat antioksidan yang dapat menurunkan risiko pengembangan degenerasi makula dan katarak. Antioksidan dapat melindungi mata dari kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh sinar matahari, asap rokok, dan polusi udara.

Lutein dan zeaxanthin bekerja dengan cara meningkatkan kepadatan pigmen dalam makula yang menyerap kelebihan cahaya biru dan ultraviolet serta menetralkan radikal bebas. Dengan cara tersebut, lutein dan zeaxanthin dalam makanan dapat melindungi mata dari kerusakan.

Sayuran hijau yang memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin cukup tinggi adalah bayam, daun kale, romaine lettuce, sawi, brokoli, dan lobak hijau. Selain dalam sayuran hijau, lutein dan zeaxanthin juga bisa ditemukan dalam kacang polong dan alpukat.

Telur

Telur mempunyai kandungan banyak zat gizi yang dapat meningkatkan kesehatan mata. Dalam telur, terdapat lutein, zeaxanthin, vitamin A, dan seng. Lutein dan vitamin A dapat melindungi mata Anda dari kebutaan di malam hari dan dari kekeringan pada mata. Lutein dan zeaxanthin bersama dengan seng juga dapat meningkatkan kesehatan mata dengan cara mengurangi risiko degenerasi makula.

Buah sitrus dan buah berry

Buah sitrus (seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali) serta buah berry (seperti strawberry, blueberry, dan raspberry) memiliki kandungan vitamin C yang tinggi.  Vitamin C juga mengandung antioksidan paling tinggi. Sehingga, makanan dengan kandungan vitamin C juga dapat mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak. Makanan lain yang juga mengandung vitamin C adalah pepaya, paprika, tomat, kiwi, dan jambu biji.

Biji-bijian dan kacang-kacangan

Pada beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti biji bunga matahari dan kacang almond, ditemukan kandungan vitamin E. Vitamin E ini juga diperlukan untuk menjaga kesehatan mata dengan cara memperlambat degenerasi makula. Vitamin E dan vitamin C bekerja sama dalam menjaga kesehatan jaringan pada mata.

Dalam biji bunga matahari juga ditemukan kandungan seng, selain kandungan vitamin E. Sedangkan, dalam kacang almond juga ditemukan kandungan asam lemak omega-3.  Kandungan seng dan asam lemak omega-3 ini juga dapat meningkatkan kesehatan mata Anda.

Biji-bijian atau kacang-kacangan lain yang juga bermanfaat untuk kesehatan mata Anda adalah walnut, kacang polong, kacang tanah, kacang lima, kacang merah, dan lentil.

Gandum

Gandum atau biji-bijian utuh, seperti beras merah, oat, quinoa, roti gandum, dan pasta gandum juga dapat meningkatkan kesehatan mata karena mereka mengandung vitamin E, seng, dan niasin (vitamin B3). Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah ini dapat membantu mengurangi risiko degenerasi makula yang disebabkan oleh faktor usia. Selain itu, minyak gandum juga mengandung vitamin E.

Ikan

Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Asam lemak omega-3 dapat membantu melindungi mata dari kekeringan, mencegah degenerasi makula, dan juga katarak. Selain itu, bukti juga menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 memiliki sifat antiperadangan, yang dapat mengurangi risiko degenerasi makula.

Asam lemak sebenarnya juga ditemukan dalam retina mata Anda. Jika kadar asam lemak rendah pada retina, maka dapat menyebabkan mata Anda menjadi kering. Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 adalah salmon, tuna, sarden, dan makerel.

Jika Anda tidak suka dengan ikan atau tidak bisa makan makanan laut, asam lemak omega-3 ini bisa Anda dapatkan dari  suplemen minyak ikan atau suplemen yang mengandung minyak nabati, seperti minyak biji kismis hitam atau minyak biji rami.

 

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak

    Untuk memastikan mata anak terus sehat hingga ia dewasa nanti, kesehatan matanya harus dijaga sejak ia masih kecil. Bagaimana orangtua bisa membantu?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    3 Nutrisi Terbaik untuk Mengatasi Mata Kering

    Pernah mengalami gejala mata kering? Cobalah untuk mengubah pemilihan nutrisi untuk mata kering Anda dengan makanan yang kaya vitamin dan zat gizi.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 16 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

    Ada banyak vitamin anak yang dijual di pasaran. Namun, perlukah pemberian vitamin untuk anak? Seberapa penting vitamin untuk kesehatan si kecil?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

    10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

    Penelitian membuktikan, bahkan pria berumur 80 tahun pun masih mungkin memiliki kualitas sperma yang baik jika mengonsumis makanan penyubur sperma berikut.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pengobatan glaukoma

    4 Pilihan Pengobatan Glaukoma yang Paling Umum

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
    Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit
    tonometri tonometer

    Tonometri

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 7 menit
    vitamin C mencerahkan kulit

    Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    rambut bercabang

    Penyebab dan Cara Menghilangkan Rambut Bercabang

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 8 menit