9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda masih ragu-ragu untuk ikutan tren memanjangkan bulu mata lewat extension bulu mata, Anda masih tetap dapat memiliki bulu mata tebal nan lentik dengan cara aman dan murah meriah — bahkan tanpa harus meninggalkan rumah. Mau tahu caranya?

Berbagai cara alami untuk memanjangkan bulu mata

1. Sisir bulu mata

Jika Anda tidak pernah menyisir bulu mata Anda sebelumnya, ini adalah saat yang tepat untuk memulainya. Menyisir bulu mata akan membersihkan debu dan kotoran yang membandel serta merangsang sirkulasi darah ke akar rambut untuk mendukung pertumbuhan bulu mata.

Sisir bulu mata Anda dua kali sehari dengan sikat khusus bulu mata atau kuas maskara bersih, dan ini benar-benar dapat membantu membuat bulu mata Anda tumbuh lebih panjang, lembut, dan tebal.

2. Vitamin E

Khasiat vitamin E sudah sangat dikenal baik untuk menyamarkan noda kusam di wajah, tapi ternyata vitamin ini juga dapat bantu menebalkan dan memanjangkan bulu mata. Ini karena minyak vitamin E bekerja memperkuat akar rambut demi mencegah bulu mata cepat rontok.

Caranya cukup buka beberapa kapsul vitamin E dan Anda bisa langsung mengoleskannya ke bulu mata dengan tangan atau cotton bud. Atau, oleskan vitamin E ke bulu kuas maskara bersih dan sisir bulu mata Anda menggunakan kuat tersebut. Lakukanlah dua kali setiap hari.

3. Minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung vitamin A dan E yang bermanfat bagi kesehatan rambut, termasuk juga memanjangkan bulu mata. Minyak zaitun menyerap jauh ke dalam akar rambut dan pori-pori kulit kelopak untuk merangsang pertumbuhan bulu mata serta menjadi perisai untuk melindungi kekuatan batang rambut bulu mata.

Oleskan beberapa tetes minyak zaitun langsung di pangkal bulu mata setiap malam untuk mendorong pertumbuhan bulu mata yang lebih lentik dan tebal, atau teteskan minyak zaitun ke bola kapas atau cotton bud dan tepuk-tepuk lembut pada bulu mata Anda. Biarkan selama lima menit (atau bisa semalaman) dan bilas dengan air hangat. Lakukan ini setiap malam selama empat minggu atau sampai Anda mendapatkan hasil yang diinginkan. Biasanya, sih, hasilnya akan mulai terlihat jelas setelah 1-2 bulan penggunaan rutin.

4. Minyak alami

Jika tidak punya minyak zaitun di rumah, Anda dapat merawat dan memanjangkan bulu mata dengan beragam alternatif minyak alami lainnya: minyak kelapa, minyak jarak, minyak almond, minyak wijen, minyak rosehip, hingga minyak argan.

Cukup rendam bola kapas atau cotton bud dalam beberapa tetes minyak pilihan Anda (atau bisa dikombinasikan) dan langsung usapkan lembut pada bulu mata Anda setiap malam sebelum pergi tidur. Bilas bersih di pagi hari dengan air hangat. Minyak alami bertindak sebagai pelembab yang menyehatkan, meningkatkan pertumbuhan, serta menjaga kekuatan bulu mata Anda.

4. Petroleum jelly

Petroleum jelly bekerja mirip dengan minyak alami. Usapkan sedikit jelly di bulu mata Anda setiap malam sebelum tidur dan bilas dengan air hangat di pagi hari. Anda dapat membilasnya setelah 15 menit jika Anda ingin. Atau, Anda bisa oleskan jelly pada sikat bulu mata dan bersisir menggunakannya. Rutin lakukan ini setiap malam dan Anda mungkin akan dapat melihat perbedaannya dalam beberapa minggu saja.

