Ingin Stamina Tetap Prima Saat Lari? Yuk, Coba 5 Cara Mudah Ini!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Dibandingkan jenis olahraga lainnya, lari adalah satu dari beragam olahraga yang sederhana dan mudah untuk dilakukan. Meski begitu, banyak orang yang enggan melakukan olahraga ini karena dianggap melelahkan dan butuh banyak energi. Apakah Anda salah satunya? Jika ya, mungkin karena stamina yang Anda miliki kurang kuat untuk berlari dalam jarak tertentu. Yuk, simak ulasan di bawah ini supaya tahu bagaimana caranya meningkatkan dan menjaga stamina agar kuat lari dan tidak cepat lelah!

Tips untuk meningkatkan stamina agar kuat lari

Jangan keburu menyerah kalau Anda termasuk orang yang gampang capek, bahkan lebih banyak menghabiskan waktu untuk beristirahat saat lari. Mulai sekarang, persiapkan beberapa hal berikut ini untuk menjaga stamina tetap prima agar kuat lari:

1. Lakukan pemanasan sebelum lari

peregangan sebelum lari

Selayaknya olahraga lain, lari juga membutuhkan pemanasan. Apalagi jika jarak lari yang Anda tempuh cukup jauh atau Anda berencana untuk lari dalam waktu yang lama. Jadi, baiknya pastikan Anda menyempatkan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu.

Namun, terlepas dari tinggi atau rendahnya intensitas serta sebentar atau lamanya waktu lari, sebaiknya tetap lakukan pemanasan sebelum lari.

Lakukan gerakan-gerakan dinamis yang banyak melibatkan otot-otot kaki, seperti:

  • Menekuk lutut kanan dan kiri ke samping, ke atas, serta ke belakang
  • Berjinjit untuk melatih otot paha
  • Memutarkan pergelangan kaki ke kanan dan kiri
  • Lari di tempat

2. Atur pernapasan selama berlari

kembali berlari setelah berhenti

Banyak orang yang mengaku tidak kuat berlari terlalu lama karena merasa kesulitan dalam mengatur pernapasan. Ya, pernapasan yang teratur merupakan salah satu kunci agar kuat lari yang tidak boleh Anda abaikan. Itulah mengapa bila Anda masih pemula dan belum terbiasa berlari, Anda tidak dianjurkan untuk banyak berbicara selama lari.

Hal ini justru akan membuat Anda ngos-ngosan, pernapasan tidak teratur, sehingga gampang lelah dan menyerah. Cobalah untuk lebih berkonsentrasi saat lari, kemudian kendalikan dan jaga pernapasan Anda supaya berada pada tempo yang stabil.

3. Tentukan tempo dan interval saat lari

Berlatih mengatur tempo serta interval ketika berlari lama-lama akan membantu Anda agar kuat lari jauh tanpa menyelinginya dengan berjalan kaki, atau bahkan sering menepi untuk beristirahat. Memang tidak instan dan butuh proses beberapa waktu.

Namun, dengan rutin mengatur interval dan tempo setiap kali berlari, setidaknya akan membuat Anda tahu sejauh kemampuan tubuh. Dengan begitu, Anda tidak akan memaksakan untuk berlari di luar kemampuan tubuh Anda. Semakin mahir dan sering Anda berlatih, semakin berkembang pula interval serta tempo Anda dalam berlari.

4. Mendengarkan musik

panduan aman lari saat hamil muda

Percaya atau tidak, mendengarkan musik saat olahraga bisa membawa pengaruh positif bagi tubuh dan pikiran. Hal ini turut dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research di tahun 2016.

Hasilnya menemukan bahwa sekelompok orang yang punya detak jantung lambat, dinilai tampak lebih bersemangat dan tidak mudah lelah ketika berolahraga sambil mendengarkan musik. Secara tidak langsung, musik memang bisa membuat tubuh lebih rileks sehingga memberikan dorongan dan motivasi selama Anda beraktivitas.

Begitu pun saat ketika Anda berlari sambil mendengarkan musik, alunannya seolah membuat Anda lupa sudah berapa jauh jarak yang ditempuh.

5. Jaga pola makan

makanan diabetesi

Penting untuk mempertimbangkan jenis serta porsi makanan dan minuman agar kuat lari sekaligus tidak mudah lelah. Penuhi asupan makanan harian Anda dengan sumber karbohidrat, protein, lemak, serta serat dalam jumlah yang cukup. Artinya, tidak terlalu banyak ataupun sedikit.

Meski tampak sepele, tapi apa pun yang Anda konsumsi nyatanya mampu memengaruhi kemampuan tubuh dalam melakukan berbagai aktivitas, termasuk berlari.

6. Istirahat yang cukup

efek lembur kerja di rumah

Semua cara yang telah disebutkan sebelumnya akan kurang lengkap tanpa diiringi dengan istirahat atau tidur yang cukup.  Tidur dapat membantu memulihkan kembali energi yang terkuras selama lari, sekaligus akan menyediakan stamina baru agar kuat lari lagi menempuh jarak tertentu.

Jadi, sudah siap untuk mulai menjaga stamina tubuh supaya tidak gampang capek saat lari?

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 2019 | Terakhir Diedit: Desember 24, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca