Gigi Anda Tumbuhnya Berantakan? Mungkin Ini Penyebabnya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gigi susu memang hanya sementara. Gigi ini adalah yang pertama muncul saat Anda bayi, dan kemudian akan tanggal dan diganti dengan gigi permanen. Namun, bukan berarti gigi susu tidak harus dijaga kesehatannya. Mungkin banyak orangtua menyepelekan gigi susu pada anaknya, tapi ini salah. Mengapa? Karena sebenarnya gigi susu dapat memengaruhi pertumbuhan gigi permanen anak. Bagaimana bisa?

Bagaimana gigi susu dapat memengaruhi pertumbuhan gigi permanen?

Gigi susu ternyata sangat penting bahkan dapat menentukan pertumbuhan gigi permanen anak. Gigi susu sebenarnya sudah ada dalam gusi bayi semenjak bayi lahir dan biasanya mulai muncul saat bayi berusia 6 bulan. Pada sekitar usia 3 tahun, umumnya anak sudah memiliki gigi susu yang lengkap, berjumlah 20 gigi. Terdiri dari empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham di setiap rahang atas dan rahang bawah.

Pertumbuhan gigi permanen berkaitan dengan gigi susu. Saat gigi permanen sudah sepenuhnya berkembang, maka gigi permanen akan mulai muncul. Sehingga mendorong gigi susu untuk tanggal. Gigi permanen sebenarnya sudah berkembang dalam gusi dan hanya menunggu kapan waktu yang tepat untuk muncul dan mengganti gigi susu.

Gigi susu sangat menentukan ruang yang tersedia untuk gigi permanen tumbuh. Gigi susu yang tidak dirawat dapat membuat gigi permanen sulit untuk tumbuh dan bisa berantakan. Gigi susu yang tanggal lebih awal dapat membuat gigi permanen lebih bebas untuk tumbuh, sehingga dapat mengambil ruang gigi lain untuk tumbuh. Hal ini membuat gigi di sampingnya akan lebih sulit untuk menemukan ruang untuk tumbuh. Alhasil, gigi anak Anda mungkin akan berantakan dan tumbuh tumpang tindih.

Gigi susu yang berlubang atau rusak harus mendapat perhatian lebih. Saat gigi susu berlubang atau rusak, gigi susu tidak dapat membimbing gigi permanen untuk tumbuh di tempat yang tepat. Hasilnya, gigi permanen bisa tumbuh bertumpuk dan tidak rata. Gigi yang bertumpuk atau tidak rata ini kemudian akan lebih sulit untuk dibersihkan. Gigi susu yang berlubang juga dapat berpotensi menyebarkan infeksi ke seluruh tubuh.

Oleh karena itu, perawatan gigi mulai dari gigi susu sangat dibutuhkan. Dampaknya tidak hanya untuk sekarang, tapi untuk tahun-tahun selanjutnya. Rutinlah untuk membersihkan gigi sejak kecil, saat gigi susu sudah mulai tumbuh.

Apa yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dari kecil?

Penting bagi Anda sebagai orangtua untuk memerhatikan kesehatan gigi anak sejak gigi susunya mulai tumbuh. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak adalah:

  • Beberapa hari pertama setelah bayi lahir, Anda dapat mulai membersihkan mulut bayi. Caranya? Anda bisa menyeka gusi bayi dengan kain bersih. Saat gigi pertama bayi mulai muncul di sekitar usia 6 bulan, Anda bisa dengan rutin membersihkan gigi bayi setiap setelah bayi menyusu. Caranya sama, yaitu dengan menyeka gigi susu bayi dengan kain bersih. Gigi susu bayi yang baru muncul sudah bisa mengalami kerusakan. Untuk itu, Anda harus selalu menjaga kesehatan gigi bayi.
  • Saat anak sudah mulai besar (kira-kira usia 3 tahun), Anda mulai bisa mengajarkan anak untuk menyikat gigi dengan sikat gigi dan pasta gigi. Namun, awasi pemakaian pasta gigi anak, jangan sampai berlebihan dan jangan sampai ditelan. Sikat gigi setiap hari sebanyak dua kali, yaitu pagi hari dan sebelum tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ngilu akibat gigi sensitif dapat kambuh saat berbuka dan sahur saat puasa. Agar makan dan minum tetap nikmat, yuk ketahui cara mengcegah gigi ngilu ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mencegah gigi ngilu
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Puasa saat sakit gigi? Jangan khawatir! pasalnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit gigi saat puasa tanpa harus menelan obat!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Amankah Melakukan Prosedur Cabut Dua Gigi Geraham Sekaligus?

Terkadang demi menjaga kesehatan gigi, Anda perlu melakukan cabut gigi geraham sekaligus. Namun, bagaimana keamanan dan risikonya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 22/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
baking soda untuk gigi

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
memasang behel

Kapan Sebaiknya Memasang Behel agar Tetap Aman dan Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . Waktu baca 4 menit
memperbaiki enamel gigi

Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 4 menit