Apakah Lesi Tulang Berbahaya, dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/01/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Luka tidak hanya bisa terjadi pada kulit di luar tubuh atau jaringan lunak organ dalam Anda. Tulang juga bisa terluka. Dalam istilah medis, borok, luka, atau pertumbuhan jaringan abnormal pada tulang disebut dengan lesi tulang. Luka pada tulang bisa berbahaya kalau tidak segera diatasi. Pertumbuhan jaringan abnormal di tulang bahkan bisa menyebar ke area tulang sekitarnya, dan ikut memengaruhi bagian tubuh lain. Berikut semua informasi lengkap seputar lesi tulang yang perlu Anda ketahui.

Apa itu lesi tulang?

Lesi tulang adalah area pada tulang yang berubah atau rusak. Lesi dapat memengaruhi bagian tulang manapun dan berkembang di bagian tulang manapun, dari permukaan tulang kaki hingga ke sumsum tulang di pusatnya.

Lesi bisa menghancurkan dan melemahkan jaringan tulang yang sehat di sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan tulang lebih rentan retak atau bahkan patah.

Macam-macam penyebab lesi tulang, berdasarkan jenisnya

Penyebab lesi tulang meliputi infeksi, patah tulang, atau tumor. Sebagian besar penyebab lesi pada tulang tidak berbahaya, tidak mengancam jiwa, dan jarang menyebar ke bagian tubuh yang lain. Namun jika lesi disebabkan oleh perkembangan sel tulang yang abnormal, lesi bisa berubah menjadi tumor ganas cikal bakal kanker tulang. Lesi tulang inilah yang perlu lebih diwaspadai.

Berdasarkan penyebabnya, lesi tulang dibagi menjadi dua kategori: lesi jinak dan lesi ganas. Berikut rinciannya:

Lesi tulang jinak

Lesi dikatakan jinak jika disebabkan oleh hal-hal yang tidak bersifat kanker dan mengancam nyawa, juga biasanya tidak menyebar. Perkembangan sel tulang yang abnormal pun tidak selalu mengganas jadi tumor kanker. Maka, tumor non-kanker ini disebut sebagai tumor jinak.

Beberapa penyakit tulang yang dapat menyebabkan lesi jinak, yakni:

  • Non-ossifying fibroma
  • Kista tulang unicameral
  • Osteochondroma
  • Tumor besar
  • Enchondroma
  • Fibrous dysplasia
  • Chondroblastoma
  • Kista tulang aneurisma

Lesi tulang ganas

Lesi dikatakan ganas apabila disebabkan oleh perkembangan sel tulang sehat yang berubah menjadi sel kanker. Kanker tulang itu sendiri pun terbagi lagi menjadi dua jenis: kanker tulang primer dan sekunder.

Empat bentuk yang paling umum dari kanker tulang primer adalah multiple myloma (menyerang jaringan lunak di tengah tulang, yang memproduksi sel darah), osteosarcoma (menyerang anak-anak, khususnya tulang paha dan tulang punggung), Ewing sarkoma, dan chondrosarcoma (menyerang kelompok paruh baya hingga lansia; khususnya tulang pinggul, panggul, dan bahu).

Sementara untuk kanker tulang sekunder, biasanya disebabkan oleh sel kanker dari bagian tubuh lain yang sudah menyebar ke tulang alias metastasis. Beberapa kanker yang bisa menyebar ke tulang adalah kanker payudara, kanker paru, kanker tiroid, kanker ginjal, dan kanker prostat.

Apa gejala lesi tulang?

Terkadang luka pada tulang bisa menyebabkan rasa sakit di daerah yang terkena. Rasa sakit ini biasanya digambarkan dengan adanya nyeri dan tidak nyaman melakukan aktivitas. Anda mungkin juga mengalami demam dan berkeringat di malam hari.

Selain rasa sakit, beberapa orang yang mengalami pertumbuhan jaringan yang abnormal pada tulang ini  bisa menyebabkan kekakuan, pembengkakan, atau nyeri jika di tekan di daerah yang terkena. Rasa sakit bisa datang dan pergi begitu saja, tapi mungkin gejalanya bisa lebih parah di malam hari.

Jika lesi tulang disebabkan oleh kanker, gejalanya pun bisa berbeda tergantung jenis kanker yang menyebabkannya.

Pengobatan lesi tulang itu seperti apa?

Jika Anda menunjukkan gejala lesi tulang, pertama-tama dokter akan memeriksanya dengan rontgen biasa. Lesi tulang janin umumnya dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan. Namun pada anak-anak, lesi bisa hilang sendiri seiring berjalannya waktu.

Dalam beberapa kasus, mungkin perlu dilakukan bedah untuk menambal lesi dan mengurangi risiko patah tulang. Namun, lesi jinak pada tulang bisa kembali sewaktu-waktu, bahkan setelah Anda sembuh. Dalam kasus yang jarang terjadi, mereka dapat menyebar atau menjadi ganas.

Jika lesi termasuk ganas, pilihan pengobatan termasuk operasi pengangkatan lesi, cangkok tulang, penanaman logam pengganti tulang, hingga terapi terkait kanker seperti kemoterapi dan radiasi. Pengobatan kanker tulang akan disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan stadiumnya.

Terkadang, jika sel kanker telah menyebar dari tulang ke saraf dan pembuluh darah, bagian tubuh yang terkena mungkin perlu diamputasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit