Ragam Cara Menghilangkan Komedo Putih dan Hitam Agar Wajah Kembali Mulus

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Komedo merupakan penyumbatan pada folikel rambut yang menjadi tanda awal munculnya jerawat. Folikel yang tersumbat berisikan serpihan kulit, sejenis protein kulit bernama keratin, serta sebum (minyak). Walaupun tidak termasuk dalam masalah kulit yang berat, bintik-bintik pada komedo sangat sulit dibasmi sehingga Anda mungkin perlu mencoba berbagai cara menghilangkan komedo sebelum bisa menemukan metode yang benar-benar efektif.

Masalah komedo dapat terjadi pada siapa saja, tapi orang-orang yang memiliki kulit berminyak lebih rentan mengalaminya. Pembentukan komedo pun bisa terjadi di area wajah, punggung, dada, leher, pundak, serta area kulit lainnya yang banyak memproduksi minyak. Bila Anda amati dengan baik, ada dua jenis komedo yang dapat muncul pada tubuh Anda, yakni komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead).

Lantas, apa saja penyebab dan cara menghilangkan kedua jenis komedo ini? Berikut ulasan lengkapnya.

Cara menghilangkan komedo disesuaikan dengan jenisnya

penyebab komedo

Pada dasarnya, komedo terbentuk ketika folikel rambut Anda tersumbat. Folikel adalah tempat bertumbuhnya rambut yang juga dikenal sebagai pori-pori. Setiap folikel terdiri dari sehelai rambut serta kelenjar sebasea yang memproduksi sebum. Sebum merupakan sejenis zat berminyak dengan warna kuning terang yang tersusun dari trigliserida, asam lemak, ester lilin, ester kolesterol, squalene, dan kolesterol. Fungsi utama sebum adalah menjaga kulit dan rambut Anda tetap lembut.

Kelebihan sebum dikeluarkan melalui bukaan pada pori-pori kulit Anda, tapi minyak pada permukaan kulit Anda sebenarnya tidak hanya terdiri dari sebum. Di sini, sebum telah bercampur dengan keringat, sel kulit mati, lemak dari sel kulit, kotoran, serta bahan-bahan lain yang berasal dari lingkungan sekitar.

Campuran sebum, kotoran, serta sel kulit mati dapat menumpuk dan menyumbat pori-pori. Pori-pori tersumbat yang tetap terbuka akan membentuk komedo hitam atau blackhead, sedangkan pori-pori tersumbat yang tertutup akhirnya menghasilkan komedo putih atau whitehead. Keduanya memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Komedo hitam

Komedo hitam terbentuk dengan cara yang sama seperti komedo putih. Perbedaannya, pori-pori yang tersumbat tetap terbuka dan kotoran yang menyumbatnya terpapar oleh udara. Udara kemudian mengoksidasi kotoran penyumbat sehingga membuat komedo tampak gelap atau berubah warna menjadi hitam.

Komedo hitam lebih mudah dibersihkan bila dibandingkan dengan komedo putih. Cara paling sederhana yang digunakan untuk menghilangkan komedo ini adalah dengan menekannya dari kedua sisinya. Kendati demikian, Anda sebaiknya tidak memencet komedo hitam secara sembarangan untuk menghindari risiko infeksi.

2. Komedo putih

Jika kulit di atas pori-pori yang tersumbat menutup, maka terbentuk komedo putih. Jenis komedo ini berukuran kecil, berbentuk padat, dan memiliki warna putih atau kekuningan. Komedo putih biasanya tidak menyebabkan peradangan, tapi kulit dapat mengalami infeksi bila bakteri masuk ke dalam komedo. Akibatnya, komedo mengalami peradangan dan berkembang menjadi jerawat.

Berbeda dengan komedo hitam yang terbuka, komedo putih lebih sulit dikeluarkan. Komedo yang terasa timbul bila diraba ini bahkan tetap sulit diekstraksi sekalipun menggunakan cara yang sama seperti saat memecahkan jerawat. Anda mungkin memerlukan prosedur khusus yang ditujukan untuk membasmi komedo putih.

