Sering Olahraga Lari? Lindungi Kaki Anda Dengan Perawatan Wajib Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Selain menyehatkan tubuh, olahraga lari juga banyak digemari karena bisa membuat badan dan pikiran Anda segar. Bila Anda sering berolahraga lari, entah itu maraton atau sekadar jogging, Anda pasti pernah mengalami beberapa keluhan khas seperti kaki pegal, muncul kapalan, atau kaki jadi bau kurang sedap. Nah, itu tandanya Anda perlu memulai perawatan kaki khusus supaya Anda bisa tetap berolahraga dengan kaki yang sehat.

Tak cuma memilih sepatu dan kaus kaki yang tepat untuk lari, Anda harus melindungi kaki dengan perawatan wajib berikut ini.

1. Lepas sepatu dan kaus kaki setelah lari

Setelah Anda selesai berolahraga, jangan berlama-lama mengenakan sepatu dan kaus kaki yang Anda sedang dipakai. Segera lepas sepatu dan kaus kaki, ganti dengan sandal yang cukup memberikan sirkulasi udara buat kaki Anda. Pasalnya, sepatu dan kaus kaki yang lembap dan berkeringat setelah Anda lari akan jadi tempat yang ideal untuk pertumbuhan bakteri.

2. Cuci kaki

Untuk menjaga kebersihan kaki dan kuku kaki Anda, rajinlah mencuci kaki setiap hari. Baik itu setelah olahraga lari atau setelah bepergian. Cuci kaki Anda dengan air bersih dan sabun. Pastikan Anda menjangkau setiap sela-sela jemari. Keringkan sampai tuntas dengan handuk. Cuci kaki dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau kaki tak sedap.

3. Rajin potong kuku

Jangan biarkan kuku jari kaki Anda tumbuh terlalu panjang. Kuku yang terlalu panjang bisa menyebabkan cedera saat Anda berlari. Anda juga lebih berisiko mengalami cantengan. Potong dan rapikan kuku kaki Anda dengan gunting kuku yang cukup tajam setiap beberapa minggu sekali.  

4. Rendam kaki

Untuk meredakan nyeri otot di kaki sekaligus mencegah bau kaki tak sedap karena bakteri, Anda bisa merendam kaki dengan air hangat yang dicampur larutan garam dan minyak esensial lavender. Garam dan minyak lavender bisa membantu melawan infeksi dan peradangan pada kaki. Anda bisa melakukan perawatan kaki ini sebelum tidur selama kira-kira dua puluh menit.

5. Cegah tumit kering

Karena gesekan dan tekanan selama Anda lari, tumit atau telapak kaki Anda mungkin jadi kering dan kapalan. Hati-hati karena hal tersebut bisa meningkatkan risiko infeksi dan luka. Untuk mengatasi dan mencegah tumit kering, silakan oleskan krim pelembap khusus kaki seusai mandi atau cuci kaki.

6. Kompres dingin

Banyak pelari mengeluhkan kaki jadi bengkak atau nyeri. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengompres bagian yang bengkak, nyeri, atau pegal dengan kompres es. Namun, jangan langsung menempelkan es batu ke kulit. Bungkus dulu dengan kain lembut dan tempelkan selama 10-15 menit.

7. Pijat kaki

Pijat atau refleksi adalah perawatan kaki yang baik buat Anda yang sering olahraga lari. Memijat ringan kaki Anda bisa membantu melancarkan peredaran darah dan meredakan nyeri otot. Anda bisa memijat dengan salep khusus pereda nyeri atau minyak daun mint yang lebih alami. Anda bisa memberikan pijatan kaki ini secara rutin, misalnya seminggu sekali.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Eksim di tangan dan kaki disebut dengan eksim dishidrosis. Cari tahu cara mengobati eksim di tangan dan kaki pada artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit