Apakah Kinesio Tape Ampuh Mengatasi Cedera Olahraga?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kalau Anda pernah menyaksikan pertandingan olahraga dan melihat atletnya berlarian dengan plester warna-warni yang menempel di tubuh, Anda mungkin bertanya-tanya apa fungsinya plester itu.

Misalnya saja bintang sepak bola seperti Cristiano Ronaldo atau Robin van Persie yang kerap terlihat memakai alat ini saat berlaga. Alat ini lumrahnya dipakai di bagian paha, meski tidak menutup kemungkinan juga dipakai di bagian-bagian tubuh lain.

Benda yang juga mirip koyo tersebut adalah kinesiology tape atau bisa disebut juga kinesio tape. Sebenarnya, apa manfaat kinesio tape untuk para atlet ini?

Sekilas tentang kinesio tape

Metode kinesio taping awalnya dikembangkan oleh Dr. Kenzo Kase di Jepang pada tahun 1970-an untuk menyembuhkan jaringan atau otot tubuh seorang atlet yang mengalami trauma atau cedera saat berolahraga.

Sayangnya, temuan awal Dr. Kaze ini diketahui ternyata justru mengurangi serangkaian gerak tubuh atlet, tidak mendukung fascia (bagian otot), bahkan pada keadaan tertentu justru menghambat proses penyembuhan jaringan tubuh yang mengalami trauma.

Oleh karena itu, Dr. Kaze terus menyempurnakan kinesio tape sebagai alat perekat elastis yang juga memiliki kemampuan sirkulasi udara yang baik saat digunakan. Alat yang sudah disempurnakan ini akhirnya pertama kali dikenal masyarakat dunia ketika mulai digunakan pada Olimpiade Seoul 1988. Sejak itulah, kinesio tape makin populer untuk digunakan

Cara kerja dan manfaat kinesio tape

Kinesio tape dipercaya mampu mengembalikan sistem neuromuscular seperti sedia kala, meringankan rasa sakit saat berolahraga, mempercepat pemulihan cedera pada lokasi persendian, hingga mengatasi peradangan bawah kulit.

Selain memiliki manfaat yang mengaggumkan, kinesio tape ini juga menyuguhkan kenyamanan untuk digunakan. Terbuat dari 100 persen katun dan kombinasi bahan latex free, kinesio tape mempu membuat gerak Anda lebih fleksibel.

Keunggulan lain dari kinesio tape ini adalah kemampuannya merekat dengan baik, walaupun dalam keadaan basah karena keringat ataupun olahraga air. Dengan begitu alat ini dapat digunakan pada berbagai bidang olahraga.

Pro kontra manfaat kinesio tape

Banyak ahli kesehatan yang meragukan manfaat kinesio tape karena kurangnya bukti ilmiah yang bisa membuktikan bahwa alat ini mampu mengatasi cedera. Menurut John Brewer, kepala olahraga University of Bedfordshire di Inggris, kinesio tape hanya memiliki efek placebo. Para atlet yang memakainya merasa lebih baik karena percaya bahwa kinesio tape membuatnya lebih baik. Manfaat kinesio masih belum dapat dipastikan oleh dunia medis. Meski begitu, tidak ditemukan risiko dalam penggunaannya.

Cara yang tepat pakai kinesio tape agar efektif

Pertama-tama, bersihkan dulu kulit di area yang bermasalah dengan air bersih. Lepaskan kertas perekat kinesio dan tempelkan pada kulit. Untuk Anda yang pemakai baru, maka usahakan kondisi kulit tidak dalam kondisi iritasi.

Untuk atlet profesional, pemakaian alat ini sendiri umumnya diletakkan pada bagian tubuh yang jadi tumpuan tenaga Anda. Sesuai dengan jenis olahraga yang dimainkan.

Lebih jelasnya, berikut akan dijelaskan langkah pemakaian kinesio tape yang tepat.

  1. Sebelum kinesio tape ditempel, maka pastikan kulit Anda harus bersih dari minyak atau air.
  2. Pastikan Anda telah memakai kinesio taping 1 jam sebelum melakukan aktivitas olahraga, mandi, ataupun aktivitas lain yang menyebabkan keringat dan berdekatan dengan air. Hal ini dimaksudkan agar plester tersebut lengket dengan tepat di kulit Anda.
  3. Kamu mesti hindari pemakaian yang terlalu ketat agar tidak terkena iritasi di kulit.
  4. Setelah plester terpasang pada bagian tubuh yang sakit, kinesio insulation harus terus menerus diusap dengan tangan agar lem bisa lengket dengan benar. Jangan memakai alat yang lain, seperti hairdryer.
  5. Plaster alat ini dapat digunakan selama kurang lebih tiga hingga lima hari.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sederet Kondisi yang Menjadi Penyebab Memar pada Tubuh Anda

Memar (lebam) adalah perubahan warna pada kulit akibat cedera atau benturan. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi tiba-tiba. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Patah Tulang Selangka (Fraktur Klavikula) yang Bisa Terjadi pada Anda

Patah tulang selangka atau fraktur klavikula adalah kondisi ketika tulang di bahu Anda patah. Kenali tentang gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 7 November 2020 . Waktu baca 10 menit

3 Jenis Obat Keseleo di Apotek dan Perawatannya di Rumah

Keseleo memang menyiksa, apalagi jika sampai susah berjalan atau bergerak. Nah, simak pilihan obat keseleo dan penanganannya di sini agar cepat sembuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri akibat kejang otot punggung bisa terasa makin parah ketika Anda membungkukkan badan. Simak berbagai cara mudah mengatasi kejang otot punggung di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

dislokasi adalah

Dislokasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit
Konten Bersponsor
olahraga yang dapat meningkatkan kepadatan tulang

5 Olahraga untuk Meningkatkan Kepadatan Tulang di Usia 40 Tahunan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
olahraga bareng teman

4 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Rutin Berolahraga

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 7 menit