5. Teh hijau

Seduh teh hijau dan biarkan mendingin. Kemudian Anda bisa mengusapkan teh hijau langsung pada bulu mata Anda dengan bantuan bola kapas atau cotton bud. Kandungan kafein dan flavonoid yang ditemukan dalam teh hijau dapat mempercepat laju pertumbuhan bulu mata yang sudah ada sambil mendorong pertumbuhan bulu mata baru.

6. Lidah buaya

Jika Anda ingin memelihara kesehatan sekaligus memanjangkan bulu mata Anda, cukup oleskan sedikit gel lidah buaya langsung ke pangkal bulu mata Anda sebelum tidur dengan bantuan sikat maskara. Berkat kandungan vitamin dan nutrisinya yang kuat, lidah buaya dapat meningkatkan laju pertumbuhan bulu mata dan juga memperkuatnya.

7. Hapus makeup mata Anda hingga benar-benar bersih

Selalu hapus semua makeup mata Anda setiap malam (atau lebih baik lagi, segera setibanya Anda di rumah), terutama area bulu mata Anda untuk memberikan mereka kesempatan istirahat dan “bernapas”. Semakin lama bulu mata Anda bebas dari jeratan makeup, akan semakin baik pertumbuhannya.

Anda bisa menggunakan makeup remover jenis apapun untuk membersihkan sisa makeup Anda. Hindari menarik atau menggosok daerah mata kencang-kencang ketika membersihkan makeup untuk melindungi bulu mata Anda serta kulit sensitif di sekitar mata.

8. Hindari menggunakan pengeriting bulu mata atau bulu mata palsu

Melentikkan bulu mata dengan kedua cara kilat ini dapat menggagalkan semua kerja keras Anda untuk memanjangkan bulu mata karena justru menyebabkan kerusakan. Ketika Anda menjepit bulu mata atau melepas bulu mata palsu, Anda mungkin jadi ikut mencabut beberapa bulu mata asli Anda, sehingga solusi terbaiknya adalah untuk menghindari pemakaian keduanya sama sekali, atau menggunakannya hanya ketika benar-benar diperlukan sampai Anda mendapatkan hasil yang diinginkan dengan upaya memanjangkan bulu mata lewat cara alami.

9. Pilih-pilih makanan

Makan makanan yang sehat dan seimbang adalah tip penting yang sering terlupakan untuk membuat bulu mata Anda tumbuh lebih panjang, lebih tebal, dan lebih kuat. Sama seperti rambut kepala Anda, bulu mata juga membutuhkan pasokan vitamin dan mineral untuk bisa tumbuh sehat. Jadi pastikan untuk selalu makan banyak makanan yang kaya protein dan vitamin membantu mempercepat laju pertumbuhan rambut bulu mata.

Makanan yang baik untuk membantu Anda memanjangkan bulu mata termasuk keluarga jeruk, alpukat, sayuran berdaun hijau, ikan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai, dan yogurt.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tertarik untuk Donor Ginjal? Simak Baik-Baik Prosedur dan Syaratnya

Tidak sembarang orang bisa mendonorkan ginjalnya untuk yang membutuhkan. Apa saja syarat donor ginjal dan bolehkah seorang perokok melakukannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Entah karena terbakar matahari, perawatan wajah, atau alasan lain, Anda mungkin menemukan kulit mengelupas tiba-tiba. Bagaimana merawatnya agar tak rusak?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Kecantikan 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Normalkah Jika Darah Haid Saya Berwarna Cokelat?

Meski pada umumnya darah menstruasi berwarna merah pekat, ada beberapa warna darah haid yang perlu Anda waspadai. Ini mungkin berisiko pada kesehatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 10 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Waktu bercinta yang paling ideal ternyata bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung usia Anda dan pasangan. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perkembangan anak 13 tahun

Perkembangan Anak Usia 13 Tahun, Bagaimana Tahapan yang Sesuai?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 8 menit