Cara menghilangkan komedo hitam

skin care saat hamil

Komedo hitam dapat diatasi dengan menggunakan produk-produk tertentu maupun metode khusus yang diterapkan secara langsung pada kulit. Berikut contohnya.

1. AHA dan BHA

Asam alfa hidroksi (AHA) dan asam beta hidroksi (BHA) adalah salah satu contoh eksfoliator terbaik untuk kulit. Keduanya bekerja dengan cara mengelupaskan lapisan teratas kulit yang kusam sekaligus membersihkan pori-pori dan membuat kulit Anda tampak lebih lembut. Gunakan produk mengandung AHA atau BHA sebanyak 1-2 kali dalam seminggu.

2. Clay mask

Pemilik kulit berminyak sangat dianjurkan untuk menggunakan clay mask. Pasalnya, masker ini dapat membantu mengeluarkan kotoran, minyak, dan bahan-bahan lain yang menyumbat pori-pori. Beberapa jenis clay mask juga dilengkapi dengan kandungan belerang yang dapat menguraikan sel-sel kulit mati penyebab komedo. Untuk memperoleh manfaatnya, gunakan clay mask sebanyak satu kali dalam seminggu.

3. Obat jerawat yang dijual bebas

Obat jerawat yang dijual bebas umumnya mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, dan resorcinol. Ketiganya bekerja dengan membunuh bakteri, mengurangi produksi minyak berlebih, dan menyingkirkan sel-sel kulit mati. Obat-obatan ini dapat berbentuk gel, krim, atau ditempel langsung pada kulit.

4. Obat khusus yang diresepkan

Dokter kulit dapat meresepkan obat-obatan yang lebih kuat jika cara sebelumnya tidak cukup ampuh untuk menghilangkan komedo. Contoh obat yang diresepkan secara khusus untuk mengatasi komedo antara lain tretinoin, tazarotene, adapalene, dan obat mengandung vitamin A.

5. Pengeluaran komedo secara manual

Beberapa jenis komedo hitam terkadang perlu dibersihkan menggunakan teknik tertentu. Dokter kulit ataupun tenaga profesional yang berpengalaman dengan masalah kulit biasanya menggunakan alat khusus berbentuk melengkung untuk mengeluarkan komedo. Sebelumnya, mereka harus membuat bukaan terlebih dulu di sekitar area ekstraksi.

6. Chemical peeling

Chemical peeling merupakan cara yang bertujuan untuk menghilangkan sumbatan pada pori-pori dan membuang sel-sel kulit mati sehingga wajah Anda bersih dari komedo. Untuk melakukannya, Anda memerlukan produk khusus berbentuk cairan yang dioleskan langsung pada kulit. Lapisan teratas kulit akan mengelupas, lalu tergantikan oleh lapisan baru yang lebih halus dan bersih.

7. Terapi laser dan terapi cahaya

Seperti namanya, terapi laser dan cahaya dilakukan dengan menyorotkan cahaya pada kulit. Sorotan cahaya tersebut dapat mengurangi produksi minyak dan membunuh bakteri penyebab jerawat. Kedua terapi ini merupakan cara alternatif untuk menghilangkan komedo dan jerawat tanpa merusak lapisan teratas kulit Anda.

8. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi adalah prosedur yang bertujuan untuk memperbarui keseluruhan tekstur dan warna kulit. Selain digunakan untuk mengatasi komedo, metode ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah kerutan, garis halus, bercak hitam, bekas luka, dan kerusakan lainnya. Mikroabrasi dilakukan dengan menggosokkan alat khusus yang memiliki permukaan kasar pada permukaan kulit Anda sehingga komedo dapat terkikis.

