4 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Berolahraga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada segudang manfaat olahraga. Tapi untuk beberapa orang, bukan tubuh yang bertambah bugar tapi malah kepala yang terasa pusing kliyengan atau pusing setelah berolahraga. Meski biasanya sensasi pusing itu bisa hilang dengan sendirinya, kadang dalam beberapa kasus bisa berlangsung lama. Bahkan, tak jarang kondisi tersebut menyebabkan seseorang sampai kehilangan kesadaran setelah berolahraga. Kenapa bisa begitu? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Apa penyebab kepala pusing setelah olahraga?

Pada dasarnya, rasa pusing setelah olahraga seringnya terjadi saat melakukan olahraga berintensitas tinggi atau mengangkat beban berat. Saat Anda mengerahkan kekuatan tubuh Anda secara berlebihan, hal tersebut dapat menyebabkan jantung bekerja terlalu keras sehingga suplai darah ke otak berkurang. Nah, hal inilah yang memunculkan rasa pusing setelah olahraga. Meski begitu, ada beragam faktor lain juga yang bisa menyebabkan Anda merasa pusing setelah berolahraga, di antaranya:

1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan merupakan penyebab paling umum seseorang mengalami pusing setelah berolahraga. Itu sebabnya, selalu perhatikan asupan cairan Anda sebelum, saat, dan setelah olahraga untuk mengurangi risiko dehidrasi. Semakin banyak cairan yang diminum, maka tubuh akan semakin bertenaga dan berstamina untuk melanjutkan aktivitas. Seberapa banyak air yang harus diminum ini tentu bergantung pada kebutuhan Anda. Umumnya, orang yang berkeringat lebih banyak mungkin lebih memerlukan cairan yang lebih banyak juga.

2. Gula darah menurun drastis

Jika Anda merasa pusing, terutama saat berolahraga, berarti ini merupakan sinyal jika kadar gula darah Anda turun secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya memicu keringat dingin, gemetar, dan badan lemas. Salah satu penyebab penurunan kadar gula darah adalah saat Anda berolahraga dalam keadaan perut kosong.  Nah, untuk mensiasatinya, konsumsilah makanan mengandung karbohidrat dan protein kurang lebih satu jam sebelum berolahraga. Ini akan membuat tubuh Anda berenergi sehingga kadar gula darah tetap terjaga.

3. Tekanan darah rendah

Selama berolahraga, jantung bekerja lebih keras dan memompa lebih banyak darah ke pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah melebar untuk menampung kelebihan darah tersebut. Ketika Anda berhenti berolahraga, jantung mulai berdetak normal, tapi pembuluh darah membutuhkan sedikit waktu untuk menyesuaikannya. Nah, hal tersebut menyebabkan penurunan tekanan darah yang menyebabkan Anda merasa pusing, sakit kepala, dan lemas.

4. Aliran oksigen ke otak berkurang

Selama olahraga, tubuh membutuhkan oksigen lebih banyak dari biasanya. Nah, teknik bernapas yang kurang tepat ternyata juga bisa menyebabkan pusing saat berolahraga karena darah kekurangan kadar oksigen. Akibatnya, aliran oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan kepala pusing. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda harus menyesuaikan teknik bernapas dengan jenis olahraga serta kemampuan tubuh.

Misalnya, untuk jogging, Anda bisa menyesuaikan pola napas dengan langkah kaki. Di mana setiap empat langkah, Anda mengambil napas melalui hidung. Lalu, empat langkah selanjutnya buanglah napas melalui mulut. Biasakan menarik napas melalu hidung yang kemudian dikeluarkan secara lebih leluasa melalui mulut.

Apa yang harus dilakukan jika merasa pusing saat berolahraga?

Jika Anda mulai merasa pusing saat olahraga, ada baiknya segera hentikan dan beristirahat. Pasalnya, melanjutkan olahraga  dengan kondisi pusing atau sakit kepala justru akan meningkatkan risiko Anda jatuh dan cedera saat olahraga.

Segera konsultasi ke dokter apabila Anda merasakan pusing setelah olahraga yang disertai dengan mual, pandangan buram, dan kesadaran menurun agar bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Penggunaan masker memang diperlukan saat bepergian ke luar di tengah pandemi COVID. Namun, amankah menggunakan masker saat olahraga?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 9 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Sakit kepala sebelah mempunyai serangan yang cukup sering terjadi. Daripada menahannya, simak obat sakit kepala sebelah kanan atau kiri yang ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Nyeri Kronis, Health Centers 16 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Daripada mengganggu aktivitas harian Anda, ada berbagai cara menghilangkan juga mengatasi sakit kepala seperti di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Nyeri Kronis, Health Centers 15 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit

Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Masa karantina membuat badan jadi malas gerak. Padahal, olahraga penting agar tubuh tetap fit. Ini tips agar Anda tetap semangat olahraga saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

persiapan naik gunung

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit