home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Agar Bersih sampai Tuntas, Ini 5 Cara Membersihkan Noda Jamur pada Pakaian

Agar Bersih sampai Tuntas, Ini 5 Cara Membersihkan Noda Jamur pada Pakaian

Menyimpan pakaian ternyata tidak bisa dilakukan secara asal, lho! Pasalnya, jamur bisa tumbuh di benda-benda apa saja di rumah Anda, termasuk pakaian yang bersih sekalipun. Jika jamur sudah bersarang di pakaian, tentunya hal ini bisa mengganggu penampilan Anda. Tidak perlu khawatir, artikel kali ini akan memaparkan cara menghilangkan noda jamur pada pakaian Anda hingga bersih tuntas.

Cara ampuh menghilangkan jamur membandel pada pakaian

cara mencegah jamur pada pakaian

Jamur dapat tumbuh di banyak bagian di rumah Anda. Kebersihan rumah yang kurang terjaga bisa memengaruhi seberapa banyak jamur yang berkembang.

Biasanya, jamur yang muncul di rumah senang tumbuh di tempat-tempat lembap, seperti pipa, area bekas banjir, juga lemari pakaian yang tertutup rapat.

Apabila berkembang biak di dalam lemari, pakaian Anda bisa kena jamur.

Tak hanya itu, jamur juga lebih mudah muncul jika Anda punya kebiasaan menyimpan baju basah dan kotor di keranjang cucian terlalu lama.

Pakaian yang dihinggapi jamur tidak bisa dianggap remeh, lho!

Paparan terhadap jamur, terutama yang berkontak dengan kulit secara langsung, bisa menimbulkan gangguan kesehatan pada sebagian orang, mulai dari alergi, gatal-gatal, bersin, bahkan asma kambuh.

Dengan kata lain, kemunculan jamur di pakaian tak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga berisiko membahayakan kesehatan Anda dan keluarga.

Maka dari itu, mari pelajari cara-cara efektif menghilangkan jamur pada baju.

Anda bisa memilih salah satu dari berbagai bahan di bawah ini untuk membasmi jamur.

1. Soda kue

Siapa sangka kalau baking soda alias soda kue tak hanya berguna untuk memasak, tetapi juga untuk menghilangkan jamur pada pakaian?

Ya, soda kue mengandung agen antifungal yang dapat membasmi pertumbuhan jamur. Hal ini dibuktikan melalui sebuah studi yang terdapat di jurnal Mycopathologia.

Dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa soda kue membantu mencegah dan mengurangi pertumbuhan jamur di pakaian.

Cara membuat larutan soda kue untuk menghilangkan jamur pada pakaian cukup mudah.

Sebelum mencuci pakaian seperti biasa, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Larutkan soda kue dengan air secukupnya.
  2. Oleskan larutan tersebut ke noda jamur di pakaian Anda.
  3. Diamkan selama 15 menit, kemudian gosok dengan sikat gigi secara perlahan agar bahan pakaian tidak rusak.
  4. Bilas atau rendam dengan air, lalu lanjutkan proses mencuci baju seperti biasa.

2. Cuka

Bahan alami lain yang bisa Anda manfaatkan untuk menghilangkan noda jamur pada pakaian adalah larutan cuka.

Cuka mengandung asam yang cukup kuat untuk membasmi jamur yang membandel.

Larutan ini dapat menghentikan pertumbuhan jamur dari jenis-jenis tertentu, seperti P. chysogenum.

Tak hanya efektif membunuh jamur, cuka juga aman digunakan pada pakaian jenis apa pun.

Cara menggunakan cuka untuk menghilangkan jamur pada pakaian sangatlah sederhana yakni sebagai berikut.

  1. Anda hanya perlu merendam baju yang berjamur ke dalam larutan air dan cuka.
  2. Larutan tersebut bisa Anda buat dari seember air dan segelas cuka.
  3. Setelah direndam semalaman, Anda bisa mencuci pakaian seperti biasa.

3. Lemon

Cara berikutnya untuk menghilangkan noda jamur di baju adalah dengan memakai air perasan lemon.

Serupa dengan cuka, kandungan asam pada lemon diyakini ampuh mengatasi pertumbuhan jamur pada kain.

Lemon juga tergolong dalam bahan yang aman dan tidak akan menimbulkan kerusakan pada pakaian Anda.

Berikut cara menghilangkan noda jamur pada pakaian atau baju dengan bantuan lemon.

