Apakah Boleh Langsung Olahraga Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Agar mempercepat proses pemulihannya, ada beberapa pantangan yang harus Anda perhatikan setelah cabut gigi. Misalnya, menghindari makanan yang terlalu dingin atau panas, makanan yang keras, dan merokok setidaknya untuk 72 jam setelah gigi dicabut. Olahraga setelah cabut gigi sering menjadi pertanyaan boleh atau tidak. Jadi, boleh atau tidak?

Langsung olahraga setelah cabut gigi, apa boleh?

Pada umumnya, dokter gigi akan menyarankan Anda untuk beristirahat dulu setelah gigi dicabut. Ada alasan tertentu di balik anjuran dokter gigi ini. Masa penyembuhan setelah cabut gigi biasanya memakan waktu 1 sampai 2 minggu. Jaringan gusi itu sendiri butuh waktu sekitar 3-4 minggu untuk menutup lukanya.

Sejak sesaat setelah cabut gigi sampai beberapa menit selanjutnya, bekuan darah akan mulai terbentuk di soket (rongga) gigi yang baru saja dicabut sebagai awal dari proses penyembuhan. Bekuan ini akan menjadi lapisan pelindung bagi tulang gigi dan ujung-ujung saraf yang berada di soket gigi itu. Bekuan ini juga akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan tulang dan jaringan lunak yang baru.

Namun, bekuan darah ini mudah sekali rusak. Untuk itulah Anda tidak disarankan untuk berkumur, sikat gigi, mencongkel atau mencolek area gigi yang baru dicabut, mengunyah dengan keras, minum minuman panas atau alkohol, atau berolahraga selama 24 jam ke depan.

Bila Anda tidak menuruti anjuran dokter ini, bekuan darah bisa terlepas dan menyebabkan suatu kondisi yang disebut dry socket. Dry socket dapat mengakibatkan tulang dan saraf gigi terpapar lingkungan luar, sehingga menimbulkan rasa nyeri di area bekas gigi yang dicabut.

Olahraga setelah cabut gigi harus dihentikan jika…

Jika Anda mengalami pendarahan, soket gigi membengkak, atau jahitan setelah cabut gigi terlepas, berhentilah olahraga. Konsultasikan juga dengan dokter gigi Anda sebelum mulai kembali olahraga. Jika Anda merasa pusing atau pusing saat berolahraga, segera hentikan dan istirahat. Hubungi dokter Anda untuk mendiskusikan kapan Anda dapat melanjutkan aktivitas fisik seperti biasa.

Apa saja yang perlu dilakukan setelah cabut gigi?

Proses penyembuhan setelah melakukan cabut gigi biasanya memakan waktu beberapa hari. Selama proses penyembuhan tersebut, beberapa hal di bawah ini perlu diperhatikan.

  • Hindari berolahraga selama 24 jam setelah cabut gigi
  • Jika tak tahan dengan rasa nyeri yang mungkin timbul, minumlah obat pereda nyeri yang diresepkan dokter.
  • Gantilah kain kasa yang digunakan untuk menyumbat pendarahan setelah pencabutan secara teratur.
  • Tempelkan kompres es pada sisi wajah tempat gigi dicabut sekitar 10 hingga 20 menit untuk satu kali kompres. Letakkan kain tebal diantara es dan kulit Anda agar pembuluh darah tidak membeku dan berhenti mengalirkan darah.
  • Hindari menyentuh area bekas cabut gigi, misalnya dengan menggunakan sikat gigi, tusuk gigi, ataupun lidah. Ini juga dapat memperlama proses pemulihan dan malah menyebabkan perdarahan kembali. Saat menyikat gigi dan membersihkan mulut, lakukan dengan perlahan dan lembut.
  • Pilih makanan yang lembut seperti sup, puding, dan bubur. Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas karena akan membuat proses penyembuhan semakin lama.
  • Cegah perdarahan saat tidur dengan cara memakai bantal agak tinggi.
  • Selama proses penyembuhan hindarilah rokok.
  • Hindari minum menggunakan sedotan selama seminggu setelah cabut gigi.
  • Minum banyak air putih juga diperlukan setelah operasi. Hindari minuman seperti alkohol, kafein, minuman berkarbonasi, atau minuman panas pada 24 jam pertama.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Penyakit yang Mengintai Kesehatan Tubuh Jika Anda Malas Sikat Gigi

Bukan cuma gigi berlubang saja. Nyatanya ada banyak penyakit yang bisa muncul akibat malas gosok gigi, lho! Yuk cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 14 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Melakukan Oral Seks Setelah Cabut Gigi?

Setelah cabut gigi, gusi Anda akan terasa nyeri. Bila dilihat dari sisi medis, bolehkah melakukan seks oral setelah cabut gigi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

Alasan Kenapa Anda Sariawan Setelah Cabut Gigi Plus Cara Mengatasinya

Selain karena makan makanan keras, sariawan juga sering terjadi setelah cabut gigi. Lantas, apakah ini normal? Apa penyebab dan cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 26 September 2019 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Gusi Bernanah yang Perlu Anda Waspadai

Selain bikin nyeri tak karuan, gusi bernanah juga bisa memicu infeksi. Mungkin salah satu hal ini adalah penyebab gusi Anda jadi bernanah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 10 Juli 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
gigi gingsul dicabut

Gigi Gingsul, Lebih Baik Dibiarkan atau Dicabut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 10 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
asam mefenamat (mefenamic acid)

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
cabut gigi geraham

Amankah Melakukan Prosedur Cabut Dua Gigi Geraham Sekaligus?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22 April 2020 . Waktu baca 4 menit