Cara menghilangkan komedo putih

skin care organik

Ada beberapa produk yang sering digunakan untuk mengatasi komedo putih. Namun, perlu diperhatikan bahwa Anda tidak disarankan untuk menggunakan produk-produk ini secara sekaligus. Berikut adalah jenis produk yang dapat menjadi acuan untuk Anda:

1. Asam salisilat

Asam salisilat dapat menurunkan produksi minyak pada pori-pori, mengeringkan permukaan kulit, serta menyingkirkan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Senyawa ini biasanya terdapat dapat produk toner dan astringen untuk jerawat, serta beberapa jenis krim dan gel pelembap wajah.

2. Benzoil peroksida

Cara lain untuk menghilangkan komedo putih adalah dengan menggunakan produk mengandung benzoil peroksida. Senyawa ini memiliki fungsi menyerupai asam salisilat serta dapat menghalau bakteri dan meredakan peradangan. Karena fungsi inilah, benzoil peroksida banyak digunakan dalam produk-produk yang dirancang untuk mengatasi jerawat.

3. Krim retinoid

Vitamin A dapat membantu mengatasi komedo putih yang membandel, dan krim retinoid merupakan salah satu sumber terbaik vitamin ini. Anda dapat memperoleh manfaat retinoid dengan menggunakan krim perawatan wajah yang berfungsi untuk mencegah penuaan. Perlu diingat bahwa krim retinoid akan membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, jadi hindari paparan sinar matahari langsung saat Anda menggunakannya.

4. Pembersih muka mengandung eksfoliator

Scrub pada pembersih muka bersifat sebagai eksfoliator yang bisa menyingkirkan sel-sel kulit mati. Cara yang satu ini tidak hanya berguna untuk menghilangkan komedo, tapi juga dapat membuat kulit Anda menjadi lebih lembut. Saat memilih produk pembersih muka, pilihlah produk yang mengandung scrub lembut berukuran kecil untuk mencegah iritasi dan kulit kering. Namun perlu diingat jangan menggunakan scrub pada saat kulit Anda meradang.

Cara menghilangkan komedo dengan bahan alami

manfaat madu manuka obat jerawat alami

Sebagian orang lebih menyukai penggunaan bahan-bahan alami karena dinilai lebih murah dan mudah didapatkan. Jika Anda termasuk salah satunya, maka cara berikut mungkin dapat berguna bagi Anda:

1. Minyak tea tree

Minyak tea tree mengandung senyawa antiradang dan antimikroba sehingga diyakini dapat mengatasi masalah komedo. Cara kerjanya adalah dengan membunuh bakteri dan kotoran penyebab komedo yang menumpuk.

Minyak esensial ini dapat digunakan secara langsung di area yang bermasalah dengan komedo, termasuk wajah berikut hidung dan dagu. Atau, Anda juga bisa menggunakan produk sabun pembersih, masker, ataupun krim yang dilengkapi dengan kandungan minyak esensial ini.

2. Madu, lemon, dan brown sugar

Campuran yang terdiri dari madu, perasan lemon, dan brown sugar adalah bahan scrub alami yang cukup ampuh membersihkan sel-sel kulit mati serta menghilangkan komedo. Tidak sulit untuk membuatnya, sebab Anda hanya perlu mencampurkan satu sendok makan brown sugar, dua sendok makan perasan lemon, dan satu sendok makan madu murni.

Setelah semua bahan tercampur dengan rata, oleskan campuran bahan tersebut pada wajah Anda dengan gerakan melingkar. Pijat selama lima menit, lalu bilas wajah Anda hingga bersih. Setelah kering, oleskan pelembap pada wajah Anda.

3. Kunyit dan minyak kelapa

Cara yang satu ini cukup berpotensi karena kunyit mengandung senyawa antibakteri, antijamur, dan antiradang yang dibutuhkan untuk menghilangkan komedo. Namun, kunyit juga memiliki efek samping, yaitu dapat membuat kulit tampak berwarna kuning sehingga Anda harus cermat dalam menggunakannya.

Ambillah satu sendok makan bubuk kunyit asli, lalu tambahkan satu sendok makan air atau minyak kelapa. Campurkan keduanya hingga rata dan teksturnya membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta kunyit pada area kulit yang memiliki komedo. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas hingga bersih.