  1. Campurkan air perasan lemon ke dalam air hangat.
  2. Rendam pakaian berjamur ke air hangat yang sudah tercampur lemon. Diamkan selama 30 menit.
  3. Angkat pakaian untuk mengecek apakah noda jamur masih tersisa. Jika iya, gosok noda tersebut dengan sikat gigi dan sedikit deterjen.
  4. Lanjutkan proses mencuci pakaian seperti biasa.

4. Obat kumur

Kandungan antijamur ternyata juga ditemukan pada obat kumur. Sebuah studi dari jurnal Oral Diseases mencoba membuktikan hal tersebut.

Hasilnya, beberapa merek obat kumur yang tersedia di pasaran dapat membasmi jamur berjenis Candida albicans dan Candida krusei.

Cara pemakaian obat kumur untuk menghilangkan jamur di baju pun mirip dengan bahan-bahan lainnya.

  1. Anda hanya perlu melarutkan obat kumur dengan air, kemudian rendam pakaian yang berjamur di dalamnya selama 15-30 menit.
  2. Setelah noda jamur mulai memudar, Anda bisa menyikat sisanya dengan bantuan deterjen.
  3. Lanjutkan mencuci pakaian seperti biasa jika noda jamur telah menghilang.

5. Pemutih

Cara lain yang sudah pasti berhasil membasmi jamur di pakaian adalah memakai pemutih. Namun, pemutih hanya bisa digunakan pada pakaian tertentu saja, khususnya yang berwarna putih.

Oleh karena itu, penggunaan pemutih tidak disarankan jika Anda ingin menghilangkan jamur pada pakaian berwarna lain.

Selain untuk membersihkan jamur dari baju, larutan pemutih juga bisa Anda gunakan untuk menghilangkan jamur yang menempel di permukaan benda keras lain, seperti tembok, meja, atau lantai.

Itulah tadi berbagai bahan yang dapat Anda manfaatkan untuk membersihkan noda jamur dari pakaian.

Cara tersebut juga bisa Anda coba untuk membersihkan jamur yang menempel di handuk, selimut, maupun seprai.

Agar jamur tidak lagi kembali dan kebersihan diri tetap terjaga, pastikan Anda tidak menumpuk baju kotor di tempat cucian terlalu lama, ya!

Ini juga termasuk upaya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Selain itu, hindari menyimpan baju yang belum kering sempurna di dalam lemari pakaian.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mold: You Can Control Mold – CDC. (2020). Retrieved March 18, 2021, from https://www.cdc.gov/mold/control_mold.htm 

Basic Facts about Mold and Dampness – CDC. (2020). Retrieved March 18, 2021, from https://www.cdc.gov/mold/faqs.htm 

Mildew – University of Illinois Extension. (n.d.). Retrieved March 18, 2021, from https://web.extension.illinois.edu/stain/staindetail.cfm?ID=176 

Stain Removal Guide – American Cleaning Institute. (n.d.). Retrieved March 18, 2021, from https://www.cleaninginstitute.org/cleaning-tips/clothes/stain-removal-guide 

Chakravarty, P., & Kovar, B. (2013). Evaluation of five antifungal agents used in remediation practices against six common indoor fungal species. Journal of occupational and environmental hygiene, 10(1), D11–D16. https://doi.org/10.1080/15459624.2012.740987

Jing, L., Lei, Z., Li, L., Xie, R., Xi, W., & Guan, Y. et al. (2014). Antifungal Activity of Citrus Essential Oils. Journal Of Agricultural And Food Chemistry, 62(14), 3011-3033. https://doi.org/10.1021/jf5006148

Fu, J., Wei, P., Zhao, C., He, C., Yan, Z., & Hua, H. (2014). In vitroantifungal effect and inhibitory activity on biofilm formation of seven commercial mouthwashes. Oral Diseases, https://doi.org/10.1111/odi.12242

Rogawansamy, S., Gaskin, S., Taylor, M., & Pisaniello, D. (2015). An Evaluation of Antifungal Agents for the Treatment of Fungal Contamination in Indoor Air Environments. International Journal Of Environmental Research And Public Health, 12(6), 6319-6332. https://dx.doi.org/10.3390%2Fijerph120606319

Letscher-Bru, V., Obszynski, C. M., Samsoen, M., Sabou, M., Waller, J., & Candolfi, E. (2013). Antifungal activity of sodium bicarbonate against fungal agents causing superficial infections. Mycopathologia, 175(1-2), 153–158. https://doi.org/10.1007/s11046-012-9583-2

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 05/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.