home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Memilih Produk Styling Rambut yang Tepat untuk Pria

Memilih Produk Styling Rambut yang Tepat untuk Pria

Memilih styling product atau produk penataan rambut pria tidak bisa sembarangan. Produk yang salah tak hanya membuat Anda lebih sulit dalam menata rambut ke dalam gaya yang diinginkan, atau lebih parah, malah merusak rambut Anda.

Ahli perawatan rambut pria, David Alexander, menulis dalam MensHair.About.com tentang bagaimana cara memilih produk styling rambut pria yang tepat. Ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan saat ingin memilih produk yang tepat.

1. Ketahui jenis rambut Anda

Aturan pertama yang perlu Anda ketahui adalah jenis rambut yang Anda punya. Untuk rambut yang halus, Anda bisa menggunakan produk yang ringan seperti spray, lotion, atau krim. Untuk rambut tebal, Anda bisa menggunakan produk yang lebih padat seperti paste, pomade, atau wax. Bagi Anda yang menggunakan gel rambut, pilihlah gel yang ringan untuk rambut halus dan gel yang lebih kuat untuk rambut tebal.

Jangan gunakan produk berlabel “strong” untuk rambut yang tipis dan halus karena produk ini terlalu kuat dan bisa membuat rambut tipis Anda rontok. Produk ringan yang dipakai pada rambut tebal juga tidak akan berguna, karena kekuatannya sangat ringan dan malah tidak bisa menahan rambut Anda. Namun, seseorang yang memiliki rambut sedang atau medium (tidak tebal dan tidak halus) bisa menggunakan produk ringan dan produk padat. Jangan lupa cek label karena setiap produk di pasaran pasti memiliki label yang yang menunjukkan apakah produk tersebut ringan (“light”) atau kuat (“strong”).

2. Ketahui gaya rambut yang Anda inginkan

“Untuk rambut spiky atau bertekstur, saya pikir lebih baik Anda menggunakan produk matte yang tidak membuat rambut berkilau. Gaya rambut seperti itu lebih kasual, dan produk matte bekerja dengan lebih baik,” ujar pria yang juga bekerja sebagai tukang cukur di Los Angeles, California, ini.

Menurutnya, produk yang membuat rambut berkilau seperti pomade atau gel akan lebih cocok untuk orang yang ingin bergaya klasik atau tren yang lagi ngehits sekarang, pompadour. Jika Anda berambut keriting, David merekomendasikan penggunaan krim ringan atau pomade. Selain menjaga keritingnya tetap terawat, produk ini juga bisa membuat rambut keriting berkilau secara alami.

3. Mau rambut keras atau lemas?

Ada dua jenis styling product, yaitu yang keringnya keras (seperti gel dan hair spray) dan yang keringnya fleksibel (seperti pomade atau wax). Tergantung gaya rambut pilihan, jika Anda ingin tatanan rambut Anda tidak bergerak sama sekali meski diterpa angin kencang, Anda bisa memilih gel (dengan tambahan hair spray untuk membuat rambut tetap sama). Namun, bila Anda memilih rambut Anda tetap bisa diatur ulang dan tidak mengeras, Anda bisa memilih menggunakan pomade atau wax.

4. Budget

David menyarankan agar kita tidak mengeluarkan uang terlalu banyak dalam memilih produk penataan rambut. Sesuaikanlah dengan isi kocek Anda karena pada umumnya semua produk styling bekerja dengan cara yang sama.

“Anda bisa membelinya di supermarket biasa saja, tak perlu di salon. Selain harganya biasanya lebih mahal, produk yang dijual di salon belum tentu lebih baik,” saran David.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Satria Perdana
Tanggal diperbarui 11/06/2016
x