4. Putih telur dan madu

Masker yang terbuat dari putih telur dan madu dapat melindungi kulit Anda dari dampak produksi minyak berlebih, termasuk komedo. Putih telur juga dapat mengecilkan pori-pori sehingga tidak mudah tersumbat oleh kotoran.

Cukup campurkan putih telur dari satu butir telur dengan satu sendok teh madu hingga rata. Kemudian, oleskan masker pada wajah Anda. Setelah masker mengering, bersihkan wajah Anda dengan air hangat. Lakukan cara ini sebanyak 1-2 kali seminggu untuk menghilangkan komedo yang membandel.

5. Daun lidah buaya

Daun lidah buaya segar bermanfaat untuk membersihkan pori-pori, melembutkan kulit, serta mengurangi produksi minyak berlebih. Meskipun tidak secara langsung berefek pada komedo, tapi penggunaan daun lidah buaya secara rutin dapat membantu mengatasi penyebabnya.

Anda hanya perlu menyiapkan daun lidah buaya segar secukupnya. Keluarkan isi daun lidah buaya yang berupa gel bening dan oleskan pada kulit wajah Anda. Biarkan selama 10 menit, lalu bersihkan wajah Anda dengan air bersuhu suam-suam kuku. Lakukan secara rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil optimal.

Tips mencegah komedo muncul kembali

cream hn adalah

Bagi sebagian besar orang, obat-obatan dan produk perawatan kulit mungkin efektif untuk membasmi komedo. Namun, Anda juga perlu melakukan upaya pencegahan agar masalah kulit ini tidak muncul kembali dan membuat usaha Anda menghilangkan komedo menjadi sia-sia. Berikut adalah beberapa kiat yang bisa Anda lakukan.

  • Tidak menyentuh area kulit yang memiliki komedo.
  • Tidak memencet atau mencoba mengeluarkan komedo.
  • Membersihkan wajah dengan sabun berbahan lembut dan air bersuhu suam-suam kuku sebanyak dua kali sehari.
  • Tidak menggunakan scrub secara berlebihan saat membersihkan wajah.
  • Tidak menggunakan pore strip atau produk sejenis yang bertujuan untuk mengeluarkan komedo secara paksa.
  • Menggunakan produk perawatan kulit dan kosmetik bebas-minyak sehingga tidak menutup pori-pori.
  • Hanya menggunakan produk eksfoliator sebanyak satu kali dalam seminggu. Eksfoliator memang dapat membersihkan kulit Anda dari sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori, tapi penggunaannya secara berlebihan justru dapat menimbulkan iritasi hingga masalah jerawat.
  • Menggunakan tabir surya yang diperuntukkan bagi wajah. Tabir surya untuk seluruh tubuh dapat menutup pori-pori.
  • Menghindari paparan polusi udara dan sinar matahari yang berlebihan.
  • Menghindari penggunaan produk kosmetik, sabun cuci, maupun produk pembersih sejenisnya yang dapat mengiritasi kulit.
  • Membersihkan makeup secara rutin.
  • Tidak menggunakan pakaian yang ketat. Gunakanlah pakaian longgar berbahan nonsintetis seperti kapas.
  • Membersihkan ponsel, kacamata, dan sarung bantal secara rutin agar kulit terhindar dari minyak, bakteri, dan kotoran.
  • Mandi dan membersihkan rambut secara teratur.

Komedo adalah salah satu masalah kulit yang paling banyak dialami orang-orang. Setelah diberantas sekalipun, bintik-bintik komedo pada kulit masih bisa muncul kembali bila Anda tidak cermat menjaga kebersihannya. Mengingat setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda, cara menghilangkan komedo yang berhasil bagi sebagian orang bisa saja tidak cukup ampuh untuk Anda.

Tapi, jangan cepat menyerah. Pahami terlebih dulu jenis komedo yang muncul pada kulit Anda dan apa yang menjadi penyebabnya. Cara ini akan membantu Anda menemukan metode paling sesuai untuk mengatasi komedo yang membandel. Bila perlu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang lebih efektif.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca